Protes Dilarang Parkir, Pengusaha Jalan Tunjungan Kompak Tutup Stand

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sejumlah pengusaha melakukan aksi protes terhadap Pemkot dengan menutup usaha dan memasang pamflet yang bertuliskan " Solidarity For Jalan Tunjungan".
Sejumlah pengusaha melakukan aksi protes terhadap Pemkot dengan menutup usaha dan memasang pamflet yang bertuliskan " Solidarity For Jalan Tunjungan".

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Puluhan pengusaha Jalan Tunjungan memprotes kebijakan Pemerintah Kota Surabaya terkait larangan parkir sepanjang Jalan. Tunjungan mulai pukul 16:00-20:00.

Selain menutup usaha mereka sebagai bentuk protes, mereka juga memasang pamflet yang bertuliskan " Solidarity For Jalan Tunjungan,".

Menurut salah satu pengusaha Kuliner di Jl. Tunjungan, Fahat, mengatakan, larangan parkir tersebut tidak mempunyai alasan karena sejauh ini Pemerintah Kota sejauh ini belum menyediakan lahan parkir untuk pengunjung Jalan. Tunjungan.

" Terus pengunjung mau parkir dimana? Ini sama saja dengan membunuh para usaha disini (Jl. Tunjungan)," katanya.

Salah satu visi-misi Wali Kota terpilih itu untuk menghidupkan wisata Jalan. Tunjungan dengan gagasan Walikota surabaya menjadikan jalan Tunjungan sebagai icon kebanggaan warga surabaya. Dan menghidup perekonomian di Jalan.Tunjungan Namun akibat larangan parkir ini membuat sepi pengunjung.

"Pukul 16:00 sampai 20:00 itu ramai-ramainya pengunjung, malah dilarang parkir ini sangat merugikan kami,"katanya.

Maka dari itu, lanjut Farhat dirinya bersama pemilik seluruh usaha di sepanjang Jalan Tunjungan mengajukan Keberatan atas adanya larangan parkir mulai pukul 16.00 - 23.00 di sepanjang Jalan Tunjungan sudah ditutup yang mengakibatkan dampak sebagai berikut "Pertama penurunan omzet usaha kami sampai 80% setiap harinya.

Kedua Mengurangi minat masyarakat untuk berwisata di sepanjang Jalan Tunjungan dan Sulitnya bongkar muat barang produksi," katanya.

"Untuk apa kita buka, kalau parkir saja tidak diperbolehkan, kalau alasannya macet dimana-dimana namanya wisata itu macet, kalau macet berarti wisata itu ramai," tambahnya.

Bahkan, selama ini para pengusaha di Jalan. Tunjungan tidak pernah diajak berbicara dalam pengambilan kebijakan itu.

" Seharusnya kebijakan publik itu harus melibatkan warga yang terdampak," terangnya.

Jika tidak ada langkah dan solusi dari Pemkot Surabaya, lanjut Fahat, para pelaku usaha di Jalan. Tunjungan akan mengurungkan niat untuk menyewa tempat pedestrian di Jalan Tunjungan yg akan disepakati bersama dalam waktu dekat.

"Kami mengajukan usulan agar larangan parkir tersebut ditinjau kembali atau minimal dipersingkat waktu larangan Parkir antara pukul 16.00 – 19.00," katanya. Alq

Tag :

Berita Terbaru

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pengembangan perkara dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, mulai merambah ke berbagai lapisan. Tak hanya p…

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Hotel Shangri-La Surabaya, …

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat kembali menunjukkan hasil…

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan Gerakan Surabaya Tanpa Gawai setiap pukul 18.00-20.00 WIB. Dimana…

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melihat fenomena miris terutama siswa yang hendak berangkat dan pulang sekolah terpaksa menyeberangi sungai naik perahu dan rakit…

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai salah satu langkah strategis menghapus kemiskinan di wilayah Jember, Jawa Timur, kini Bupati Muhammad Fawait atau Gus Fawait…