Nenek Tewas Tersambar Kereta saat Menyusuri Rel KA

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas mengevakuasi jenazah korban. SP/Hadi Lestariono
Petugas mengevakuasi jenazah korban. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Nenek Suratin (64) warga Lingkungan Tumpuk Kelurahan/Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar Rabu (15/12) pagi sekitar pukul 04.45  ditemukan tewas di perlintasan Rel Kereta Api di Lingk. Pandean Kel. Tangkil Kec. Wlingi Kab. Blitar tepatnya Km 102 + 8/9 petak jalan Wlingi-Kesamben.

Kejadian yang sempat mengejutkan warga sekitar dibenarkan Kasi Humas Polres Blitar Iptu Udhiyono SH kepada wartawan di ruang kerjanya. Menurut Iptu Udhiyono,  kejadian yang terjadi di pagi buta itu korban mbah  Suratin (P) bermula saat korban berjalan kaki di atas rel kereta api dari arah Timur menuju ke Barat, tanpa disadari ada kereta api dari arah yang berlawanan (arah Blitar menuju Malang).  

Kereta Api Cepat Brawijaya bernomor Loko cc.2061348 dengan masinis Johan Wahyu (28) saat itu  berjalan  dari arah Barat (Jakarta lewat Blitar) menuju ke Timur (Malang),  karena kecepatan kereta api yang cukup cepat, akhirnya menyambar korban yang sedang berjalan berlawanan dengan kereta dan korban terpental  sejauh ± 15 Meter.

"Korban meninggal dunia di TKP, setelah Polsek Wlingi menerima laporan dari saksi Adi Ginanjar (26) selaku security PJKA melapor ke Polsek Wlingi, langsung petugas datangi dan olah TKP bersama Tim Inafis. Selanjutnya korban dirujuk ke ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, karena pihak keluarga tidak mengijinkan untuk di visum, setelah dilakukan pemeriksaan luar dan perawatan di rumah sakit, jasad korban diserahkan kepada keluarganya," tambah Iptu Udhiyono.

 

Dalam olah TKP polisi mengamankan 1 buah baju daster warna merah milik korban dan juga diserahkan pada keluarganya..

Atas peristiwa itu pihak keluarga korban menerima atas kejadian tersebut dan dinyatakan dengan membuat pernyataan untuk tidak dilakukan otopsi.

Sedang mengapa korban sepagi itu berada di lintasan rel kereta api pihak keluarganya hanya mengatakan kebiasaan Mbah Suratin setiap pagi menyusuri rel kereta api, tapi kegiatan apa yang dilakukan juga tidak ada yang mengetahui. Les

 

Berita Terbaru

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menghadirkan BSI Fest Ramadan 2026 di Surabaya pada 19–22 Februari 2026. Kegiatan ini me…

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Bukti Arkeologis mengungkap Flkakta Gajah Mada lahir di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur, dari Dewi Andogsari tidak …

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis bersalah kepada sejumlah debitur pembiayaan FIFGroup dalam perkara p…

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Jaksa Dakwa Direktur Pemberitaan Jak TV, Buat Program dan Konten Bentuk Opini Negatif di Publik Terkait Penanganan Tiga Perkara Korupsi Minyak…

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto mengakui saat ini Indonesia masih dipenuhi dengan praktik ilegal. Ia memberikan beberapa contoh…

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan pembicaraan undang-undang di DPR bukan terkait selera kekuasaan. "Bagi saya,…