Ratusan Warga Kota Diajari Menyulap Kain Goni Menjadi Tas Kreatif

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat membuka pelatihan inkubasi wirausaha tas kanvas goni. SP/Dwy AS
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat membuka pelatihan inkubasi wirausaha tas kanvas goni. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Ratusan warga terdampak pandemi COVID-19 Kota Mojokerto mengikuti pelatihan inkubasi wirausaha tas kanvas goni. Mereka diajari cara menyulap kain yang populer digunakan lomba balap karung ini menjadi produk tas kreatif.

 

Tak hanya unik dan cantik, tas berbahan dasar goni ini juga lagi ngetren serta laku keras dipasaran. Pelatihan yang diikuti 122 peserta ini resmi dibuka oleh Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, bertempat di Rest Area Gunung Gedangan. Kamis (21/10/2021).

Dengan didampingi Ani Wijaya, selaku Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (DiskopUKMperindag) kota Mojokerto, Ning Ita sapaan akrab Wali Kota memberikan semangat kepada para peserta pelatihan agar tekun dan konsisten menjajaki bidang usaha tersebut.

"Kota Mojokerto ini kedepan kami siapkan menjadi Kota Pariwisata, dimana industri kreatif harus kita siapkan mulai dari sekarang. Salah satunya sektor pendukung pariwisata yakni oleh-oleh, termasuk tas kanvas goni ini" ujarnya.

Selain memberikan pelatihan, Pemkot Mojokerto juga akan memberikan pendampingan serta bantuan peralatan produksi bagi peserta yang tekun dan bertahan, hingga menjadi wirausahawan baru.

"Jangan khawatir, kami juga telah menyediakan tempat untuk memasarkan produk yang dihasilkan nanti. Kami siapkan beberapa gerai UMKM baik yang berada di Sunrise Mall, Rest Area Gunung Gedangan, gerai Dekranasda, dan penjualan online melalui beberapa marketplace" ucapnya.

Diketahui, Program Inkubasi Wirausaha bertujuan untuk memulihkan ekonomi daerah akibat pandemi covid-19, dan sebagai upaya memberdayakan kemandirian bagi warga terdampak guna meningkatkan kesejahteraan.

Pada kesempatan yang sama, Ani Wijaya selaku Kepala DiskopUKMperindag Kota Mojokerto menerangkan, Inkubasi tas kanvas goni ini diikuti 122 peserta yang dibagi menjadi tiga gelombang.

Lebih lanjut Ia berharap agar peserta mampu menggali kreativitas dan inovasi, mengingat produk serupa juga telah di produksi di beberapa daerah lain.

"Kami berharap tiap gelombang peserta bisa memanfaatkan waktu sebaik mungkin selama pelatihan dan pendampingan, terus lakukan inovasi dan kreatifitas, terutama yang memiliki ciri khas kota mojokerto, karena persaingannya juga ketat" ujarnya. Dwi

Berita Terbaru

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Jelang Hari Jadi ke-757…

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Kepengurusan lengkap DPD Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) periode 2026-2031 hingga kini belum diumumkan. Pengamat Politik Accurate…

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum BULOG memperkuat pengawasan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui pembentukan Satuan Tugas…

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…