Murid SD-SMP di Banyuwangi Dites Antigen Acak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat melakukan tes antigen secara acak kepada siswa SD.
Petugas saat melakukan tes antigen secara acak kepada siswa SD.

i

SURABAYAPAGI.COM, Banyuwangi - Meski covid-19 telah melandai di beberapa daerah, namun pandemi masih belum berakhir. Mengantisipasi munculnya klaster covid-19 di sekolah saat PTM terbatas, satgas covud-19 Banyuwangi melakukan tes antigen secara acak dengan sasaran murid SD-SMP.

Juru Bicara Satgas COVID-19 Banyuwangi dr Widji Lestariono mengatakan, pengambilan random sampling siswa yang telah melakukan PTM terbatas dilakukan seminggu ini. Siswa SD dan SMP telah dilakukan pengambilan swab antigen.

"Kita lakukan swab antigen ke siswa SD, SMP dan SMA. Saat ini masih SD dan SMP yang sedang berjalan pengambilan swab antigen," ujarnya kepada wartawan, Kamis (4/11/2021).

Tes swab antigen secara acak di lakukan di Puskesmas Sobo. Peserta swab merupakan siswa dari beberapa kelas di setiap sekolah dengan jumlah yang berbeda.

"Ada yang diambil satu siswa saja seperti di SMP Muhammadiyah. Ada juga satu sekolah yang sampel siswanya diambil lebih banyak seperti SMPN 1 Banyuwangi dengan jumlah 13 siswa," tambahnya.

Swab acak terus dilakukan sampai target sasaran terpenuhi. Satgas menyediakan 3.000 antigen kit untuk memeriksa siswa dari tiga jenjang, yakni SD, SMP, hingga SMA.

"Sampai hari ini sudah ada 1.500 atau 50 persen dari sasaran yang sudah tervaksin. Tes ini kita bagi secara acak dan merata di jenjang SD sampai SMA," terang dokter yang akrab disapa Rio tersebut.

Ditambahkan oleh Wakil Ketua Satgas COVID-19 Banyuwangi, Letkol Inf Yuli Eko Purwanto, hasil pemeriksaan swab akan dijadikan evaluasi pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di Banyuwangi.

"Setelah swab acak mencapai 100 persen, kami bisa melihat sejauh mana efektivitas pelaksanaan PTM. Jika ada temuan kasus positif, ada dua kemungkinan aturan yang akan diterapkan," ujarnya.

Aturannya, kata pria yang menjabat sebagai Dandim 0825 Banyuwangi ini sekolah diminta untuk mengurangi kuotanya. Jika sebelumnya 50 persen siswa yang diperbolehkan masuk, kuota tersebut bisa diturunkan lagi. Kedua, sekolah tetap menerapkan 50 persen dari jumlah siswa, namun tetap menerapkan prokes yang ketat.

"Hasilnya akan kita gunakan sebagai bahan evaluasi. Apakah pelaksanaan PTM selama ini sudah efektif atau belum. Kita menunggu selesainya tes swab hingga 100 persen," tandasnya.

Berita Terbaru

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kawasan Jalan HOS Cokroaminoto, tepatnya di depan Toko La Tansa, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dipadati ratusan pelari pada Sabtu…

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan untuk Lingkungan, Rusdi Legowo, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Korps Pemberantasan…

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp154,79 miliar di tengah kebijakan efisiensi anggaran …

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto mengakui pernah meminta uang sebesar Rp50 juta kepada mantan Kepala Dinas …

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Industri konstruksi di Jawa Timur tak hanya menjadi penggerak pembangunan infrastruktur, tetapi juga berperan besar dalam menciptakan…

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Rencana pemerintah menerapkan kebijakan penyeragaman kemasan rokok kembali menuai penolakan. Kali ini, keberatan datang dari Asosiasi…