Menko Airlangga, Pastikan Vaksin Nusantara jadi Vaksin Booster

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Airlangga Hartanto.
Airlangga Hartanto.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartanto, pastikan Vaksin Nusantara besutan eks Menkes Terawan Agus Putranto, masuk dalam skema vaksin booster.

"Beberapa opsi untuk vaksin booster menggunakan vaksin Merah Putih, kemudian vaksin kerja sama dalam negeri termasuk Unair dan Biotis, Bio Farma dan LBM Eijkman, Kalbe Farma dan Genexin, plus vaksin Nusantara," katanya dalam konferensi pers PPKM, di Jakarta, Senin (20/12/2021).

Ini akan segera dimatangkan dan disiapkan regulasinya termasuk harga masing-masing vaksin tersebut," tambahnya.

 

Ada 2 Skenario

Diberitakan sebelumnya, penyuntikan vaksin booster ini nantinya akan dibagi menjadi dua skenario. Skenario pertama, vaksin booster akan diberikan kepada kelompok lanjut usia (lansia) dan penerima bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan secara gratis. Sementara skenario kedua, penyuntikan akan diberikan kepada seluruh warga non lansia yang tidak ikut BPJS Kesehatan secara mandiri alias berbayar.

 

Klinik dan RS Swasta

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan vaksinasi booster akan dilakukan di klinik dan fasilitas kesehatan swasta. Sementara untuk puskesmas akan difokuskan untuk vaksin rutin.

Puskesmas fokus ke rutin. Klinik, swasta bisa memberikan booster," ungkap Budi Gunadi Sadikin, dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI, Selasa (14/12/2021).

Selain itu vaksin booster akan dibedakan secara labeling. Budi Gunadi juga mengatakan harga booster ditentukan oleh pemerintah.

"Harga batas atas untuk non-APBN akan ditentukan oleh pemerintah," kata BGS.

Dalam paparannya, dia juga menjelaskan soal ketentuan booster. Secara umum, booster dilakukan mulai dari Januari 2022.

Selain itu vaksin yang digunakan harus mendapatkan persetujuan dari WHO, BPOM dan mendapat rekomendasi ITAGI.

Budi Gunadi menjelaskan vaksin booster tetap dilakukan berdasarkan prioritas, yaitu kelompok lansia.

"Booster berikan kembali berbasis risiko, ini lansia. Di dunia booster berbasis risiko setelah nakes (tenaga kesehatan) adalah lansia," jelasnya.

Dalam sebuah konferensi pers digital beberapa waktu lalu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pemberian vaksin booster dilaksanakan Januari 2022. Saat itu Airlangga juga mengatakan segera menyelesaikan aturan soal booster vaksin.

"Kami akan finalkan berbasis PBI dan non-PBI, ini akan diatur dengan Permenkes dalam waktu yang tidak terlalu lama," jelasnya. n jk, er

Berita Terbaru

RI Ikut Negosiasi Tata Kelola Global

RI Ikut Negosiasi Tata Kelola Global

Rabu, 16 Sep 2026 07:47 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 07:47 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan negara-negara berkembang perlu menjadi bagian dari proses p…

Survei, Industri Perbankan Optimistik

Survei, Industri Perbankan Optimistik

Rabu, 16 Sep 2026 07:44 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 07:44 WIB

SURABAYAPAGI.com – Optimisme industri perbankan masih terjaga hingga kuartal III-2026, meski ketidakpastian ekonomi global dan domestik masih membayangi. Hal i…

REKAYASA SISTEMIK MULAI DIBUKA OLEH JPU

REKAYASA SISTEMIK MULAI DIBUKA OLEH JPU

Rabu, 16 Sep 2026 07:43 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 07:43 WIB

Pembaca Yth, Sejak awal saya sudah mencium, saya ini korban rekayasa sistemik. Saya protes ke penyidik dengan akal waras. Protes bahwa saya Bahwa saya tidak…

Aktor Atalarik Syach, tak Dilayani PN Adu ke MA

Aktor Atalarik Syach, tak Dilayani PN Adu ke MA

Rabu, 16 Sep 2026 07:37 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 07:37 WIB

SURABAYAPAGI.com - Badan Pengawasan (Bawas) Mahkamah Agung (MA) merespons aduan aktor Atalarik Syach terkait dugaan kejanggalan eksekusi tanah oleh Pengadilan…

Fahd A Rafiq, Politikus Golkar 3x DiOTT KPK

Fahd A Rafiq, Politikus Golkar 3x DiOTT KPK

Rabu, 16 Sep 2026 07:34 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 07:34 WIB

SURABAYAPAGI.com – KPK sudah selesai melakukan gelar perkara atas operasi tangkap tangan (OTT) di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bogor. KPK m…

Wakil Menteri ATR/BPN Bereaksi OTT Suap Pengurusan HGB

Wakil Menteri ATR/BPN Bereaksi OTT Suap Pengurusan HGB

Rabu, 16 Sep 2026 07:29 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com – OTT berkaitan dengan suap pengurusan HGB di Kabupaten Bogor, ditanggapi Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan meminta publik menunggu k…