Dua Terdakwa Korupsi BOP Madin Kota Pasuruan Divonis 3 Tahun Penjara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
dua terdakwa korupsi bantuan operasional pendidikan (BOP) Kemenag tahun 2020, Rinawan Herasmawanto dan Nurdin.
dua terdakwa korupsi bantuan operasional pendidikan (BOP) Kemenag tahun 2020, Rinawan Herasmawanto dan Nurdin.

i

SURABAYA PAGI, Pasuruan– Pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) Sidoarjo memvonis dua terdakwa korupsi bantuan operasional pendidikan (BOP) Kemenag tahun 2020, Rinawan Herasmawanto dan Nurdin tiga tahun penjara.

Dalam sidang putusan yang digelar Senin (27/12/2021), keduanya dinilai sah dan terbukti bersalah atas dakwaan yang dilayangkan terhadap keduanya. Seperti sebelumnya, sidang tersebut digelar secara virtual.

Baik Rinawan maupun Nurdin alias Viki menjalani sidang secara online dari  Lapas IIB Pasuruan. Sementara majelis hakim yang diketuai Cokorda Gede Arthana berada di pengadilan Tipikor."l

 Majelis hakim menyebut, Rinawan dan Nurdin terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dakwaan subsider dari jaksa penuntut umum yakni pasal 3 UU Tipikor.

“Menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa masing-masing selama tiga tahun,” ujar Cokorda. Keduanya, oleh majelis hakim, didenda sebesar Rp50 juta dan apabila denda tersebut tidak dibayar, maka akan diganti kurungan badan selama dua bulan.

Tak hanya itu, Rinawan dan Nurdin juga dijatuhi hukuman untuk membayar uang pengganti. Masing-masing sebesar Rp132.000.000 dan Rp158.000.000. Mereka berdua diberi waktu satu bulan untuk membayar uang pengganti tersebut. Apabila tidak mampu membayar, harta benda mereka akan disita untuk menutupi kerugian negara.

“Dan apabila tidak memiliki harta benda yang cukup, maka diganti pidana penjara selama enam bulan,” kata Cokorda. Sebagaimana diketahui, kasus korupsi BOP Kemenag tahun 2020 di Kota Pasuruan menyeret enam orang terdakwa. Mereka adalah Samsul Khoiri, Abdul Wahid, dan Akhmad Sukaeri untun BOP Ponpes. Rinawan dan Nurdin untuk BOP Madin. Kemudian eks Plt. Kepala Kemenag Kota Pasuruan, Munif.ris

Berita Terbaru

Hakim Jakarta Tolak Praperadilan Eks Wakil Ketua PN Depok

Hakim Jakarta Tolak Praperadilan Eks Wakil Ketua PN Depok

Selasa, 21 Apr 2026 23:48 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak praperadilan yang diajukan mantan Ketua Pengadilan Negeri Depok I Wayan Eka …

Kasus Video Porno Lisa Mariana dan mantan Manajernya Terus Diusut

Kasus Video Porno Lisa Mariana dan mantan Manajernya Terus Diusut

Selasa, 21 Apr 2026 23:36 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bandung – Polda Jawa Barat mengungkap fakta baru kasus video porno yang menjerat Lisa Mariana dan mantan manajernya sebagai tersangka. Kabid P…

PDIP tak Terusik Klaim JK, yang Jadikan Jokowi

PDIP tak Terusik Klaim JK, yang Jadikan Jokowi

Selasa, 21 Apr 2026 23:22 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira memastikan PDIP tidak terusik dengan pernyataan JK. Andreas awalnya menyampaikan bahwa p…

Anak-anak dan perempuan seringkali jadi korban radikalisme

Anak-anak dan perempuan seringkali jadi korban radikalisme

Selasa, 21 Apr 2026 23:13 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengatakan anak-anak dan perempuan seringkali menjadi korban radikalisme pemahaman k…

Hercules, "tarik" Menteri hingga Satgas Anti-Mafia Tanah

Hercules, "tarik" Menteri hingga Satgas Anti-Mafia Tanah

Selasa, 21 Apr 2026 23:01 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Hercules, Hercules Rosario Marcal, Ketua Umum GRIB Jaya, "tarik" beberapa pejabat, Ketua Satgas Anti-Mafia, tangani lahan yang ia k…

Ustaz Solmed, Klaim tak Terlibat Pelecehan Seksual

Ustaz Solmed, Klaim tak Terlibat Pelecehan Seksual

Selasa, 21 Apr 2026 22:21 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 22:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Belakang ini Ustaz Solmed digunjingkan terlibat kasus pelecehan seksual. Ia tak terima. Ada dampak serius akibat fitnah yang b…