Penataan Kabel FO Tidak Rapi Potensi Timbulkan Banjir, Wakil Ketua DPRD Surabaya Desak Pemkot Pemasangan Kabel FO

author surabayapagi.com

- Pewarta

Senin, 29 Nov 2021 20:22 WIB

Penataan Kabel FO Tidak Rapi Potensi Timbulkan Banjir, Wakil Ketua DPRD Surabaya Desak Pemkot Pemasangan Kabel FO

i

Wakil ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Surabaya AH Thony melakukan sidak box culvert di ruas jalan Ahmad Yani 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Dalam menghadapi musim penghujan Wakil ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Surabaya AH Thony melakukan sidak di beberapa titik kerap terjadi genangan atau banjir. 

Dalam sidak tersebut AH. Thony melakukan pengecekan di salah satunya box culvert di ruas jalan Ahmad Yani yang penutupnya terbuka dan belum sepenuhnya selesai dibangun. 

Baca Juga: Atasi Banjir, Reni Astuti Dorong Pemkot Ciptakan Dashboard Peta Titik Genangan

Disana terlihat terdapat banyak kabel-kabel jaringan Fiber Optik (FO) milik provider Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di gorong-gorong sedalam kurang dari dua meter tersebut. Mirisnya, kabel tersebut berserakan di dalam box culvert. Padahal, harusnya tertata rapi. Atau mendapatkan tempat tersendiri sehingga tak dialirkan lewat box culvert. 

"Jika penataan kabel FO tidak rapi, hal ini dapat menghambat aliran air ketika turun hujan. Apalagi jika ditambah sampah yang mungkin masuk ke gorong-gorong. Sampah-sampah tersebut bisa menyangkut di kabel dan menyebabkan banjir," ungkap Thony, diselala sidak, Senin (29/11). 

Ia menduga, di tempat lain banyak kasus serupa. Ia meyakini bahwa oknum-oknum tertentu memanfaatkan box culvert untuk bisa memasang kabel FO dengan mudah tanpa mempedulikan kaidah pemasangan yang baik. Hal itu membuat fungsi box culvert menjadi tak maksimal. 

Baca Juga: Wakil Ketua DPRD Surabaya Dorong Pemkot Prioritas Pengendalian Banjir dan Pengentasan Kemiskinan

“Kalau banyak kabel seperti itu yang ditaruh di saluran drainase, bisa-bisa terjadi penyumbatan dan banjir. Menurut saya, sudah saatnya ini menjadi skala prioritas Pemkot untuk mendata dan menata pemasangan kabel ini,” terangnya. 

Selain di daerah Margomulyo tersebut, Thony menyarankan Pemkot untuk mengecek ke lokasi lain. "Harus benar-benar dicek. Jangan-jangan penyebab banjir salah satunya kabel menyumbat saluran,” tutur dia. 

Baca Juga: Puskesmas di Probolinggo Buka Pelayanan Kesehatan Gratis Bagi Masyarakat Terdampak Banjir

Thony menilai fenomena pemasangan kabel FO yang tak beraturan tersebut bisa menjadi bom waktu. Sebelum terjadi ledakan permasalahan yang dipicu keberadaan kabel-kabel itu, dia mendesak Pemkot segera melakukan langkah. Alq

 

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU