Seluruh ASN Pemkot Probolinggo Berbusana Muslim Selama Sepekan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo berbusana Muslim selama sepekan
Seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo berbusana Muslim selama sepekan

i

SURABAYAPAGI.COM, Probolinggo - Pemandangan berbeda terlihat di sejumlah instansi pemerintahan di Pemkot Probolinggo. Aparatur sipil negara (ASN) yang biasanya menggunakan seragam PNS kini menggunakan busana muslim saat bekerja.

Kabag Kesra Setda Kota Probolinggo Agus Dwiwantoro mengatakan, seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo, Jawa Timur, berbusana Muslim selama sepekan untuk memperingati Hari Santri Nasional (HSN) yang diperingati pada 22 Oktober 2021.

"Keputusan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Probolinggo Nomor : 451/6448/425.013/2021 tanggal 16 Oktober 2021 tentang pemakaian busana Muslim untuk memperingati Hari Santri ke VII Tahun 2021 di Kota Probolinggo," ujarnya, Jumat (22/10).

Menurutnya, penggunaan pakaian busana Muslim tersebut sebagai bentuk penghormatan memperingati Hari Santri Nasional sehingga semua ASN diimbau menggunakan busana Muslim yang diberlakukan mulai tanggal 19 hingga 26 Oktober 2021.

"Sehingga ASN laki-laki menggunakan atasan baju koko, peci dan bawahan sarung, sedangkan untuk wanita memakai pakaian muslimah dan bagi yang beragama lain dapat menyesuaikan," tuturnya.

Ia menjelaskan tentang sejarah hari santri didasari dengan tercetusnya revolusi jihad yang berisi fatwa kewajiban berjihad bagi umat Muslim dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

"Berarti para santri dulu ikut andil dalam perjuangan kemerdekaan RI, sehingga di era modern ini wali kota mengajak seluruh ASN, karyawan/karyawati, BUMN/BUMD mengingat perjuangan mereka," katanya.

Rama, salah satu ASN Pemkot Probolinggo, mengaku senang bisa mengenakan baju koko, sarung dan peci, namun awalnya kurang percaya diri dan setelah dijalani ternyata nyaman juga dan aktivitas kerja pun tidak terganggu.

"Alhamdulillah dengan mengenakan baju koko dan sarung kami semakin giat bekerja, sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan prima," ujarnya.

Ia mengatakan rutinitas pekerjaan di organisasi perangkat daerah (OPD) juga tidak terganggu dan tetap jalan seperti biasanya, sehingga mendukung kebijakan berbusana Muslim selama sepekan.

Berita Terbaru

Penghargaan Kemenkes untuk Wings Surya, Bukti Peran CSR di Sektor Kesehatan

Penghargaan Kemenkes untuk Wings Surya, Bukti Peran CSR di Sektor Kesehatan

Sabtu, 11 Jul 2026 14:35 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 14:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Peran sektor swasta dalam mendukung program kesehatan nasional kembali mendapat pengakuan. PT Wings Surya menerima penghargaan dari K…

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kawasan Jalan HOS Cokroaminoto, tepatnya di depan Toko La Tansa, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dipadati ratusan pelari pada Sabtu…

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan untuk Lingkungan, Rusdi Legowo, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Korps Pemberantasan…

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp154,79 miliar di tengah kebijakan efisiensi anggaran …

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto mengakui pernah meminta uang sebesar Rp50 juta kepada mantan Kepala Dinas …

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Industri konstruksi di Jawa Timur tak hanya menjadi penggerak pembangunan infrastruktur, tetapi juga berperan besar dalam menciptakan…