Dulu, Orang Bangga Berbelanja di Pasar Tunjungan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana Jalan Tunjungan di tahun 1949. Di mana, Pasar Tunjungan masih menjadi ikon di Surabaya.
Suasana Jalan Tunjungan di tahun 1949. Di mana, Pasar Tunjungan masih menjadi ikon di Surabaya.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pasar Tunjungan merupakan pasar legendaris dibangun pada jaman kolonial sekitar tahun 1923. tentunya dengan keberadaan pasar tersebut daerah ini menjadi sangat ramai dan berkembang menjadi area komersial. Sebagai salah satu kawasan komersial strategis yang cukup terkenal di Surabaya sejak jaman dulu Tunjungan menjadi jujugan kalangan borjuis Belanda yang ingin kongkow-kongkow, nongkrong, bersantai sekaligus berbelanja.

Di masa berikutnya, tempat ini berganti diisi oleh orang Jepang dan berganti nama menjadi Toko Chiyoda yang banyak menjual tas koper dan sepatu. Saat pertempuran 10 November 1945, Gedung ini dijadikan tempat para pejuang untuk menyusun strategi melawan pasukan Inggris. Markas besar arek-arek Suroboyo dalam merancang siasat melawan sekutu.

Di Jalan Tunjungan ini terdapat pula sebuah hotel dengan nama Hotel Majapahit. Hotel ini didirikan orang Armenia bernama Lucas Martin Sarkies, sedangkan untuk arsitek dia mempercayakan James Afprey asal Inggris.

Hotel yang awalnya bernama Oranje pada masa kolonial tersebut, menjadi saksi sejarah rentetan meletusnya pertempuran 10 November 1945. "Awal mula perseteruan adalah pengibaran bendera Belanda di Hotel Yamato," ucapnya.

Saat ini, Jalan Tunjungan selalu menjadi jujukan para wisatawan yang berlabuh di Kota Pahlawan. Trotoarnya masih nyaman untuk pejalan kaki. Lampu klasik pun menyertai di sepanjang jalan lengkap dengan bunga Anggrek yang menempel erat di tiap pohon besar. Melengkapi keindahan Jalan Tunjungan. Namun sayang, nasib Pasar Tunjungan kini kian tak jelas dan makin memprihatinkan.

 

Blauran Pusat Kuliner

Setali tiga uang, Pasar Blauran Baru sudah dikenal sejak dulu. Sebab pasar ini memiliki ciri khas tersendiri, yakni sebagai pasar kuliner.

Ya, Pasar Blauran Baru bisa jadi disebut wisata belanja sekaligus wisata kuliner paling lengkap. Di pasar ini pengunjung dapat belanja segala macam kue basah dan jajanan tradisional.

Apalagi jajanan yang dijual di pasar ini fresh setiap hari. Harganya? Jangan ditanya. Tak akan banyak menguras dompet.

Di era yang modern dan makanan cepat saji ada di mana-mana, Pasar Blauran Baru ini seperti menancapkan ikon, bahwa di pasar tersebut ciri khasnya adalah kuliner jajanan. Maka itu tidak heran, bagi warga Surabaya untuk mencari jajanan pasar, ya pasar inilah jujukannya.

Berbagai jajanan pasar seperti cenil, lupis, getuk, ketan, klepon, dan pisang hijau dan bubur madura ada di sini. Harga bervariasi antara Rp 3 ribu sampai Rp 6 ribu.

Selain itu, juga ada es dawet, bubur sumsum, jenang grendul/biji salak dan ketan hitam. Ada pula kue basah seperti, cucur, apem, pukis, pastel, pie susu, roti gulung, bolu kukus, risol, lemper, kroket, serta lainnya.

Taki hanya itu, ada juga aneka sate. Misalnya, telur puyuh, usus ayam, krecek, dan lain-lain. Di pasar ini juga terdapat penjual makanan khas Surabaya, di antaranya, nasi kuning, nasi pecel, lontong balap, lontong mie, kikil, sate, kare kambing, gado-gado, dan lain-lain. Nasib pasar ini pun juga tak kalah mengenaskan.

 

Carut Marut

Kemudian ada Pasar Genteng di Jalan Genteng Besar, Genteng, Kecamatan. Genteng, Surabaya. Di lantai 1, banyak dijual kuliner khas Surabaya. Lalu di antai 2 adalah tempat untuk barang-barang elektronik dan service elektronik.

Pasar Genteng ini adalah satu tempat pusat oleh-oleh khas Surabaya yang bisa dikunjungi, berhubung cukup ramai dan kurang nyaman baik dari sisi tempat jalan maupun parkirnya, butuh perjuangan ekstra untuk ke sini. Walau demikian tempat ini tetap ramai dan sesak pengunjung, karena banyaknya pilihan dan lokasi yang ada di tengah kota.

Ada beberapa alternatif tempat membeli oleh-oleh selain di Pasar Genteng, baik di mall dan supermarket, dari yang sama-sama kurang nyaman seperti ITC, Pasar Atum, Pasar Grosir Surabaya JMP dan Pasar Blauran, hingga yang mewah seperti Finna di Raya Darmo dan Galaxy Mall . Tapi di sini tetap ada keunggulan di sisi kelengkapan dan kadang bisa menawar kalau belinya jumlah banyak. Meski demikin, kondisi saat ini, juga semakin parah.

Salah satu item favorit di Pasar Genteng adalah bandeng asap dan presto, yang memang khas daerah Surabaya dan Sidoarjo. 

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…