SURABAYA PAGI, Lamongan - Wisuda ke-9 Simbol Institut Sunan Drajat (INSUD) harus bangkit menjadi Universitas, yang tidak hanya membuka program studi S-1 tapi juga harus S-2 mengingat kuantitas santri di PPSD mencapai puluhan ribu, ini potensi yang luar biasa.
Hal itu disampaikan oleh Dr. H. M. Yunus Abu Bakar, M.Ag, Sekretaris Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam (Kopertais) Wilayah 4 Surabaya, saat orasi ilmiah dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana ke IX INSUD yang ada di komplek Pondok Pesantren Sunan Drajat ( PPSD) Banjaranyar, Paciran, Kabupaten Lamongan.
Disebutkan olehnya, wisuda ini harus menjadi momentum civitas akademik INSUD untuk berpacu agar bisa berubah menjadi Universitas."Tentu pihak Kopertais
Surabaya siap membantu seperti perguruan tinggi lain yg alih status dari STAI menjadi IAI dan menjadi Universitas, seperti juga Universitas Zainul Hasan," terangnya.
Setelah nanti menjadi Universitas, INSUD tidak hanya membuka program studi S-1 tapi harus S-2 juga mengingat kuantitas Santri yang jumlahnya puluhan ribu dan Output lulusan S-1 tahun ini 605 mahasiswa lulusan. "Institut Sunan Drajat (INSUD) harus bangkit menjadi universitas, dan membuka prodi," ujar Sekretaris Kopertais memberikan semangat.
Jajaran rektor, pembantu rektor dan Dekan bersiap dalam prosesi wisuda.SP/MUHAJIRIN KASRUN
Tidak hanya itu saja, kompetensi lulusan harus mampu bersaing di era yg saat ini banyak istilah 4.0, Revolusi Industri, Society Industry 5.0 dan banyak istilah lain, sehingga untuk mampu bersaing dan menjadi primadona antara tahun 2000 ke atas berbeda dengan tahun sebelumnya.
"Era 2000-an kalau ingin menjadi primadona harus S-1 & S-3," ungkapnya sambil menegaskan minimal seseorang yang semakin tinggi pendidikan maka self confidence (Percaya Diri red)," jelasnya.
Prof. DR. KH. Abd Ghofur pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat dalam kesempatan wisuda mahasiswa/i INSUD menyebutkan, kalau PPSD kaya punya banyak sumber daya untuk mendapatkan uang dengan berbagai bidang usaha seperti Pabrik Pupuk, Air Mineral Aidrat, Kapal, Roti, Minyak Kayu Putih, Koperasi, minimarket dan lain-lain. "Kami minta dibantu supaya INSUD (Institut Pesantren Sunan Drajat) segera menjadi Universitas, dengan santri yang kuantitas mencapai puluhan ribu," harapnya.
Lulusan terbaik dari berbagai fakultas berpose bersama rektor, Purek dan dekan.SP/MUHAJIRIN KASRUN
Tentu untuk berganti dari Institut menjadi Universitas lanjutnya, pihaknya sangat berharap dibantu dan dimudahkan dalam proses izin operasional S2 untuk menampung Santri Sunan Drajat lulusan S-1 dari INSUD biar bisa melanjutkan Ke S-2 yg ada di PPSD. "Doa Pengasuh yang ikut membantu Pondok Sunan Drajat dan yang mau mondok di Sunan Drajat mudah-mudahan naik drajatnya," doa Yai Ghofur mengakhiri sambutanya.
Sementara itu, dalam wisuda nya ke XI tahun ini, INSUD mewisuda 605 Wisudawan/ti dengan rincian, sebanyak 160 mahasiswa dari Fakultas Ekonomi Bisnis Islam, Fakultas Tarbiyah 339 Mahasiswa, Syari'ah 27 mahasiswa, dan Fakultas Dakwah 79 Mahasiswa.
Untuk memeriahkan wisuda kali ini, banyak kegiatan pra wisuda yang sudah dilaksanakan, salah satunya pameran Expo produk UMKM hasil para santri dan alumni Pondok Pesantren Sunan Drajat.jir
Editor : Mariana Setiawati