Diduga Kelabui Konsumen, Toko BUDI SANTOSO Akan Dilaporkan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Amiruddin Anggota LMR RI Komda Sumenep, dan Ainur Rahman, Kabiro Surabaya Pagi Kab. Sumenep, di Toko Budi Santoso Jln. Pasar Lenteng Kab. Sumenep. SP/Istimewa
Amiruddin Anggota LMR RI Komda Sumenep, dan Ainur Rahman, Kabiro Surabaya Pagi Kab. Sumenep, di Toko Budi Santoso Jln. Pasar Lenteng Kab. Sumenep. SP/Istimewa

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Diduga lakukan kebohongan kepada konsumen, Pemilik Toko Budi Santoso di Jalan Pasar Lenteng bakal dilaporkan.

Hal ini dibuktikan dengan Pengaduan Konsumen Imam Supandi kepada Amiruddin selaku Anggota LMR RI Komda Sumenep.

Kepada Surabaya Pagi, Amiruddin mengatakan perihal, Konsumennya selaku pembeli barang jenis Galvanis di Toko Material Budi Santoso di Jalan Pasar Lenteng, diduga tidak sesuai dengan pesanan barang.

"Korban adalah konsumen yang melaporkan ke saya, katanya, mengaku ditipu oleh pemilik Toko Budi Santoso perihal pembelian barang Galvanis," ujarnya.

Menurut Amiruddin, barang yang dipesan, konsumen itu ternyata tidak sesuai dengan barang yang ada, Galvanis yang  di pesan dengan ukuran 40x40 sesuai dengan kwitansi, justru malah yang diterima Galvanis dengan ukuran 35x35. 

"Saya sudah Klarifikasi kepada pemilik Toko, Budi Santoso, bahkan pihaknya mengakui jika kwitansinya dia yang bikin, kalau memang benar kenapa tidak disesuaikan dengan jenis barang yang ada" jelasnya.

Kata Mirud, pernyataan Budi itu jelas memiliki unsur penipuan kepada konsumen, apalagi kwitansi yang ditulisnya dengan tangan sendiri lengkap dengan stempel tokonya. 

Jadi sambungya, Anggota LMR RI Komda sumenep, akan mengawal persoalan tersebut ke Pihak yang berwajib karena telah melakukan penipuan terhadap konsumen.

"Kita sudah lakukan klarifikasi kepada korban dan Toko Budi Santoso, tinggal kita lihat proses akhirnya," pungkasnya.

Sementara Budi Santoso pemilik Toko mengakui kalau terjadi transaksi jual beli dengan konsumen, namun dirinya tidak menampik kalau ternyata yang dipesan ukuran 40 M sementara yang keluar barangnya dengan ukuran 35 M.

"Itu sudah biasa, sampean beli di Toko manapun, dengan ukuran 40 itu yang keluar pasti 35, saya sudah 5 tahun jual beli seperti itu gak ada yang komplain kok baru sekarang," ungkapnya. Ar

 

 

Berita Terbaru

Tekan Inflasi Selama Ramadhan, Pemkot Intensif Pantau Rantai Pasok Komoditas Cabai Rawit

Tekan Inflasi Selama Ramadhan, Pemkot Intensif Pantau Rantai Pasok Komoditas Cabai Rawit

Selasa, 24 Feb 2026 11:15 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 11:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Dalam rangka menjaga stabilitas harga cabai rawit di pasaran dan menekan inflasi selama bulan Ramadhan, Pemerintah Kota (Pemkot)…

Pemdes Durung Bedug Gelar Pelantikan dan Mutasi Jabatan Perangkat Desa

Pemdes Durung Bedug Gelar Pelantikan dan Mutasi Jabatan Perangkat Desa

Selasa, 24 Feb 2026 11:07 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 11:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Desa (Pemdes) Durung Bedug Kecamatan Candi menggelar pelantikan dan Mutasi perangkat desa baru, Senin (23/02/2026) di…

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Alangkah terkejutnya Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah saat melakukan sidak ke TPS Rungkut Menanggal. Pimpinan Dewan…

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Wakil DPRD Surabaya Laila Mufidah langsung melakukan sidak atau turun ke lapangan usai mendengar keluhan Warga di Gunung Anyar…

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…