Overkapasitas, Rutan Medaeng Diperluas dengan Dana Rp 39 M

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Susasana dalam Rutan Medaeng yang terlalu padat dan tak mampu lagi menampung tahanan.
Susasana dalam Rutan Medaeng yang terlalu padat dan tak mampu lagi menampung tahanan.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Mayoritas rutan/lapas di Jatim alami kelebihan muatan (overload). Salah satunya Rutan Klas I Surabaya yang berada di Medaeng, Sidoarjo.

Menindaklanjuti overload di rutan Medaeng, kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) berencana akan memperluas rutan dengan membangun gedung baru dan mengubah lanskap secara bertahap.

Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim Krismono menyebutkan untuk tahap pertama realisasinya pada tahun depan. Pihaknya telah mendapatkan alokasi anggaran untuk pembangunan gedung Rutan Medaeng sebesar Rp 39 miliar.

“Rutan I Surabaya akan diperluas dari 1,5 hektare menjadi 2,5 hektare,” ujarnya, Minggu (24/10).

Anggaran sebesar itu nantinya akan digunakan untuk mengubah posisi rutan yang awalnya menghadap ke barat, berubah menjadi menghadap ke utara.

Selain itu, juga akan dibangun satu blok hunian. Dan membangun gedung kantor teknis.

Pembangunan dan perluasan blok hunian rencananya akan dibuat vertikal. Dibuat 2 hingga 3 lantai. Mirip dengan Rutan Cipinang atau Rutan Salemba.

“Satu blok hunian itu rencananya berkapasitas sekitar 400 orang,” tutur Krismono.

Untuk membangun satu blok itu, pihaknya akan membongkar dua blok yang ada. Yakni Blok A dan B yang saat ini berada di sisi kanan rutan dan merupakan blok paling besar di Rutan tersebut.

Selama ini blok tersebut menampung sekitar sepertiga penghuni yang ada. “Nantinya posisi Blok A dan B itu akan ada di paling belakang,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Rutan Surabaya Wahyu Hendrajati menyebutkan bahwa rencananya, Rutan Surabaya akan diperluas sehingga bisa menampung 1.200 orang. Ada penambahan kapasitas lebih dari dua kali lipat dari saat ini yang berkapasitas 504 orang.

“Dalam membangun, kami juga harus memperhitungkan aspek keamanan dan ketertiban,” jelas Wahyu.

Karena saat ini, jumlah penghuni rutan yang awalnya khusus untuk anak itu mencapai 1.800 orang, ketika mengubah blok A dan B, maka setidaknya pihak rutan harus merelokasi 800 penghuni.

Karena nantinya, lanjut Wahyu, untuk sementara daya tampung rutan pun hanya tinggal 250 orang saja.

“Rencananya akan didistribusikan ke lapas/ rutan di daerah Surabaya,” ungkap Hendrajati.

Perluasan rutan ini juga akan berdampak pada keberadaan 16 rumah dinas pegawai. Termasuk rumah dinas karutan dan kadiv pemasyarakatan yang berasa di sebelah utara rutan.

Terkait hal tersebut, Hendrajati menyebutkan bahwa pihaknya telah melakukan sosialisasi secara lisan. Para penghuni diberi tenggat waktu hingga akhir Desember 2021.

“Kami sampaikan secara kekeluargaan dan kami tekankan bahwa ini untuk kepentingan negara,” pungkasnya. bd

Berita Terbaru

Thariq Ungkap Perintah Maidi Berikan Proyek PL kepada Rochim

Thariq Ungkap Perintah Maidi Berikan Proyek PL kepada Rochim

Sabtu, 05 Sep 2026 17:16 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 17:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Kepala Dinas PUPR Kota Madiun, Thariq Megah, mengungkap adanya perintah dari Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, untuk memberikan p…

Komisi A DPRD Jatim Minta PMT Balita Rp4,5 Miliar Tak Sekadar Bagi-bagi Makanan

Komisi A DPRD Jatim Minta PMT Balita Rp4,5 Miliar Tak Sekadar Bagi-bagi Makanan

Sabtu, 05 Sep 2026 15:20 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 15:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Komisi A DPRD Jawa Timur meminta program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bergizi bagi balita dengan anggaran Rp4,5 miliar tidak c…

Tanamkan Kebiasaan Sehat Sejak Dini, Anak PAUD Surabaya Belajar Sambil Bermain

Tanamkan Kebiasaan Sehat Sejak Dini, Anak PAUD Surabaya Belajar Sambil Bermain

Sabtu, 05 Sep 2026 11:52 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 11:52 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Surabaya diajak membangun kebiasaan hidup sehat melalui aktivitas bermain, bergerak, dan …

Rapat Kerja Forum APEKSI, Ning Ita Sharing Fleksibilitas TKD dan Harmonisasi Hubungan Pusat Daerah

Rapat Kerja Forum APEKSI, Ning Ita Sharing Fleksibilitas TKD dan Harmonisasi Hubungan Pusat Daerah

Sabtu, 05 Sep 2026 05:57 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 05:57 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto- Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita mendorong kebijakan Transfer ke Daerah (TKD) yang lebih fleksibel agar dapat…

Tim Tipikor Enam Jam di Kantor PDAM Kota Madiun, Klarifikasi Laporan Meter Air

Tim Tipikor Enam Jam di Kantor PDAM Kota Madiun, Klarifikasi Laporan Meter Air

Jumat, 04 Sep 2026 22:30 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 22:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Tim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Madiun Kota mendatangi kantor PDAM Tirta Taman Sari Kota Madiun, Jumat (…

Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Ponorogo Perkuat Komitmen 3M Untuk Pekerja

Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Ponorogo Perkuat Komitmen 3M Untuk Pekerja

Jumat, 04 Sep 2026 18:26 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:26 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Suasana berbeda terlihat di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ponorogo, Jumat (4/9/2026). Puluhan peserta yang datang untuk m…