Batal Gelar Audiensi Anjloknya Harga Tembakau, Tunggu Waktu yang Tepat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Amiruddin Petani tembakau Desa Meddelan Lenteng Kab. Sumenep, perlihatkan panen tembakaunya  sebelum dibajak. (SP/ Ainur Rahman)
Amiruddin Petani tembakau Desa Meddelan Lenteng Kab. Sumenep, perlihatkan panen tembakaunya  sebelum dibajak. (SP/ Ainur Rahman)

i

SURABAYA PAGI, Sumenep - Harga tembakau anjlok, para petani  mendesak pemerintah daerah untuk melakukan audiensi terkait anjloknya harga tembakau di Kabupaten Sumenep.

Mengatasnamakan Laskar Pemuda Hanura (Lasmura) sempat berkirim surat ke DPRD Kabupaten Sumenep untuk melakukan audiensi terkait anjloknya harga tembakau di wilayah tersebut.

Audiensi yang diagendakan tanggal 20 Oktober itu harus ditunda, karena dinilai kurang tepat, menurut informasi, anggota DPRD masih menggelar Kunjungan Kerja (Kunker) ke luar kota.

Menurut Amiruddin, petani tembakau Desa Meddelan, Lenteng Kabupaten Sumenep mentakan perencanaan itu dikira tak ada pergeseran tanggal libur pemerintah, yang semestinya libur pada hari Selasa ternyata libur pemerintah ditunda tanggal 20 Oktober bertepatan pada hari Rabu.

"Kita sudah meralat tanggal 20 Oktober,  sampai ada informasi selanjutnya dan yang pasti  kita akan gelar audiensinya di depan Kantor DPRD dan di hadapan Kantor Pemerintah Daerah (Pemkab) Kabupaten Sumenep," ungkapnya.

Dikatakan Amirudin, audiensi itu dilakukan atas dasar keprihatinan terhadap masyarakat petani tembakau yang dinilai harganya anjlok padahal cuaca cukup bagus.

" Kasihan petani tembakau, apalagi dalam situasi pandemi covid-19, ditambah anjloknya harga pertanian mereka, jadi kita minta pemerintah dapat menyikapi hal ini, "tegasnya.

Dikatakan Amiruddin,  jika pihaknya tidak mendesak kebijakan pemerintah terkait anjloknya harga tembakau ini, maka kedepannya petani dikorbankan, tentu hal ini merupakan kegagalan pemerintah dalam menstabilkan perekonomian masyarakat Madura pada umumnya.

"Hal ini pemerintah Kabupaten Sumenep, dinilai gagal dalam mensejahterakan masyarakat petani, jadi kita bersama masyarakat petani akan mengawal audiensi tersebut," tudingnya.

Sementara Anggota DPRD Kabupaten Sumenep, Juhari S.Ag sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan masyarakat untuk menggelar aspirasi ke kantor Dewan.

"Saya dukung gelar aspirasi tersebut, dengan begitu kita( Anggota DPRD) bisa mendampingi desakan masyarakat kepada pemerintah Kab. Sumenep," ucapnya.

Bahkan menurut politisi PPP ini, dengan digelarnya audiensi kita bisa lebih memperhatikan masyarakat dalam segala hal, lebih-lebih dalam sektor pertanian karena masyarakat Madura lebih dikenal sebagai petani.

"Masyarakat butuh didampingi dalam segala hal, terutama dalam sektor pertanian karena masyarakat madura lebih dikenal sebagai masyarakat petani, "pungkasnya (Ar)

Berita Terbaru

2 Hektar Hutan Perhutani di Sampung Ponorogo Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar OTB

2 Hektar Hutan Perhutani di Sampung Ponorogo Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar OTB

Selasa, 21 Jul 2026 21:18 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 21:18 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kebakaran hutan melanda kawasan perhutani di Petak 62 RPH Ngangsiran, BKPH Sampung, KPH Madiun, yang masuk dalam wilayah Kecamatan…

Sensus Ekonomi Ponorogo Capai 58,62 Persen, BPS Beber Faktor Penghambat 

Sensus Ekonomi Ponorogo Capai 58,62 Persen, BPS Beber Faktor Penghambat 

Selasa, 21 Jul 2026 21:10 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 21:10 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kabupaten Ponorogo menunjukkan progres positif. Berdasarkan data Aplikasi FASIH Pendataan SE…

BEM Nusantara Jatim Kirim Karangan Bunga ke Kejati, Protes Penanganan Kasus Eks Jampidsus

BEM Nusantara Jatim Kirim Karangan Bunga ke Kejati, Protes Penanganan Kasus Eks Jampidsus

Selasa, 21 Jul 2026 20:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:06 WIB

‎ ‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – BEM Nusantara Jawa Timur mengirim karangan bunga ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, Selasa (21/7/2026), sebagai aksi simb…

Persidangan Ungkap PT JPC Tidak Miliki Perjanjian Kontraktual Langsung Dengan Pemilik Lahan  ‎

Persidangan Ungkap PT JPC Tidak Miliki Perjanjian Kontraktual Langsung Dengan Pemilik Lahan ‎

Selasa, 21 Jul 2026 20:03 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:03 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang gugatan perdata sengketa pengelolaan lahan parkir yang melibatkan PT Jatim Parkir Center (JPC) kembali bergulir di Pen…

Kuasa Hukum Minta Sugiri Bebas Murni

Kuasa Hukum Minta Sugiri Bebas Murni

Selasa, 21 Jul 2026 16:31 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 16:31 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Tim Penasihat Hukum Bupati nonaktif Ponorogo Sugiri Sancoko angkat suara mengenai konstruksi dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi P…

Bupati Gus Barra Salurkan Insentif bagi 1.661 Kepsek dan Guru PAUD

Bupati Gus Barra Salurkan Insentif bagi 1.661 Kepsek dan Guru PAUD

Selasa, 21 Jul 2026 15:41 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kabupaten Mojokerto mengucurkan bantuan insentif jasa pendidik tahun anggaran 2026 kepada 1.661 kepala sekolah dan…