Mengeluh Tingginya Tarif PDAM dan Biaya Lingkungan, Warga Citraland Surabaya Protes Pengembang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Warga menunjukkan bukti mahalnya tarif air dan lingkungan.
Warga menunjukkan bukti mahalnya tarif air dan lingkungan.

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Beberapa warga yang mengaku sebagai penghuni Perumahan Citraland Surabaya, mengeluh terkait biaya PDAM yang dinilainya sangat tidak wajar.

Hal tersebut diutarakan oleh Sugianto, ia mengaku selama menempati dan memiliki rumah di perumahan Citraland selalu dikenakan biaya iuran pengelolaan lingkungan yang sangat mahal.

Sugianto pun mengutarakan, jika berdasarkan PP No. 16 Tahun 2005 tentang Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum dan Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 2 Tahun 2009 tentang Perusahaan Daerah Air Minum (Lembaran Daerah Kota Surabaya Tahun 2009 Nomor 2 Tambahan Lembaran Daerah Kota Surabaya Nomor 2). maka penyelenggaraan air minum adalah wewenang pemerintah.

"Buktinya saya kalau mau urus PDAM gak bisa ke PDAM langsung. Harus lewat pengembang lebih dulu, yang harganya mahal. Belum lagi tarif bulanan dari IPL yang begitu mahal. Iuran PDAM bisa tiga kali lipat," kata Sugianto, sambil menunjukkan bukti berupa tagihan IPL, PDAM, dan surat resmi tarif dari Citraland, (18/11/2021).

Hal serupa diucapkan oleh Hardi yang merupakan warga setempat, berdasarkan Permendagri No. 09 Tahun 2009 Tentang Pedoman Penyerahan PSU pasal 25, ketika developer belum menyerahkan fasos dan fasum ke pemerintah daerah, developer tidak berhak memungut biaya pemeliharaan lingkungan.

Hardi sendiri mengatakan, ia sudah 10 tahun tinggal di Citraland. Namun ia baru menyadari adanya aturan dari pemerintah. "Selama ini kita tidak tahu tentang aturan-aturan itu. Baru tahu sekarang, makanya kita mengeluh," ujarnya.

Hardi menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan membentuk paguyuban warga Citraland untuk menguatkan keluhan warga.

"Beberapa warga sudah kami kasih tahu tentang aturan itu. Nyatanya sudah ada 20 warga juga mengeluh," imbuhnya. Hardi menjelaskan, sejauh ini warga memang belum pernah mengadu atau menanyakan secara langsung ke pihak manajemen Citraland.

Namun, jika sudah terbentuk paguyuban, maka secepatnya akan menanyakan secara langsung hal tersebut pada pihak developer. Yu

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…