Bupati Jenguk dan Takziah Korban Pohon Tumbang Seloliman

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati meninjau lokasi bencana pohon tumbang di Desa Seloliman Kecamatan Trawas. SP/Dwy AS
Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati meninjau lokasi bencana pohon tumbang di Desa Seloliman Kecamatan Trawas. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, menjenguk dan menyerahkan santunan bagi para korban bencana pohon tumbang, akibat angin kencang disertai hujan deras di Desa Seloliman Kecamatan Trawas. Musibah yang terjadi pada Minggu 14 November lalu, merusak bangunan warung 4x6 meter milik Ryan Amim Rizaldi (45) warga Dusun Biting Desa Seloliman, salah satu korban meninggal dunia. Disusul Yusuf Khalimi (22) warga Desa Kalipuro Kecamatan Pungging, dan Qori Irawan (18) warga Desa Jedong Kecamatan Ngoro, juga dilaporkan meninggal dunia.

 

Sementara tiga korban lain mengalami luka berat, yakni Fernand Chandra Habibi (15), disusul Zaini (18) warga Desa Jedong Kecamatan Ngoro, serta Moh. Yudi (19) warga Desa Seloliman Kecamatan Trawas. Dua korban lain atas nama Afan Septian (14) warga Desa Jedong Kecamatan Ngoro, serta Endah Ummah (33) warga Desa Wonosari Kecamatan Ngoro, dilaporkan mengalami luka ringan. Kerugian materiil akibat tumbangnya pohon jenis Kadutan berdiameter ranting kurang lebih 60-70 cm, ditaksir mencapai Rp 20 juta rupiah.

Atas musibah ini, Bupati Ikfina mengatakan akan segera melakukan mitigasi kebencanaan dengan melakukan pengecekan pohon-pohon yang berpotensi tumbang. Pihaknya juga terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, untuk evaluasi dan tindak lanjut ke depannya.

“Kami akan melakukan mitigasi bersama dengan pengecekan pohon-pohon, yang berpotensi tumbang. Akan dicek menyeluruh hingga kontur tanahnya. Demikian juga dengan evaluasi penutupan sementara tempat wisata, bisa jadi akan kita cek semua untuk mitigasinya. Musim hujan kali ini, intensitasnya memang cukup tinggi. Jadi, semua harus waspada dan hati-hati. Musibah ini akan jadi evaluasi bersama, agar ke depan jangan sampai terulang. Kita juga terus koordinasi dengan pihak Perhutani, Disparpora, Camat Trawas juga Forkopimca,” kata bupati, Senin (15/11) usai menjenguk korban di RSUD Prof. dr. Soekandar, Mojosari.

 

Para korban khususnya yang mengalami luka berat, saat ini mendapat pemantauan intensif dari Pemerintah Kabupaten Mojokerto agar cepat sembuh. Sedangkan untuk para korban meninggal dunia dan pihak keluarga, juga mendapatkan santunan dan dukungan.

“Saat ini kita fokus pada korban khususnya yang mengalami luka berat. Akan kita dampingi hingga sembuh. Sedangkan untuk korban meninggal dunia beserta pihak keluarga, kita beri support dan bantuan. Begitu juga untuk yang luka ringan, saat ini sudah pulang,” tambah bupati.

Selanjutnya, bupati turut menjelaskan bahwa untuk pemetaan bencana dan mitigasi BPBD, untuk sementara masih terfokus pada bencana banjir dan tanah longsor. “Untuk daerah rawan bencana, mitigasi dari BPBD untuk sementara ini terfokus pada bencana banjir dan tanah longsor. Karena kalau angin puting beliung, kita agak kesulitan menentukan titik lokasinya. Berbeda dengan banjir longsor yang bisa dilihat dari sisi geografis dan fisiknya yang bisa diantisipasi sebelumnya. Maka dari itu sekali lagi, saya menghimbau kepada semuanya untuk tetap waspada dan hati-hati, menghadapi musim seperti ini,” pesan Bupati Ikfina. Dwi

Berita Terbaru

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Dua mantan Direktur Perumda BPR Bank Daerah Kota Madiun, Sugeng Mukti Wibowo (SMW) dan Ahmadu Malik Dana Logistia (AD), mem…

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Madiun menggelar aksi simbolis bertajuk “Mentirakati …

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Pameran kebutuhan ibu, bayi, dan anak, Willow Baby Expo (Wilbex) kembali digelar di Surabaya. Memasuki penyelenggaraan 2026, Wilbex V…

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nenek Suwarti berusia 70 tahun warga Kel. Beru, Kec. Wlingi, Kab. Blitar, tadi jelang Sholat Jumat, 28 Agustus 2026, sekitar pukul…

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

SurabayaPagi, Jombang - Majelis Pemberdayaan Indonesia resmi digaungkan sebagai langkah strategis memperkuat pemberdayaan masyarakat dan mengatasi persoalan…

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Dugaan pesta minuman keras (miras) yang melibatkan sejumlah pelajar SMP di Kabupaten Gresik menjadi alarm serius bagi dunia p…