Lahan Milik BPN, kok bisa Diambil Swasta?

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana gedung BPN pasca dieksekusi yang dijaga seorang petugas yang tak lagi muda. Sp/Bayu
Suasana gedung BPN pasca dieksekusi yang dijaga seorang petugas yang tak lagi muda. Sp/Bayu

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Hari Kamis, (02/12/2021) jalan Tunjungan No 80 Surabaya, ramai dengan petugas gabungan dari kepolisian dan satpol PP.

Kedatangan petugas gabungan ini, untuk melanjutkan amar putusan eksekusi lahan tanah yang sebelumnya menjadi kantor Badan Pertahanan Nasional (BPN) 1 Surabaya.

"Iya mas tadi jam 9 sd jam 11 ada eksekusi lahan tanah. Ada ahli waris  juga datang," kata salah satu petugas penjaga Gedung BPN kepada Surabayapagi. Kamis, (02/12/2021).

Lebih lanjut pria yang sudah 27 tahun bekerja di gedung tersebut mengaku binggung dengan adanya eksekusi lahan tersebut, sepengetahuannya lahan tersebut merupakan lahan BPN 1 Surabaya.

"Saya juga binggung padahal saya sudah lama bekerja di sini setahu saya lahan ini milik BPN kok bisa di ambil alih oleh swasta," terangnya.

Surabayapagi pun mencoba mengkonfirmasi lebih lanjut, terkait status lahan yang dieksekusi ini kepada Kepala Seksi penanganan masalah BPN Syaefudin.

Saat dikonfirmasi ia menjelaskan dirinya belum mempelajari pokok masalah tanah tersebut hingga berujung pada eksekusi. Kendati begitu dia tidak menyatakan secara tegas bahwa lahan tersebut adalah milik BPN dan bukan milik Swasta.

"Nggak tau saya mas, saya masih baru belum mempelajari kasusnya lebih detail,"kata Syaefudin saat di hubungi.

Seolah ingin melempar tanggung jawab ia pun mengarahan Surabayapagi ke BPN 2 yang beralamatkan di Krembangan.

Padahal lahan yang di eksekusi ini adalah milik BPN 1.

"Coba mas konfirmasi ke BPN 2 saja,"ucap singkatnya.

Dari penelusuran Surabayapagi, kasus lahan di jalan Tunjungan sebetulnya telah berlangsung sejak lama, bahkan di akhir tahun 2020 pengadilan negeri surabaya telah menetapkan eksekusi lahan tersebut.

Penetapan eksekusi tersebut termaktub dalam putusan Pengadilan Negeri Surabaya nomor 07/EKS/2020/PN.SBY, yang ditanda tangani pada 1 september 2020.

Putusan eksekusi ini dikeluarkan setelah ada putusan dari Pengadilan Negeri Surabaya No 268/Pdt.G/2011/PN.Sby tanggal 31 Mei 2012 Jo. Putusan Pengadilan Tinggi Surabaya No 55/PDT/2013/PT SBY tanggal 11 April 2013, Jo. Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia No 2501 K/Pdt/2014 tanggal 16 Maret 2015.

Sebagai informasi putusan eksekusi lahan tersebut bermula dari Tjipto Chandra yang mengajukan gugatan ke Pengadilan Surabaya pada 2020 lalu.

Tjipto berdalih lahan seluas 4429 m2 tersebut merupakan miliknya sebagai ahli waris, dan bukan milik Pemerintah dalam hal ini BPN, Sebelum di lakukan gugatan, tanah tersebut dipakai sebagai Kantor BPN 1 Surabaya.

Hingga berita ini diturunkan, Surabayapagi belum berhasil mendapatkan informasi yang pasti terkait Status kepemilikan lahan tersebut, apakah milik BPN atau sudah beralih ke Swasta.

Beberapa informan baik dari BPN maupun pikah Ahli Waris, hingga saat ini belum berhasil dihubungi oleh Surabayapagi. Yu

Berita Terbaru

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat pidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo…