‎Input Swakelola di SiRUP Jadi Sorotan, Anggaran Rp 45 Miliar Dinkes Madiun Dikritisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
‎Gedung Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun. SP/Istimewa
‎Gedung Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun. SP/Istimewa

i

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kegiatan pengadaan barang dan jasa (PBJ) di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun tahun anggaran 2026 disorot. Anggaran swakelola yang tercantum dalam SiRUP mencapai Rp 45 miliar disebut berpotensi menjadi temuan audit hingga berujung pada persoalan hukum.

‎Sorotan itu disampaikan Koordinator Walidasa sekaligus praktisi PBJ, Sutrisno, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (24/2/2026).

‎Menurutnya, dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP), kegiatan tersebut tercatat sebagai swakelola murni. Namun di lapangan, disebut-sebut melibatkan pihak ketiga atau penyedia.

‎“Transparansi adalah kunci. Memasukkan penyedia ke dalam SiRUP bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi syarat agar transaksi itu diakui negara dan sah secara hukum,” tegas Sutrisno.

‎Ia menilai, apabila terdapat belanja kepada penyedia namun dalam SiRUP hanya dicatat sebagai swakelola murni, maka hal itu dapat menjadi temuan ketidakpatuhan terhadap regulasi pengadaan serta merupakan bentuk ketidaktransparanan dan tidak sejalan dengan Perpres 46 Tahun 2025.

‎Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa persoalan tersebut bisa masuk ranah tindak pidana korupsi apabila ditemukan unsur kesengajaan (mens rea), seperti mengarahkan pekerjaan kepada penyedia tertentu tanpa mekanisme kompetisi yang sah.

‎“Bisa ditarik ke ranah pidana korupsi kalau memang ada niat jahat atau kesengajaan mengatur penyedia,” imbuhnya.

‎Sutrisno juga mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baik di wilayah Kota maupun Kabupaten Madiun agar lebih cermat dalam menginput rencana pengadaan tahun 2026.

‎Ia menyarankan agar sebelum melakukan input kegiatan di SiRUP, OPD terlebih dahulu meminta review dari UKPBJ (Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa).

‎“OPD harus hati-hati. Sebelum input, sebaiknya minta review ke UKPBJ,” pungkasnya. Mdn

Berita Terbaru

Waspada! Harga Minyak Mentah Naik

Waspada! Harga Minyak Mentah Naik

Senin, 13 Jul 2026 22:42 WIB

Senin, 13 Jul 2026 22:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Melansir CNBC, Senin (13/7/2026), harga minyak mentah Brent yang kerap menjadi patokan global tercatat naik 3,7% menjadi US$ 74,07 …

Citilink Terbang Lagi, Surabaya-Bandung

Citilink Terbang Lagi, Surabaya-Bandung

Senin, 13 Jul 2026 22:39 WIB

Senin, 13 Jul 2026 22:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports memaparkan ada enam maskapai yang menyatakan minat untuk terbang dari d…

Bank Sentral China, Investasi Emas, tak Tergantung Dolar

Bank Sentral China, Investasi Emas, tak Tergantung Dolar

Senin, 13 Jul 2026 22:36 WIB

Senin, 13 Jul 2026 22:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Bank sentral China (People's Bank of China/PBOC) memperpanjang tren pembelian emas hingga bulan ke-20 secara beruntun pada bulan J…

Bulog Produksi Beraskita Rp 14.900 Kg

Bulog Produksi Beraskita Rp 14.900 Kg

Senin, 13 Jul 2026 22:34 WIB

Senin, 13 Jul 2026 22:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Perum Bulog menggandeng Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi) untuk mengolah Cadangan Beras P…

Dana KIP Kuliah Mahasiswa Unisla Diantaranya Dibelikan 3 Unit Mobil Operasional

Dana KIP Kuliah Mahasiswa Unisla Diantaranya Dibelikan 3 Unit Mobil Operasional

Senin, 13 Jul 2026 19:40 WIB

Senin, 13 Jul 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Dana bantuan beasiswa mahasiswa Unisla yang semestinya dipergunakan untuk biaya perkuliahan, namun oleh Universitas Islam Lamongan…

Banggar DPRD Jatim Rekomendasikan Digitalisasi Retribusi Daerah, Cahyo : Pemprov Harus Modern

Banggar DPRD Jatim Rekomendasikan Digitalisasi Retribusi Daerah, Cahyo : Pemprov Harus Modern

Senin, 13 Jul 2026 18:29 WIB

Senin, 13 Jul 2026 18:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jawa Timur mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memperkuat diversifikasi basis pendapatan a…