Bupati Dongengin Bocah TK Soal Kearifan Lokal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati bersama istri saat mendongeng sejarah Lamongan kepada siswa TK.SP/MUHAJIRIN 
Bupati bersama istri saat mendongeng sejarah Lamongan kepada siswa TK.SP/MUHAJIRIN 

i

SURABAYA PAGI, Lamongan - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Lamongan yang sudah berjalan beberapa Minggu ini disambut suka cita oleh siswa dan lembaga, tak terkecuali lembaga tingkat TK. Bahkan sangking senangnya kembali bisa bersekolah, TK Dharma Wanita sampai mengundang bupati untuk mendongengi siswa bercerita kearifan lokal, Selasa (26/10/2021).

 Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Lamongan sudah berjalan cukup baik, dengan penerapan protokol kesehatan dengan ketat. Tak terkecuali pendidikan di tingkat TK. Bupati Yuhronur Efendi yang datang bersama Bunda PAUD Anis Kartika Yuhronur merasa bangga dengan penerapan Prokes di sekolahan berjalan ketat. 

Kedatangan orang nomor satu ini dalam rangka menyambut bulan bahasa yang bertepatan dengan peristiwa Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 sebagai tonggak yang menjadikan bangsa Indonesia menjunjung bahasa persatuan yang satu, bahasa Indonesia. 

“Siapa yang pernah makan ikan?,” tanya Pak Yes kepada peserta didik TK disambut angkat tangan antusias.

 Untuk menarik perhatian anak-anak, tak lupa Ia membacakan cerita dengan melempar pertanyaan. Bagi mereka yang berani menjawab diberikan hadiah. Dengan bahasa yang mudah dimengerti tanpa mengubah alur cerita dan syarat makna. 

Dalam kesempatan tersebut, cerita berkearifan lokal yang dibacakan adalah usal usul Lamongan. Mengenalkan kepada mereka sejarah kota Lamongan berlambangkan ikan lele yang bermula dari kisah santri yang bernama Hadi yang diutus oleh Sunan Giri untuk mengambil kembali keris yang dipinjam oleh Lurah namun tidak dikembalikan sesuai dengan waktu perjanjiannya.  

Sekembalinya Hadi dari perjalanan itu dikejar dan masuk ke kekubangan yang dipenuhi oleh ikan lele namun Hadi tetap selamat tanpa luka. Oleh karena itu, ikan lele memiliki arti penting bagi warga Kabupaten Lamongan karena telah menyelamatkan dan melindungi Hadi sehingga dapat mengemban amanah dari Sunan Giri. 

“Nah, anak-anak. Kalau meminjam harus mengembalikan ya. Begitu juga apabila di sekolah harus rajin belajar, patuh kepada guru,” pesan Pak Yes tentang nilai-nilai sosial dengan bahasa anak-anak yang membuat mereka terhibur dan mengakhiri kunjungannya dengan mengajak semua yang hadir di sana untuk tepuk semangat.jir

Berita Terbaru

Tekan Risiko Gagal Tumbuh, YBM PLN UIT JBM Beri Pendampingan Bagi 77 Balita di Situbondo

Tekan Risiko Gagal Tumbuh, YBM PLN UIT JBM Beri Pendampingan Bagi 77 Balita di Situbondo

Kamis, 08 Okt 2026 21:56 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 21:56 WIB

SurabayaPagi, Situbondo — Komitmen PLN dalam memberikan manfaat bagi masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan listrik yang aman dan andal, tetapi j…

BPJS Kesehatan: Kemampuan Fiskal Jember Kecil Tapi Programnya Istimewa

BPJS Kesehatan: Kemampuan Fiskal Jember Kecil Tapi Programnya Istimewa

Kamis, 08 Okt 2026 20:55 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — BPJS Kesehatan memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan Pemkab Jember yang memadukan program jaminan kesehatan nasional dengan …

Luncurkan Mobil Cinta, Antar Pasien Kurang Mampu Pulang Gratis

Luncurkan Mobil Cinta, Antar Pasien Kurang Mampu Pulang Gratis

Kamis, 08 Okt 2026 20:45 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 20:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, meluncurkan Mobil Cinta untuk mengantar pasien kurang mampu pulang secara gratis setelah…

Haier dan AQUA Bidik Pasar Jawa Timur, Perdana Tampil di PRJ Surabaya 2026

Haier dan AQUA Bidik Pasar Jawa Timur, Perdana Tampil di PRJ Surabaya 2026

Kamis, 08 Okt 2026 19:28 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 19:28 WIB

SURABAYAPAGI, Surabaya- Pasar elektronik rumah tangga di Jawa Timur menjadi salah satu sasaran penguatan bisnis Haier dan AQUA. Untuk mendekatkan diri dengan…

Penggeledahan Beruntun KPK di Madiun, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Disasar

Penggeledahan Beruntun KPK di Madiun, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Disasar

Kamis, 08 Okt 2026 18:13 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 18:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggeledah lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Kamis (8/10/2026). Kali i…

Pemkab Lumajang Gelontorkan Rp10 Miliar untuk Perbaiki Ruas Jalan Rowokangkung-Kalipepe

Pemkab Lumajang Gelontorkan Rp10 Miliar untuk Perbaiki Ruas Jalan Rowokangkung-Kalipepe

Kamis, 08 Okt 2026 15:30 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 15:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dalam rangka perbaikan ruas jalan Rowokangkung-Kalipepe sepanjang kurang lebih 6 kilometer, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang…