Pemkot Mojokerto dan BPJamsostek Sepakat Lindungi Puluhan Ribu Pelaku UMKM dan Koperasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Diskopukmperindag Kota Mojokerto, Ani Wijaya dan Kepala BPJamsostek Cabang Mojokerto, Zulkarnain Mahading melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman disaksikan langsung Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari.SP/Dwy AS
Kepala Diskopukmperindag Kota Mojokerto, Ani Wijaya dan Kepala BPJamsostek Cabang Mojokerto, Zulkarnain Mahading melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman disaksikan langsung Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari.SP/Dwy AS

i

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek) sepakat melindungi pekerja sektor koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Kota Mojokerto, Ani Wijaya dan Kepala BPJamsostek  Cabang Mojokerto, Zulkarnain Mahading melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan UMKM yang disaksikan langsung Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari pada puncak acara Peringatan Hari Koperasi Ke -74, di Pendopo Rumah Rakyat, Sabtu (25/9/2021).

"Kerjasama ini penting untuk memberikan perlindungan sosial bagi pekerja UMKM dan koperasi. Karena mereka juga memiliki risiko kerja yang sama dan harus mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan yang berfungsi sebagai jaring pengaman terkait kondisi sosial ekonomi yang dihadapinya,' ujarnya.

Wali Kota mengatakan, berdasarkan Online Data System (ODS) penerima Bantuan Presiden (Banpres) Produktif untuk Usaha Mikro (BPUM) serta Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW), jumlah pelaku UMKM di Kota Mojokerto mencapai puluhan ribu. 

"Ada sebanyak 32.051 pelaku usaha mikro di Kota Mojokerto. Ini menandakan penyerapan angka tenaga kerja dari sektor UMKM sangatlah besar dibandingkan sektor-sektor lainnya," tegasnya.

Untuk itu, kedepan Petinggi Pemkot Ini akan merumuskan strategi dan pendekatan guna mendorong pelaku UMKM di Kota Mojokerto menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Salah satunya dengan mendong pelaku UMKM ini berkoperasi sehingga lebih mudah mendorong kepesertaan di BPJS Ketenagakerjaan.

"Kalau untuk BPJS Kesehatan kita sudah Universal Health Coverage (UHC) dengan capaian total 98,2 persen. Kini kita mendorong UMKM dan koperasi di Kota Mojokerto juga tercover BPJS Ketenagakerjaan," harapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto, Ani Wijaya mengatakan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi pelaku UMKM dan Koperasi ini mengikuti Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Menurutnya UMKM di Kota Mojokerto juga perlu menjamin keamanan dan kepastian keberlangsungan usahanya terhadap berbagai risiko sosial ekonomi. Dan sarana penjamin melalui perlindungan diri sendiri dan karyawannya sebagai antisipasi terhadap resiko dikemudian hari.

"Pun demikian juga dengan Koperasi, harus bisa merubah mindset  para pengurus dan anggotanya yang nota bene pelaku usaha untuk mensejahterakan anggota dan tenaga kerjanya melalui perlindungan jaminan sosial," tukasnya.

Pemerintah Kota Mojokerto, kata dia, mendorong pelaku UMKM dan Koperasi yang memiliki karyawan atau tidak, untuk bisa mengikuti program jaminan sosial ketenagakerjaan. 

"Program ini bertujuan untuk memberikan perlindungan kecelakaan kerja, yang kapan saja bisa dialami oleh mereka," pungkasnya. Dwi

Berita Terbaru

Transformasi Budaya PLN UID Jatim Raih Juara Umum Culture Festival PLN Group 2026

Transformasi Budaya PLN UID Jatim Raih Juara Umum Culture Festival PLN Group 2026

Rabu, 04 Nov 2026 19:32 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 19:32 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Momentum Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 semakin memperkuat semangat transformasi PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa T…

Bupati Madiun Rotasi Enam Pejabat Eselon II, Sejumlah OPD Berganti Pimpinan

Bupati Madiun Rotasi Enam Pejabat Eselon II, Sejumlah OPD Berganti Pimpinan

Rabu, 04 Nov 2026 18:09 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 18:09 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto melakukan rotasi terhadap enam pejabat pimpinan tinggi pratama (JPT Pratama) di lingkungan Pemerintah Ka…

Polres Lumajang Salurkan Ratusan Paket Sembako secara Door to Door kepada Korban Banjir Lahar Semeru

Polres Lumajang Salurkan Ratusan Paket Sembako secara Door to Door kepada Korban Banjir Lahar Semeru

Rabu, 04 Nov 2026 18:07 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 18:07 WIB

SURABAYA PAGI, Lumajang- Kepedulian terhadap warga terdampak banjir lahar hujan Gunung Semeru ditunjukkan jajaran Kepolisian Resor (Polres)…

Bupati Fauzi Minta Sukseskan Bakti Sosial Kesehatan Gigi dan Mulut 2026 di Sumenep 

Bupati Fauzi Minta Sukseskan Bakti Sosial Kesehatan Gigi dan Mulut 2026 di Sumenep 

Rabu, 04 Nov 2026 18:03 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 18:03 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Bupati Sumenep H. Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan penekanan khusus yang ditayangkan melalui Videotron yang menegaskan agar seluruh…

Diprotes Puskopkar Jatim, Identifikasi Lapangan Kasus Tanah Perumahan GKSP Sedati oleh Polresta dan BPN Sidoarjo Gagal

Diprotes Puskopkar Jatim, Identifikasi Lapangan Kasus Tanah Perumahan GKSP Sedati oleh Polresta dan BPN Sidoarjo Gagal

Rabu, 04 Nov 2026 17:51 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sengketa tanah di Perumahan Griya Karya Sedati Permai (GKSP), Desa Sedati Gede, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, kembali memanas. Upaya…

Ning Ita Raih ATM Award 2026 atas Komitmen Pengendalian AIDS, TBC, dan Malaria

Ning Ita Raih ATM Award 2026 atas Komitmen Pengendalian AIDS, TBC, dan Malaria

Rabu, 04 Nov 2026 16:56 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau yang akrab disapa Ning Ita menerima penghargaan AIDS, Tuberkulosis, Malaria (ATM) Award…