FHSNK Desak Tambah Kuota PPPK Khusus Honorer Sekolah Negeri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para guru honorer saat hearing dengan komisi D DPRD Lamongan. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Para guru honorer saat hearing dengan komisi D DPRD Lamongan. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI, Lamongan - Polemik rekrutmen calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru dan non guru di Lamongan akhirnya berbuntut. Meski seleksi tahap 1 sudah berjalan, tapi menyisakan persoalan yang dianggap tidak memenuhi rasa keadilan, seperti yang dirasakan oleh guru yang selama ini mengajar lama di sekolah negeri.

Kondisi yang demikian itu disampaikan oleh Syukron Ma'mun Ketua FHSNK Lamongan saat hearing dengan Komisi D DPRD. Dalam kesempatan itu FHSNK  mendesak kepada Pemkab Lamongan melalui Dinas Pendidikan untuk memperjuangkan kuota tambahan dalam pelaksanaan seleksi PPPK. 

Kuota tambahan itu lanjut Syukron panggilan akrabnya, sangat penting mengingat jumlah guru honorer di Lamongan jumlahnya ribuan. "Real jumlah guru honorer di Lamongan itu ribuan, tapi aneh kuotanya hanya 500 an, kan aneh tidak ada rasa keadilan, dan ini yang harus didorong oleh wakil rakyat, bagaimana dalam seleksi PPPK kuota nya ditambah," pintanya.

Permintaan formasi tambahan untuk honorer ini lanjut Syukron, harus disesuaikan dengan masa kerjanya, mengklasifikasikan terkait passing grade murni, formasi, dan usia kurang dari 35 tahun. Sekaligus memprioritaskan peserta rekrutmen tahap 2 untuk honorer sekolah negeri, menangguhkan peserta dari sekolah swasta, dan pengadaan formasi guru PTT (pegawai tidak tetap).

"Kami meminta bahwa honorer yang lulus passing grade PPPK 2021 tahap 1 (P1, P2, dan P3) diberikan formasi tambahan dan langsung ditempatkan pada Sekolah Induk tempat asal mereka mengajar, lalu honorer yang lulus passing grade PPPK 2021 tahap 1 tidak lagi mengikuti tahap 2," pintanya, sambil menyebutkan beberapa tuntutan lainnya, mulai insentif, penghentian rekrutmen guru honorer, dan pelolosan seleksi bagi guru yang lama mengabdi.

Ketua Komisi D DPRD Lamongan, Abdul Shomad memberikan tanggapannya terkait kondisi dan aduan mengenai nasib yang dialami oleh para guru Lamongan tersebut. Bahkan, Shomad sempat mengatakan, jika Lamongan sedang dalam kondisi yang tidak baik-baik saja.

Terkait dengan kuota formasi rekrutmen PPPK 2021 dari Lamongan, Shomad menuturkan, bahwa Dinas Pendidikan dan BKD Lamongan dimohon untuk segera melakukan kiat-kiat khusus dan mengkomunikasikannya dengan kementerian terkait agar kuota formasi tersebut tidak minim dan sesuai yang dibutuhkan.

"Di Lamongan formasinya minim, sedangkan di kabupaten tetangga formasi ada yang 1000 lebih untuk rekrutmennya, di sini (Lamongan) hanya 500, ini kan jomplang, mungkin nantinya ada kiat-kiat khusus yang dilakukan kawan-kawan dari Dinas Pendidikan dan Dinas BKD agar dikomunikasikan dengan kementerian, sehingga kuotanya sedikit imbang dengan tetangga sebelah," tukasnya.

Lalu, soal keluhan Insentif yang diajukan oleh FHSNK, Shomad menyampaikan, hal itu nantinya perlu dihitung lebih cermat, karena sangat berkaitan dengan kesejahteraan guru. Kalau memang ada kenaikan insentif melalui BPJS kesehatan atau ketenagakerjaan, lanjut Shomad, hendaknya agar segera dilakukan, sehingga tidak terkesan janji saja.

Kepala Dinas Pendidikan Lamongan Munif Syarif menyampaikan, akan melakukan evaluasi sebagai bahan untuk upaya pengajuan formasi kuota tambahan. "Kami juga akan melakukan dan merencanakan formasi, sehingga tambahan-tambahan itu tidak akan meleset dari formasi yang sudah kita formasikan," ujarnya sambil menyampaikan akan membuat formulasi mengenai kesejahteraan dari para guru GTT di Kabupaten Lamongan. jir

Berita Terbaru

Bidik Rekor MURI di HUT ke-81, TNI Gelar Tournament Domino Nasional Piala Panglima TNI 2026

Bidik Rekor MURI di HUT ke-81, TNI Gelar Tournament Domino Nasional Piala Panglima TNI 2026

Minggu, 27 Sep 2026 17:56 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 17:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surahaya — Dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI, sekaligus mengincar pencatatan Rekor MURI, Kodim 0830 Surabaya yang bekerjasama dengan F…

DPRD Surabaya Dorong Pengadaan Seragam Terpusat

DPRD Surabaya Dorong Pengadaan Seragam Terpusat

Minggu, 27 Sep 2026 16:47 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 16:47 WIB

SURABAYAPAGI, com. Surabaya - Persoalan seragam batik sekolah dikeluhan wali murid menjadi perhatian DPRD Kota Surabaya. Anggota Komisi D DPRD Surabaya  Ajeng …

Gebrakan Demokrat Jatim, Gelar Donor Darah Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Gebrakan Demokrat Jatim, Gelar Donor Darah Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Minggu, 27 Sep 2026 15:52 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:52 WIB

 SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – DPD Partai Demokrat Jawa Timur menggelar aksi donor darah serentak di 38 kabupaten/kota dalam rangka memperingati Hari Ulang Ta…

Tak Hanya Hidup Sehat, Warga Mojokerto Dibekali Keterampilan Menyelamatkan Nyawa

Tak Hanya Hidup Sehat, Warga Mojokerto Dibekali Keterampilan Menyelamatkan Nyawa

Minggu, 27 Sep 2026 15:35 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Menjaga kesehatan bukan hanya tentang mencegah penyakit, tetapi juga kesiapan menghadapi kondisi darurat yang dapat terjadi kapan …

Kick Off Road HUT IDI, Ning Ita Dorong Kolaborasi Perkuat Pengabdian kepada Masyarakat

Kick Off Road HUT IDI, Ning Ita Dorong Kolaborasi Perkuat Pengabdian kepada Masyarakat

Minggu, 27 Sep 2026 15:31 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita mendorong penguatan kolaborasi antara Pemerintah Kota Mojokerto dan Ikatan…

Kekeringan Musim Kemarau, Polsek Gandusari bersama Tiga Pilar, Toga dan Tomas Salurkan Bantuan Air Bersih

Kekeringan Musim Kemarau, Polsek Gandusari bersama Tiga Pilar, Toga dan Tomas Salurkan Bantuan Air Bersih

Minggu, 27 Sep 2026 15:28 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dalam rangka membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di tengah kondisi kekeringan, di musim kemarau yang panjang ini,…