Siswi SMA Negeri 1 Srengat Gantung Diri di Depan Kelas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas mengevakuasi jasad korban yang bunuh diri dengan cara gantung diri. SP/Hadi Lestariono
Petugas mengevakuasi jasad korban yang bunuh diri dengan cara gantung diri. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - SMA Negeri 1 Srengat Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar digemparkan adanya salah satu siswinya meninggal dunia dengan cara gantung diri di depan kelasnya tepatnya pada gantungan pada papan nama kelas. 

Kejadian yang terjadi pada Senin (20/12) siang  pukul 11.50 WIB itu membuat seluruh siswa siswi yang sedang ikuti kegiatan Maulid Nabi kalang kabut, termasuk para guru gurunya, dengan cepat peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Srengat.  

Menurut Kapolsek Srengat AKP MS Yusuf SH pihaknya menerima laporan sekitar pukul 12.05, dan langsung melakukan olah TKP, untuk kejadiannya menurut AKP Yusuf diketahui sekitar pukul 11.50.

"Kita datang ke TKP kondisi korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan cara gantung diri dengan dasi yang dipakai yang melilit di lehernya dengan posisi dasi dikaitkan dengan papan tulisan nama kelas yang berada di depan kelas X- MIPA," jelas AKP Yusuf pada wartawan.

Sementara korban adalah Fel (16) warga Desa Selokajang RT 04/RW 03 Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar merupakan siswi kelas X jurusan MIPA.

Peristiwa yang membuat teman teman korban menangis,  seperti yang disampaikan oleh pihak SMA Negeri Srengat ke Polsek Srengat, ketika itu pada hari Senin, (20/12) sekolah (SMA Negeri Srengat)  sedang melaksanakan kegiatan acara Maulid Nabi, sedang pihak sekolah membatasi peserta dengan setiap kelas hanya diperbolehkan mengikuti 10 siswa/siswi, karena situasi pandemi dan patuhi Prokes, sedang siswa /siswi lainya untuk belajar di rumah.

"Benar pagi ini kita menggelar peringatan Maulid Nabi, karena situasi kegiatan kita lakukan Prokes dengan pembatasan peserta dimana setiap kelas yang ikut hanya 10 siswa/siswi, sedang dengan kejadian tadi kita tidak menduga, karena siswi tersebut non Muslim, kita nggak tau kalau dia ikut ke sekolah, yaa bener bener sedih atas kejadian ini," kata Sumino (56) selaku Kepala SMA Negeri Srengat pada Wartawan.

Kejadian yang terjadi sekitar diketahui jam 11.30, awal mula diketahui oleh teman temanya yang hendak melaksanakan Sholat Dhuhur berjamaah di ruang atas, saat menaiki tangga dekat ruang kelas X-MIPA-4 itulah teman temanya  melihat korban sudah dalam posisi menggantung di atas gantungan papan nama kelas menghadap ke Selatan dengan menggunakan dasi warna abu-abu, atas kejadian tersebut saksi langsung teriak minta tolong dan kemudian datang para guru dan murid untuk memastikan kondisi korban yang diketahui ternyata sudah tidak bernafas/meninggal dunia. 

Spontan pihak sekolah memulangkan para siswa siswinya.

Masih menurut Sumino, keseharian korban biasa ceria dan senda gurau bersama teman temanya seperti biasanya, untuk kemungkinan ada persoalan baik di sekolah maupun di rumah bahkan dengan teman temanya pihak sekolah tidak pernah ada masalah.

"Untuk persoalan di luar di sekolah kami pihak sekolah kurang mengerti yaa, ini setelah proses pihak kepolisian, kami mengantarkan dan menyerahkan kepada keluarga," ujar Sumino. Les

Berita Terbaru

Kokola Group Konsisten Dampingi Mudik Gratis Jatim, Tebar Sharing Happylicious untuk 4.000 Pemudik

Kokola Group Konsisten Dampingi Mudik Gratis Jatim, Tebar Sharing Happylicious untuk 4.000 Pemudik

Jumat, 20 Mar 2026 12:37 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Program Mudik Gratis Angkutan Lebaran tahun 2026/1447 H yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur tak…

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk kembali menggelar program mudik gratis Kembali Seru Bersama (KURMA) 2026 untuk mendukung perjalanan …

Milad ke-8 SD Almadany, Perkuat Komitmen Pendidikan Berbasis Pengalaman

Milad ke-8 SD Almadany, Perkuat Komitmen Pendidikan Berbasis Pengalaman

Kamis, 19 Mar 2026 13:07 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 13:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) Kebomas Gresik memperingati milad ke-8 pada 19 Maret 2026 dengan mengusung tema “…

PT Megasurya Mas Bagi Ribuan Bingkisan Warga Dua Desa

PT Megasurya Mas Bagi Ribuan Bingkisan Warga Dua Desa

Kamis, 19 Mar 2026 11:46 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Hari kemenangan 1 Syawal 1447 H / 2026 menjadi kegiatan rutin tiap tahun jelang Idul Fitri, PT Megasurya Mas, membagikan hasil…

Ratusan Warga Madiun Terima Sembako dari PTKN Jelang Idul Fitri 2026 ‎

Ratusan Warga Madiun Terima Sembako dari PTKN Jelang Idul Fitri 2026 ‎

Rabu, 18 Mar 2026 17:08 WIB

Rabu, 18 Mar 2026 17:08 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, Ormas Petarung Kehidupan Nusantara (PTKN) kembali menggelar aksi sosial dengan memba…

Coway Hadirkan 50 Water Station untuk Dukung Hidrasi Masyarakat Saat Mudik Lebaran

Coway Hadirkan 50 Water Station untuk Dukung Hidrasi Masyarakat Saat Mudik Lebaran

Rabu, 18 Mar 2026 15:07 WIB

Rabu, 18 Mar 2026 15:07 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Coway menghadirkan lebih dari 50 Coway Water Station di berbagai ruang publik untuk mendukung kebutuhan air minum bersih masyarakat, k…