Pemkot Madiun Lakukan Pembatasan saat Libur Nataru

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas memeriksa kendaraan yang masuk ke kota Madiun.
Petugas memeriksa kendaraan yang masuk ke kota Madiun.

i

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Meski penerapan PPKM level 3 dibatalkan oleh pemerintah, namun karena pandemi masih belum usai, pemerintah kota Madiun tetap melakukan pembatasan terhadap sejumlah kegiatan masyarakat selama momentum libur Natal 2021 dan tahun baru 2022.

Wali Kota Madiun Maidi mengatakan Pemkot Madiun menerapkan kebijakan bebas tapi terbatas. Artinya, sejumlah pembatasan tetap harus dipatuhi, meski terdapat kelonggaran.

"Fokusnya, mengawasi warga dari luar daerah yang datang ke kota ini. Natal dan tahun baru kita bebaskan tapi terbatas," ujar Maidi di Madiun, Jumat (10/12).

Ia menjelaskan salah satu syarat wajib masuk Kota Madiun adalah menunjukkan surat bebas COVID-19. Baik dari hasil pemeriksaan tes cepat antigen maupun PCR. Juga wajib sudah vaksin minimal dosis pertama.

Maidi juga menginstruksikan Satgas COVID-19 untuk rutin terjun ke lapangan guna mengecek tempat-tempat yang berpotensi ramai pengunjung dan terjadi kerumunan. Termasuk menggelar tes antigen acak di pusat-pusat keramaian.

Terkait fungsi pengawasan, Maidi menyebut tiga pilar kelurahan akan lebih dioptimalkan. Mereka bahkan lebih intens terjun ke lingkungan untuk mendata sekaligus mengawasi pendatang dari luar kota.

"Misalnya ada yang belum divaksinasi, jika kita ada stok, kita kirim petugas untuk melakukan vaksinasi," ujarnya.

Selain itu, jam malam juga tetap diberlakukan untuk seluruh aktivitas masyarakat sampai pukul 23.00. Termasuk pemadaman lampu penerangan jalan umum (PJU). Maidi minta seluruh aktivitas di pusat perbelanjaan atau fasilitas publik dibatasi maksimal 75 persen dari kapasitas.

Tak kalah penting, protokol kesehatan tetap terus diterapkan. Selain itu, aplikasi PeduliLindungi juga menjadi syarat wajib mengakses fasilitas publik maupun pusat belanja. Upaya itu sebagai langkah mengejar zona hijau di seluruh kelurahan kota ini. Sekaligus menangkal potensi ledakan kasus COVID-19 setelah tahun baru.

"Kalau sudah hijau, kita bisa bebas. Tapi, kalau dibiarkan kemudian menjadi level 3 atau 4, malah bahaya," kata dia.

Maidi juga meminta posko PPKM mikro tingkat kelurahan diaktifkan kembali. Dia menilai selama ini posko memberikan andil dalam menjalankan fungsi edukasi ke warga. Peran aktif warga melakukan pengawasan terhadap pendatang dari luar kota di lingkungan masing-masing juga dibutuhkan.

"Jangan sampai Kota Madiun yang sudah level 1 jadi mundur. Lebih baik kita ketat, daripada longgar kita mundur. Artinya, pembatasan tetap dilakukan meskipun PPKM level 3 di seluruh Indonesia dibatalkan," katanya.

Berita Terbaru

Bangun TPA Baru di Desa Mrican, Pemkab Ponorogo Siapkan Anggaran Rp15 Miliar

Bangun TPA Baru di Desa Mrican, Pemkab Ponorogo Siapkan Anggaran Rp15 Miliar

Selasa, 27 Okt 2026 13:33 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Pada 2027, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, bakal menyiapkan anggaran sekitar Rp15 miliar untuk membangun tempat pemrosesan…

Operasikan 18 Mikrobus Baru, Pemkot Surabaya Perbarui Feeder WiraWiri Rute Joyoboyo-Lakarsantri

Operasikan 18 Mikrobus Baru, Pemkot Surabaya Perbarui Feeder WiraWiri Rute Joyoboyo-Lakarsantri

Selasa, 27 Okt 2026 13:17 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bakal segera mengoperasikan 18 mikrobus baru, sehingga pihaknya akan memperbarui armada angkutan…

Perkuat Pengelolaan CSR, Pemkab Sidoarjo Jadikan Pembiayaan di Luar APBD

Perkuat Pengelolaan CSR, Pemkab Sidoarjo Jadikan Pembiayaan di Luar APBD

Selasa, 27 Okt 2026 13:08 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai upaya dalam memperkuat pengelolaan tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR), Pemerintah…

Sebelum Dibunuh, Dini dan Anaknya Sempat Tinggal Di Yasmaga Guest House Ponorogo Empat Bulan

Sebelum Dibunuh, Dini dan Anaknya Sempat Tinggal Di Yasmaga Guest House Ponorogo Empat Bulan

Selasa, 27 Okt 2026 13:00 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo — Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, Arshaka Ghafa El Faezya (4), sempat tinggal selama sekitar empat bulan di Yasmaga Guest House, J…

Prihatin, Pemkab Kediri Bakal Beri Sanksi Skors hingga DO Pelaku Bullying

Prihatin, Pemkab Kediri Bakal Beri Sanksi Skors hingga DO Pelaku Bullying

Selasa, 27 Okt 2026 12:46 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Menindaklanjuti maraknya kasus perundungan atau bullying di lingkungan sekolah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri, bakal tegas…

Viral Dugaan Penyekapan Calon ART, Pemkot Tindaklanjuti Legalitas dan Izin Usaha

Viral Dugaan Penyekapan Calon ART, Pemkot Tindaklanjuti Legalitas dan Izin Usaha

Selasa, 27 Okt 2026 12:40 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 12:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kasus dugaan penyekapan calon Asisten Rumah Tangga (ART) di kawasan Jalan Kedung Anyar, Kelurahan Sawahan, saat…