SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Menyoroti Dusun Sukamade, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur yang dikenal sebagai surga tersembunyi konservasi penyu ini terkendala aksesibilitas karena tidak adanya jembatan penghubung dengan wilayah luar desa.
Karenanya, sejak awal November 2025, pembangunan jembatan sepanjang 63 meter yang menghubungkan Sukamade dengan kawasan luar Desa Sarongan resmi dimulai.
Pasalnya, kawasan yang dihuni puluhan kepala keluarga berharap dan akan mengandalkan jembatan baru tersebut karena harapan baru tersebut digadang-gadang menjadi solusi persoalan transportasi yang selama ini menyulitkan warga, terutama pada musim hujan ketika sungai sering meluap dan memutus akses.
Dan saat ini, pengerjaan jembatan baru tersebut memasuki tahap awal pengerjaan serta merupakan salah satu proyek vital yang kini telah berlangsung di lapangan. Pasalnya, selain memperbaiki mobilitas, proyek ini diharapkan turut mendorong ekonomi lokal serta memperkuat konektivitas wilayah selatan Banyuwangi.
"Proyek vital ini secara resmi telah dimulai, ditandai dengan pemasangan papan nama proyek di lokasi," ujar Plt. Kepala Dinas PU CKPP Banyuwangi, Suyanto Waspo Tondo, Senin (08/12/2025).
Sehingga, dengan keberadaan papan proyek menjadi bentuk transparansi publik karena memuat informasi pelaksana, desain, hingga target penyelesaian. Papan tersebut sekaligus menjadi penanda bahwa rencana yang selama ini berada di atas kertas telah berubah menjadi pekerjaan konstruksi nyata.
Diketahui, jembatan tersebut nantinya memiliki empat bentang, masing-masing sekitar 21 meter, dengan total panjang 63 meter. Desain ini memerlukan perhitungan struktur yang presisi mengingat kondisi sungai serta kebutuhan daya tahan jangka panjang.
Distribusi material seperti besi beton, semen, hingga alat berat harus direncanakan dengan detail karena akses yang sempit dan kontur jalan yang sulit. Untuk menjaga kualitas konstruksi, pencampuran cor beton dilakukan langsung di lokasi menggunakan mesin molen untuk mengurangi risiko cacat struktur.
Pembangunan jembatan ini disambut antusias warga. Hampir seluruh aktivitas warga-mulai dari distribusi logistik, perjalanan menuju kebun, hingga akses wisata Sukamade-bergantung pada jalur ini. Bahkan, Pemerintah desa bersama warga turut berpartisipasi dalam percepatan pembangunan jembatan tersebut. by-01/dsy
Editor : Desy Ayu