Pemkot Surabaya Gelar Jagoan Cegah Stunting

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Surabaya Rini Indriyani menghadiri kegiatan Jagoan Cegah Stunting di Aula Kelurahan Semampir, Rabu (13/10).SP/PEMKOT SURABAYA
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Surabaya Rini Indriyani menghadiri kegiatan Jagoan Cegah Stunting di Aula Kelurahan Semampir, Rabu (13/10).SP/PEMKOT SURABAYA

i

SURABAYAPAGI,Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar kegiatan Jagoan Cegah Stunting sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian pemerintah kepada masyarakat

Kegiatan ini bertempat di Aula Kelurahan Semampir dengan dihadiri langsung oleh Rini Indriyani, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Surabaya, Rabu (13/10).

Rini menyampaikan bahwa salah satu faktor penyebab stunting adalah karena kekurangan gizi kronis serta infeksi penyakit berulang, terutama pada 1000 hari pertama kehidupan anak.

Rini menjelaskan, anak-anak yang mengalami stunting sebelum usia 2 tahun akan mengalami gangguan kognitif , IQ yang rendah dan masalah perilaku lainnya.

Namun, menurut Rini faktor terjadinya stunting tidak selalu karena masalah kesehatan. Banyak faktor pendukung lain yang bisa menjadi latar belakang oleh berbagai kondisi diantaranya ekonomi, pola hidup yang kurang bersih serta pola asuh yang tidak tepat.

“oleh karena itu hari ini kita mengajak semua kepada OPD dan berbagai pihak yang terkait masalah stunting untuk menggelar kegiatan cegah stunting ini” ujar Rini.

Untuk kegiatan ini, Rini menyampaikan pihaknya memilih 10 lokus yang memiliki jumlah stunting paling besar. Nantinya pihaknya akan langsung mendatangi lokasi ini, sehingga masalah-masalah yang terjadi di lokasi seperti yang tadi dijelaskan dapat segera tertangani.

Rini berharapan dengan kegiatan ini, percepatan penanggulangan stunting  di Kota Surabaya dapat segera tercapai serta tidak ada lagi balita stunting di kota Surabaya.sb1/na

Berita Terbaru

Tulungagung Dampingi Siswa SD Terpapar Konten Radikal Game Online-Medsos

Tulungagung Dampingi Siswa SD Terpapar Konten Radikal Game Online-Medsos

Selasa, 19 Mei 2026 11:35 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 11:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menindaklanjuti, kasus siswa kelas 5 SD yang diduga terpapar paham radikalisme melalui aktivitas game online (daring) dan…

Genjot Ekonomi Lokal, Bangkalan Luncurkan Subsidi Bunga Nol Persen bagi UMKM

Genjot Ekonomi Lokal, Bangkalan Luncurkan Subsidi Bunga Nol Persen bagi UMKM

Selasa, 19 Mei 2026 11:25 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 11:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Sebagai upaya untuk mempermudah akses modal dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan,…

DPKH Tulungagung Usulkan 3 Sapi Limousin Berbobot 1 Ton untuk Calon Hewan Kurban Presiden

DPKH Tulungagung Usulkan 3 Sapi Limousin Berbobot 1 Ton untuk Calon Hewan Kurban Presiden

Selasa, 19 Mei 2026 11:03 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 11:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menindaklanjuti surat dari Sekretariat Negara (Setneg) RI terkait penyediaan sapi kurban Presiden Prabowo Subianto untuk…

Jelang Idul Adha, DKPP Kota Madiun Perketat Aktivitas Jual Beli Hewan Kurban

Jelang Idul Adha, DKPP Kota Madiun Perketat Aktivitas Jual Beli Hewan Kurban

Selasa, 19 Mei 2026 10:58 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 10:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat…

Pemkab Pasuruan -DPRD tanda tangani Perda NON APBD

Pemkab Pasuruan -DPRD tanda tangani Perda NON APBD

Selasa, 19 Mei 2026 09:25 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 09:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM : DPRD bersama Pemkab Pasuruan resmi menyepakati pengesahan 3 Peraturan Daerah (Perda) Non-APBD Tahun 2026 dalam Rapat Paripurna Keempat di…

Berkedok Sekolah Gratis, Oknum Kyai di Ponorogo Diduga Cabuli 11 Santri Pakai Modus Minta Pijat

Berkedok Sekolah Gratis, Oknum Kyai di Ponorogo Diduga Cabuli 11 Santri Pakai Modus Minta Pijat

Selasa, 19 Mei 2026 08:44 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 08:44 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo – Kasus dugaan kekerasan seksual dan penganiayaan anak di bawah umur kembali mengguncang institusi pendidikan keagamaan. Kali ini, s…