Wali Kota Door to Door Beri Tali Asih Lansia Nasrani di Hari Natal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Ning Ita saat door to door memberi tali asih dan bantuan kepada umat kristiani yang membutuhkan uluran tangan. SP/Dwi AS
Wali Kota Ning Ita saat door to door memberi tali asih dan bantuan kepada umat kristiani yang membutuhkan uluran tangan. SP/Dwi AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari punya tradisi khusus dalam membina toleransi kerukunan umat beragama di Kota Mojokerto.

Tak hanya memastikan keamanan umat kristiani dalam melaksanakan ibadah di Gereja, Petinggi Pemkot ini juga door to door mendatangi kediaman umat kristiani yang membutuhkan uluran tangan.

Selain memberikan bingkisan tali asih, Ning Ita (sapaan akrab Wali Kota) juga menjanjikan bakal merenovasi rumah warga kristiani yang tak layak huni.

"Kebetulan tadi ada salah satu warga pemeluk agama kristen yang kami kunjungi untuk kami beri tali asih kondisi rumahnya dikatakan sudah tidak layak huni. Nanti akan kami mintai datanya untuk pengusulan program bedah rumah tahun depan," ujarnya.

Ning Ita menyebut, kunjungan langsung ke rumah sejumlah warga kristiani menjadi tradisi rutin yang tak pernah dilewatkannya saat natal. Terutama rumah-rumah warga yang benar-benar membutuhkan uluran tangan.

"Ini tradisi kami, selain memastikan ibadah misa malam natal berjalan aman, damai dan kondusif, maka pagi harinya saya juga berkeliling ke beberapa anggota masyarakat Kota Mojokerto yang beragama nasrani yang sedang merayakan natal," ujarnya.

Kunjungan khusus tersebut, dalam rangka memberi ucapan natal secara langsung dan juga memberi uluran tangan terhadap mereka yang membutuhkan.

"Kebetulan tujuh alamat rumah yang hari ini kita kunjungi, rata-rata adalah rumah para lansia. Mereka kita beri tali asih sebagai bentuk harmonisasi kerukunan umat beragama di kota tercinta kita ini," ucapnya.

Ning Ita mengatakan, toleransi serta kerukunan umat beragama di Kota Mojokerto sudah terajut dengan baik. Seluruh pemeluk agama, termasuk Kristen dan Katolik ini bisa bergandengan tangan bersinergi, bersatu, saling hormat menghormati dan saling menjaga untuk kebebasan dalam melaksanakan ibadahnya.

"Ada tautan kasih sayang yang kuat sehingga memang layak Kota Mojokerto diapresiasi dengan penghargaan Harmoni Award pada penghujung tahun 2020 lalu," bangganya.

Wali Kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini mengaku, dari hasil sidak keliling di 18 gereja yang ada di Kota Mojokerto bersama Kapolresta, semuanya berjalan aman dan kondusif. Sudah dilakukan penjagaan yang dilakukan dari unsur aparat keamanan, organisasi masyarakat dan para relawan.

"Alhamdulillah sejauh ini semua umat kristiani dan katolik bisa menjalankan peribadatan misa dan perayaan natal dengan aman dan lancar," tuturnya.

Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Mojokerto untuk merayakan natal dan tahun baru dengan tetap menjaga prokes. Serta tidak melakukan kegiatan yang sifatnya kerumunan.

"Jangan ada pelanggaran prokes karena kita wajib terus waspada adanya klaster paska nataru atau varian baru omicron," serunya. Sekedar informasi, usai melakukan sidak ke sejumlah gereja untuk memantau pelaksanan perayaan natal, Sabtu (25/12) pagi.

Ning Ita melakukan kunjungan ke tujuh rumah warga nasrani yang berada di Kelurahan Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon Kota Mojokerto. Diantaranya, rumah Ibu Riasih, Lee Khee Yauw, Anang Suprapto, Hiantoro Effendy, Tjwan Nio, Endang Sauda dan Lie Tjai Giem. Dwi

Berita Terbaru

Upayakan Pemulihan Jembatan Junjung, Pemkab Tulungagung Anggarkan Rp7,2 Miliar

Upayakan Pemulihan Jembatan Junjung, Pemkab Tulungagung Anggarkan Rp7,2 Miliar

Minggu, 12 Apr 2026 12:39 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 12:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menindaklanjuti kondisi Jembatan Junjung yang patah sejak Desember 2024, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, telah…

Ada Anggota Keluarga Pakai Narkoba? Bantuan dari Pemkot Mojokerto Bisa Dicabut

Ada Anggota Keluarga Pakai Narkoba? Bantuan dari Pemkot Mojokerto Bisa Dicabut

Minggu, 12 Apr 2026 12:35 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 12:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menunjukkan sikap tegas dalam memerangi penyalahgunaan narkoba. Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari,…

Jelang Mojotirto 2026, Ning Ita Pimpin Korve di Taman Bahari Majapahit

Jelang Mojotirto 2026, Ning Ita Pimpin Korve di Taman Bahari Majapahit

Minggu, 12 Apr 2026 12:32 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 12:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Menjelang perhelatan Mojotirto 2026, Taman Bahari Majapahit (TBM) menjadi lokasi kerja bakti (korve) yang dipimpin langsung Wali…

Pastikan Transaksi Aman dan Sesuai, Disdag Kota Madiun Tera Ulang Timbangan Pedagang di Pasar Sleko

Pastikan Transaksi Aman dan Sesuai, Disdag Kota Madiun Tera Ulang Timbangan Pedagang di Pasar Sleko

Minggu, 12 Apr 2026 12:25 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 12:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai salah satu upaya memastikan transaksi jual beli berlangsung aman sesuai satuan baku, Petugas Dinas Perdagangan (Disdag) Kota…

Tekan Siswa SD-SMP Rentan Putus Sekolah, Disdikbud Situbondo Lakukan Pendataan Ulang hingga Siapkan Beasiswa Tunai

Tekan Siswa SD-SMP Rentan Putus Sekolah, Disdikbud Situbondo Lakukan Pendataan Ulang hingga Siapkan Beasiswa Tunai

Minggu, 12 Apr 2026 11:46 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Dalam rangka menekan angka siswa SD dan SMP siswa yang rentan putus sekolah, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo melalui…

Pedagang di Sidoarjo Meringis, Mayoritas Lapak di Kawasan Popoh Diisi luar Daerah

Pedagang di Sidoarjo Meringis, Mayoritas Lapak di Kawasan Popoh Diisi luar Daerah

Minggu, 12 Apr 2026 11:19 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 11:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Baru-baru ini, para pedagang di di kawasan Desa Popoh, Kecamatan Wonoayu, tepatnya di area Jalan Perumahan TAS 3 meringis dan tak…