Bikin Bising, Puluhan Motor Knalpot Brong Diamankan Polisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Puluhan knalpot Brong (Freeflow) yang disita oleh petugas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Mojokerto. SP/Dwy Agus Susanti
Puluhan knalpot Brong (Freeflow) yang disita oleh petugas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Mojokerto. SP/Dwy Agus Susanti

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Puluhan motor knalpot brong atau bising diamankan petugas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Mojokerto. Knalpot seharga ratusan ribu hingga jutaan rupiah ini ditindak petugas lantaran tak sesuai spesifikasinya.

Akbar, warga Jalan Raya Ijen, Kota Mojokerto mengaku pasrah knalpot seharga Rp. 1,7 juta yang baru digunakannya selama lima bulan terakhir diamankan Satlantas Polresta Mojokerto. 

Lantaran, pada Sabtu, 25 September 2021 malam saat dirinya melintasi wilayah alun-alun Kota Mojokerto terjaring razia kelengkapan kendaraan bermotor selama operasi Patuh Semeru 2021. 

"Saya kena tilang di perempatan PMI, arah alun-alun. Kesalahan saya cuma kena knalpot saja," ucapnya yang membeli knalpot sudah SNI merk Custom Kit Kawasaki W175 secara online ini, pada Senin, 27 September 2021.

Mahasiswa jurusan hukum di universitas negeri ini menyebut, terpaksa harus mengganti knalpot di bengkel dadakan di Lapangan Mapolresta Mojokerto. Agar roda dua miliknya bisa dibawa pulang kembali usai ditilang dua hari lalu. 

"Ini disuruh ganti saja di Polresta langsung, sama knalpot aslinya. Biar bisa dibawa pulang sepeda motornya," ucapnya. 

Dirinya mengaku knalpot yang digunakannya untuk jenis kendaraan custom sudah sesuai standar. Bahkan, sudah sesuai SNI. Meski knalpot racingnya sudah diamankan petugas, dia mengaku tetap akan kembali membeli knalpot dengan jenis sama. 

Sebab, jenis knalpot bisa mempengaruhi laju kecepatan kendaraan roda dua miliknya. "Kapok sih gak, soalnya ngaruh ke laju kendaraan. Kalau suka otomotif, otomatis yah beli lagi," katanya. 

Sementara, Kanit Kepala Urusan pembinaan Operasi (KBO) lantas Iptu Karen mengatakan dalam operasi masalah kelayakan atau standarisasi dari pabrik untuk kendaraan ini tidak ada pembeda atau toleransi. 

"Mau yang bermerk, atau tidak tetap kami tindak. Mau yang harga ratusan hingga jutaan tetap sama perlakuannya. Tidak ada pembeda, kami akan amankan," ucap Karen. 

Karen menyebut, penindakan ini tak serta merta begitu saja. Tapi juga berlandaskan undang-undang lingkungan hidup juncto undang-undang lalu lintas pasal 285 karena menimbulkan kebisingan suara. 

Bahkan, pihaknya menggandeng Dishub Kota Mojokerto untuk mengukur langsung tingkat kebisingan setiap kendaraan yang dirazia.

"Ada 75 kendaraan, dengan rincian 20 pelanggaran kelengkapan surat-surat, dan 55 pelanggaran tidak sesuai spek. Sebanyak 50 kendaraan dari tidak sesuai spek adalah knalpot brong," membeberkan. 

 

Puluhan knalpot brong yang bernilai hingga jutaan ini, nantinya akan dimusnahkan saat konferensi pers Operasi Patuh Semeru 2021 oleh Kapolresta Mojokerto secara langsung. "Pemusnahan yang tidak sesuai spek akan kita rilis," memungkasi. 

Pihaknya tak serta merta meminta pelanggar mengganti atribut kendaraan sesuai standar. Seperti knalpot racing, ban velg kecil, dan spion, tapi juga memanggil orang tua pelanggar untuk diberikan edukasi terkait dampak penggunaan kendaraan yang tidak sesuai spek bisa menyebabkan kecelakaan sebagai efek jera. Dwi

Berita Terbaru

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat pidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo…