Antisipasi Kekerasan Dalam Keluarga, Gelar Sosialisasi Gandeng Tim PKK

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Acara sosialisasi yang digelar di Gedung Nasional Indonesia Jalan Bubutan itu diikuti oleh dua perwakilan PKK dari 31 kecamatan se-Kota Surabaya. SP/HUMAS PEMKOT SURABAYA
Acara sosialisasi yang digelar di Gedung Nasional Indonesia Jalan Bubutan itu diikuti oleh dua perwakilan PKK dari 31 kecamatan se-Kota Surabaya. SP/HUMAS PEMKOT SURABAYA

i

 

SURABAYAPAGI,Surabaya - Pandemi Covid-19 tak hanya  berdampak besar pada sektor ekonomi, namun juga pada sektor sosial, budaya dan lainnya. Bahkan, banyak keluarga yang kehilangan pekerjaan di tengah situasi yang tidak menentu ini, sehingga banyak orang yang stres dan sangat mungkin ada kekerasan di dalam keluarga.

Untuk itu pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) bersama PKK Kota Surabaya menggelar sosialisasi deteksi dini pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak di masa pandemi Covid-19, Rabu (6/10/2021).

Acara sosialisasi yang digelar di Gedung Nasional Indonesia Jalan Bubutan itu diikuti oleh dua perwakilan PKK dari 31 kecamatan se-Kota Surabaya. 

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Surabaya Rini Indriyani Eri Cahyadi mengatakan hal ini dilakukan sebagai antisipasi sejak dini. Menurutnya, ibu-ibu itu mempunyai kekuatan yang luar biasa dengan kepedulian dan empatnya, sehingga diharapkan dia bisa melihat dan mengamati keluarga atau tetangganya yang barangkali mengalami kekerasan di tengah pandemi ini.

“Apabila ditemukan adanya kekerasan, saya meminta untuk segera melaporkan atau mengkomunikasikan kepada Pemkot Surabaya melalui DP5A, sehingga dapat segera diatasi dan didampingi,” kata Rini seusai membuka sosialisasi itu. 

Pemkot juga siap membantu mendampingi kalau misalnya sudah parah dan harus melaporkan kepada pihak kepolisian.” Tapi sebenarnya itu bisa dicegah melalui pendampingan psikologis dan lainnya,” kata dia. 

Sebenarnya, lanjut dia, perlakuan semacam ini bisa dicegah sebelum adanya pernikahan. Makanya, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Surabaya ini juga meminta kepada ibu-ibu PKK yang ikut dalam sosialisasi itu untuk mencarikan pasangan anak-anaknya yang benar dan baik. Apalagi, pernikahan itu seumur hidup. “Insyallah kalau memilih pasangan yang baik akan memperlakukan istri dan anaknya juga dengan baik,” ujarnya. 

Oleh karena itu, ia berharap sinergi antara PKK dengan kader-kader yang ada di bawah DP5A bisa mengantisipasi kekerasan dalam keluarga, karena mereka nanti akan turun bersama-sama ke bawah untuk mengantisipasi semua ini. Melalui cara ini, maka dia berharap Surabaya terus menjadi kota yang ramah anak dan selalu menjadi kota yang tentram, aman dan damai. 

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DP5A Surabaya Antiek Sugiharti memastikan sosialisasi kali ini untuk memberikan pembekalan kepada para kader PKK di 31 kecamatan se Kota Surabaya. Mereka akan diberi pembekalan tentang bagaimana langkah-langkah yang harus dilakukan apabila ditemukan ada kekerasan perempuan dan anak di lingkungan mereka masing-masing. 

“Kader PKK ini nantinya akan turun bareng dan bersinergi dengan kader PKBM (pusat krisis berbasis masyarakat) yang ada di tingkat kecamatan dan juga bersinergi dengan Satgas PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) yang ada di tingkat kelurahan. Jadi, mereka akan turun bersama-sama ke bawah untuk memberikan pendampingan,” kata Antiek. 

Ia juga memastikan bahwa sebelum memberikan pembekalan kepada kader PKK ini, ia sudah melakukan pembekalan juga kepada anak-anak SD dan SMP, guru BK dan juga bunda paud. Makanya, ia berharap dengan sinergi dan kolaborasi semua pihak, kekerasan kepada perempuan dan anak di dalam keluarga dapat dicegah di Kota Surabaya.sb2/na

Berita Terbaru

Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Ponorogo Perkuat Komitmen 3M Untuk Pekerja

Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Ponorogo Perkuat Komitmen 3M Untuk Pekerja

Jumat, 04 Sep 2026 18:26 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:26 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Suasana berbeda terlihat di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ponorogo, Jumat (4/9/2026). Puluhan peserta yang datang untuk m…

Dorong Transformasi Layanan Lewat AI, PLN UID Jatim Kantongi Empat Penghargaan

Dorong Transformasi Layanan Lewat AI, PLN UID Jatim Kantongi Empat Penghargaan

Jumat, 04 Sep 2026 17:56 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 17:56 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur meraih empat penghargaan dalam ajang Surabaya Marketing Week 2026. Capaian t…

KAI Daop 7 Madiun Tunjukkan Tren Positif, Sepanjang Agustus 2026 Stasiun Blitar Melayani 140.340 Pelanggan

KAI Daop 7 Madiun Tunjukkan Tren Positif, Sepanjang Agustus 2026 Stasiun Blitar Melayani 140.340 Pelanggan

Jumat, 04 Sep 2026 17:22 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 17:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kinerja core business PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun, angkutan penumpang terus menunjukkan tren positif. Selama…

Tingkatkan Daya Saing Produk, Anggota DPR RI Dorong UMKM Surabaya Ber-SNI

Tingkatkan Daya Saing Produk, Anggota DPR RI Dorong UMKM Surabaya Ber-SNI

Jumat, 04 Sep 2026 16:12 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 16:12 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Badan Standardisasi Nasional (BSN) mendorong percepatan penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) di kalangan pelaku usaha mikro, k…

Giat Jumat Berkah, Polres Blitar Hadirkan Beragam Layanan Gratis dan Dialog Kamtibmas untuk Masyarakat

Giat Jumat Berkah, Polres Blitar Hadirkan Beragam Layanan Gratis dan Dialog Kamtibmas untuk Masyarakat

Jumat, 04 Sep 2026 13:42 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 13:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polres Blitar terus tingkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui kegiatan Jumat Berkah, kalini di gelar di halaman Masjid Baitu…

HUT Kejaksaan, PMII Madiun Hadiahi Sapu dan Jebakan Tikus

HUT Kejaksaan, PMII Madiun Hadiahi Sapu dan Jebakan Tikus

Jumat, 04 Sep 2026 12:07 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:07 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Bukan karangan bunga atau ucapan seremonial. Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Madiun memilih sapu dan jebakan ti…