Bupati Sidoarjo Resmikan Wisata Kelengkeng Binaan Himarsita

author surabayapagi.com

- Pewarta

Sabtu, 18 Des 2021 00:54 WIB

Bupati Sidoarjo Resmikan Wisata Kelengkeng Binaan Himarsita

SurabayaPagi, Sidoarjo - Universitas 17 Agutus 1945 (Untag) Surabaya secara konsisten menerapkan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang diinisiasi oleh Kemendikbudristek RI. Melalui program Wira Desa, Himpunan Mahasiswa Arsitektur Untag Surabaya (Himarsita) mendampingi Desa Simoketawang untuk mengembangkan potensi desa.
 
Kamis, (16/12) Bupati Sidoarjo – H. Ahmad Muhdlor Ali, S.I.P. meresmikan Wisata Kampung Kelengkeng dan Simo Djojo Café hasil binaan Himarsita di Desa Simoketawang. Kegiatan ini dibuka dengan penanaman pohon kelengkeng secara simbolis oleh Bupati Sidoarjo, diikuti oleh pejabat setempat seperti Kepala Desa Simoketawang.
 
“Konsep pentahelix, merupakan sinergitas lima elemen penting unsur dari Pemerintah, akademisi, badan atau pelaku usaha, masyarakat atau komunitas, dan media bersatu padu. Diharapkan bahu membahu dalam mensukseskan program tersebut.” ujar Bupati Sidoarjo – H. Ahmad Muhdlor Ali, S.I.P saat memberikan sambutan. 
 
Bupati Sidoarjo juga memberikan apresiasi pada Untag Surabaya yang mendampingi Desa Wisata menjadi desa mandiri melalui Wisata Kampung Kelengkeng. 
 
“Setelah dua tahun bergelut dengan pandemi, maka saat ini yang terpenting adalah langkah pemulihan ekonomi pasca pandemi,” katanya. 
 
Menurut Bupati yang akrab disapa Gus Muhdlor ini menyebutkan bahwa Badan Usaha Milik Desa (BUMD) menjadi kunci dalam meningkatkan kemandirian desa, bukan hal administratif, tetapi kemandirian desa yang menjadi penting.
 
Kepala Desa Simoketawang – Moch. Zainudin Elyas turut hadir dalam kegiatan mengaku, “Desa Simoketawang terkenal dengan kelengkeng, tapi kami tidak tau cara mengolahnya. Untag (Surabaya) datang memberi program Wira Desa pada kami," ujarnya
 
Zainudin bersyukur karena program Wira Desa yang diusulkan oleh Himarsita membantu Kelompok Asuhan Mandiri (Asman) Desa Simoketawang.
 
“Niat kami bukan hanya menanam kelengkeng lalu dijual, tapi mengolahnya agar meningkatkan perekonomian warga,” terangnya.
 
Dosen Pendamping Wira Desa Himarsita – Febby Rahmatullah Masruchin, ST. MT. mengatakan bahwa timnya melakukan pendampingan pada Kelompok Asman Desa Simoketawang untuk mengolah kelengkeng, “Kami menawarkan inovasi produk buah kelengkeng. Limbahnya pun kami olah, misalnya biji kelengkeng diolah menjadi kopi dan daunnya menjadi kerajinan," katanya.
 
Program Wira Desa, sebut Febby, telah belangsung selama tiga bulan yakni Agustus hingga Desember, “Jadi hari ini pasca program untuk mendukung keberlanjutan program.”
 
Manfaat dari program yang ditawarkan oleh Tim Wira Desa Himarsita dirasakan langsung oleh Kelompok Asman Desa Simoketawang. 
 
Siti Nurul Zahroh yang ikut didampingi menuturkan, “Bermanfaat sekali untuk kami karena bisa menambah wawasan tentang bagaimana mengelola kelengkeng. Jadi kami bisa menambah skill untuk meningkatkan perekonomian," ujarnya.
 
Tak mengherankan bila pasca pendampingan, Kelompok Asman Desa Simoketawang yang menawarkan aneka olahan buah kelengkeng berhasil meraih Juara 2 Asman Terbaik di tingkat Kabupaten Sidoarjo. By

Editor : Redaksi

Tag :

BERITA TERBARU