Polresta Mojokerto Endus Indikasi Penyunatan Dana Bansos

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolresta Mojokerto, AKBP Rofiq Ripto Himawan saat wawancara dengan wartawan di Pendopo Pemkab Mojokerto. SP/Dwi AS
Kapolresta Mojokerto, AKBP Rofiq Ripto Himawan saat wawancara dengan wartawan di Pendopo Pemkab Mojokerto. SP/Dwi AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Polresta Mojokerto mengendus indikasi pemotongan dana bantuan sosial (bansos) COVID-19 di wilayah utara sungai Kabupaten Mojokerto. 

Bantuan tunai yang akan segera disalurkan untuk warga terdampak pandemi ini rencananya bakal disunat untuk biaya administrasi mengatasnamakan perangkat desa dan tiga pilar.

Kapolresta Mojokerto, AKBP Rofiq Ripto Himawan membenarkan indikasi tersebut. Namun menurutnya itu baru sebatas percobaan saja, sehingga dalam bahasa hukum, deliknya belum tuntas.

"Masih indikasi, jadi warga sudah diajak komunikasi terkait rencana pemotongannya, tapi ini masih sebatas rencana saja karena memang bantuannya belum cair," ujar Kapolres ditemui usai menghadiri Forum Group Discussion dengan puluhan Kepala Desa dan Lurah se wilayah hukum Polresta Mojokerto di Pendopo Pemkab Mojokerto, Jumat (22/10/2021) sore.

Masih kata Kapolresta, meski kasusnya belum terjadi tapi potensi untuk penyimpangannya sudah ada. Sehingga jika tidak diendus secara cepat, kemungkinan penyunatan itu bakalan benar terjadi.

"Hal inilah yang saya samakan dalam lini Forkopimda dan nanti saya breakdown di lini desa supaya kolaborasi tiga pilar terus terjaga sehingga mampu memberi pelayanan terbaik dan bisa mencegah terjadinya penyimpangan bansos," ucapnya.

Ripto menambahkan, saat ini Kepolisian dipercaya untuk menyalurkan bantuan-bantuan sosial, baik bantuan berupa beras, bantuan berupa uang tunai dan bantuan penanganan COVID-19 lainnya berbentuk hand sanitizer dan masker.

"Nah memverifikasi ke lapangan ini adalah bagian dari mitigasi kita untuk tidak adanya potensi penyimpangan. 

Ketika komunikasi sampai lini desa ini bisa kita perkuat maka potensi penyimpangan itu akan bisa kita minimalisir," cetusnya.

Ia menyebut, sejauh ini masih ada beberapa miskomunikasi dan persepsi  dalam mengeksekusi berbagai kegiatan. Sehingga ada perbedaan data COVID-19, semisal data yang sudah di vaksinasi dan data terkait warga penerima.

"Ada juga perbedaan terkait penentuan sasaran. Data Bhabinkamtibmas menyebut jika warga tersebut berhak menerima bantuan tapi menurut data desa ternyata warga tersebut tak layak menerima bantuan. Nah ini yang harus kita sinkronkan sehingga tidak terjadi miss lagi," tukasnya. Dwi

Untuk itu melalui FGD ini ia berharap bisa menjalin sinergitas, kolaborasi dan harmoni yang ada di lini tingkat desa. "Saya ingin kroscek sejauh mana harmoni dan sinergitas yang terbentuk di tiga bula kepemimpinan. Ini perlu untuk menghindari mispersepsi dikemudian hari," pungkasnya. Dwi

 

Berita Terbaru

Aklamasi, Deni Wicaksono Kembali Pimpin Persatuan Alumni GMNI Jawa Timur.

Aklamasi, Deni Wicaksono Kembali Pimpin Persatuan Alumni GMNI Jawa Timur.

Minggu, 01 Nov 2026 09:36 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 09:36 WIB

SURABAYAGI.COM, SURABAYA – Deni Wicaksono kembali mendapat kepercayaan memimpin Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur s…

Haul Raja-Raja Madura di Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi: Jangan Lupakan Sejarah di Tengah Kemajuan

Haul Raja-Raja Madura di Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi: Jangan Lupakan Sejarah di Tengah Kemajuan

Sabtu, 31 Okt 2026 17:47 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 17:47 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Haul Raja-Raja Madura sebagai puncak rangkaian Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep, di depan…

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Jelang Hari Jadi ke-757…

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Kepengurusan lengkap DPD Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) periode 2026-2031 hingga kini belum diumumkan. Pengamat Politik Accurate…

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum BULOG memperkuat pengawasan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui pembentukan Satuan Tugas…

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…