Penelitian Profesor Jepang

Covid-19 Omicron Lebih Bahaya dari Varian Delta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Hiroshi Nishiura.
Hiroshi Nishiura.

i

SURABAYAPAGI.COM, Kyoto - Profesor ilmu kesehatan dan lingkungan di Universitas Kyoto, Jepang, Hiroshi Nishiura, menyebutkan infektivitas strain mutan Covid-19 Omicron adalah 4,2 kali lebih tinggi daripada varian Delta.

Covid-19 varian Omicron, dinyatakannya telah mejatuhkan lagi perekonomian global. Ini membuat wabah Omicron menjadi patut dikaji agar bisa mengetahui seberapa berbahayanya.

Melansir dari Reuters, Rabu (15/12), profesor Hiroshi Nishiura, telah mengumumkan hasil uji penelitiannya soal kekuatan omicron 4 kali lipat dari Delta.

Selanjutnya, Omicron telah menyebar ke sekitar 57 negara di seluruh dunia, dalam keterangan ini diungkapkan di pertemuan kelompok penasihat Kementerian Kesehatan Jepang, pada 8 Desember 2021.

Hiroshi Nishiura menyebutkan, varian Omicron ternyata mempunyai kekuatan yang lebih menular dan kebanyakan dapat menghindari kekebalan alami dan vaksin. Data itu diperoleh dari hasil menganalisis riset pada genom di Provinsi Gauteng, Afrika Selatan per 26 November.

Sementara itu, pada tanggal 8 Desember, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengatakan di hadapan konferensi pers bahwa Omicron menyebar lebih cepat dan menyebabkan risiko infeksi sekunder yang lebih tinggi.

Selain itu, keterangan WHO dalam kasus varian Omicron ini telah dikonfirmasi terdeteksi pada sekitar 57 lebih negara dan wilayah di seluruh dunia, dan penyebarannya diperkirakan masih terus berlanjut.

Tedros Adhanom Ghebreyesus meyakini bahwa negara-negara harus mengambil langkah untuk mencegah strain Omicron menjadi krisis global.

 

Omicron di Inggris

Sementara Sekretaris Kesehatan Inggris Sajid Javid mengatakan bahwa varian Omicron termasuk menjadi penyebab ledakan 40 persen infeksi Covid-19 di London.

Sementara itu, belum ditemukan kasus kematian akibat varian baru ini di Inggris. Diketahui hanya sepuluh orang yang dirawat di rumah sakit, dikutip dari Reuters.

Meski demikian, Javid menekankan kemungkinan varian Omicron dapat membuat layanan kesehatan di Inggris kewalahan.

"Bahkan ketika virusnya ringan, kemungkinan kecil orang dari jumlah yang sangat besar masih dapat menyamai jumlah rawat inap," tutur Javid.

"Dua dosis tak cukup, tapi tiga dosis dapat memberikan perlindungan ampuh terhadap infeksi bergejala," jelasnya.

Bukan hanya itu, Javid mengatakan bahwa penyebaran varian Omicron masuk dalam tingkat yang fenomenal.

"Apa yang kita ketahui sekarang adalah Omicron menyebar dalam tingkat yang fenomenal, sesuatu yang tak pernah kita lihat sebelumnya, mengganda setiap dua sampai tiga hari infeksi," tegas Javid lagi.

"Ini berarti kita menghadapi gelombang pasang infeksi, kita sekali lagi masuk dalam perlombaan di antara vaksin dan virus." katanya

Dilaporkan, total infeksi varian Omicron di Inggris mencapai 3.137 kasus hingga Minggu (12/12). Akibat terjadinya lonjakan ini maka pemerintah melakukan pengetatan aturan level waspada Covid-19 menjadi Level 4 dari yang sebelumnya Level 3.n rtrs

Berita Terbaru

Perputaran Uang Menyampaikan 4 Milyar, Namun Kondisi DPI, Lusuh, Becek dan Bau

Perputaran Uang Menyampaikan 4 Milyar, Namun Kondisi DPI, Lusuh, Becek dan Bau

Senin, 23 Feb 2026 17:44 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:44 WIB

SURABAYPAGI.COM, Sidoarjo - Sangat menakjubkan bila menengok transaksi jual beli ikan dan udang yang dilakukan para bandar ikan (boreg) di Depo Pemasaran Ikan…

Satu Energi, Satu Kepedulian: Posyandu Disabilitas UIT JBM dan Srikandi PLN Sambut Ramadan di Malang

Satu Energi, Satu Kepedulian: Posyandu Disabilitas UIT JBM dan Srikandi PLN Sambut Ramadan di Malang

Senin, 23 Feb 2026 17:42 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:42 WIB

SurabayaPagi, Malang — Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) bersama Srikandi PLN …

SIG Salurkan 36.000 Bata Interlock Presisi

SIG Salurkan 36.000 Bata Interlock Presisi

Senin, 23 Feb 2026 17:23 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Upaya percepatan pemulihan pascabencana banjir di Sumatra Barat terus dilakukan melalui penyediaan hunian tetap (huntap) yang aman d…

Disbudporapar Lamongan Siap Teliti Gapura Arkeologis, dan Usulkan Kawasan Makam Mayang Madu Menjadi Cagar Budaya

Disbudporapar Lamongan Siap Teliti Gapura Arkeologis, dan Usulkan Kawasan Makam Mayang Madu Menjadi Cagar Budaya

Senin, 23 Feb 2026 17:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) menggelar rapat koordinasi terkait polemik historis antara Sunan …

Kuliner Khas Sego Boran Lamongan, Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia

Kuliner Khas Sego Boran Lamongan, Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia

Senin, 23 Feb 2026 17:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Kuliner khas Kabupaten Lamongan Sego Boran ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia, oleh Kementerian…

Kandang Ayam Ludes Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

Kandang Ayam Ludes Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

Senin, 23 Feb 2026 17:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Endi Mahandi (42) warga Dusun Koripan Desa Bangke Kec.Kanoro Kabupaten Blitar, alami kerugian sekitar Rp.75 Juta, setelah kandang…