Analisa berita

Apa Urgensi Tes PCR?

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dicky Budiman

Epidemiolog Griffith University
Dicky Budiman Epidemiolog Griffith University

i

Apa urgensi regulasi?

Pemerintah mewajibkan semua pelaku perjalanan dengan pesawat menunjukkan hasil negatif tes COVID-19 menggunakan RT-PCR?. Ini jelas kemunduran.

Saya pikir perjalanan menggunakan pesawat terbang tergolong minim kemungkinan penularan COVID-19.

Jadi syarat tes RT PCR meski gold standar pemeriksaan COVID-19, namun, apabila syarat ini diterapakan di moda transportasi yang minim risiko maka urgensinya menjadi pertanyaan.

Bagi seorang akademisi seperti saya sebetulnya urgensi aturan itu tidak kuat. Sebab (naik) pesawat itu jauh lebih aman. Pesawat itu, secara global saja yang tercatat sebagai klaster (COVID-19) itu dua.

Saya mengambil contoh penerbangan dari Wuhan, Tiongkok ke Kanada. Perjalanan dilakukan selama lebih dari 12 jam, bahkan ada 2 orang yang positif COVID-19 di pesawat tersebut. Namun nyatanya tidak ada klaster yang ditimbulkan.

Saking relatif amannya pesawat, sehingga syarat PCR ini menjadi tidak urgen dan tidak relevan. Ditambah lagi saat ini sudah ada vaksinasi.

Sebagai alternatif, skrining bisa dilakukan dengan rapid test antigen yang cukup efektif namun lebih terjangkau.

Saya tidak lihat urgensinya (tes PCR sebelum naik pesawat), saya khawatir ini jadi kontraproduktif.

Malah saya mengkhawatirkan adanya potensi pemalsuan hasil tes PCR karena pasti tingkat permintaan yang akan bertambah. Mari kita belajar dari pengalaman, selalu ada yang ambil kesempatan dalam kesempitan. Ini misalnya surat palsu, tes yang palsu.

Karena itulah, saya mendorong pemerintah untuk lebih tegas dalam mengawasi penerapan regulasi baru ini. Ada demand karena orang membutuhkan.

Oleh karena itu pengawasan jadi penting. Dan juga tentu evaluasi. (Disampaikan pada Kompas, Minggu, 24/10/2021).

Berita Terbaru

Siswa SMPN 1 Jabon Sidoarjo yang Tak ikut ODL ke Jogja, Laksanakan ODL Mandiri di Griya Batik Sidoarjo

Siswa SMPN 1 Jabon Sidoarjo yang Tak ikut ODL ke Jogja, Laksanakan ODL Mandiri di Griya Batik Sidoarjo

Rabu, 04 Feb 2026 08:59 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 08:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Siswa Siswi SMPN 1 Jabon Kabupaten Sidoarjo kelas 9 berangkat ke Yogjakarta untuk mengikuti kegiatan ODL (Outdoor Learning) pada…

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…