Timnas Butuh Keajaiban di Leg 2

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para pemain Indonesia tertunduk lesu usai digunduli Thailand.
Para pemain Indonesia tertunduk lesu usai digunduli Thailand.

i

SURABAYAPAGI.COM, Singapura - Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong mengaku butuh keajaiban untuk membalikkan keadaan dan menjadi juara dengan mengalahkan Thailand di leg 2, 1 Januari 2021.

Pelatih Timnas Indonesia asal Korea Selatan itu mengakui keunggulan permainan Thailand Rabu malam.

Shin Tae Yong mengatakan bahwa dengan hasil 4-0, butuh keajaiban untuk membalikkan keadaan di game kedua akhir pekan ini.

"Saya menerima kekalahan, mungkin mustahil untuk membalikkan keadaan dan mengalahkan Thailand di laga kedua," kata Shin Tae Yong, Kamid.

Meski unggul besar atas Thailand di Game 2, Shin Tae, masih memiliki rasa optimis.

Namun ia memfokuskan dengan apa yang sudah diupayakan serta tetap mendorong semangat Skuad Garuda.

"Bagaimanapun, bola itu bundar, kami tak menyerah dan tetap bertarung. Kami fokus pada apa yang telah kami lakukan dengan baik dan terus akan mendorong semangat para pemain," kata Shin Tae Yong.

Pertandingan belum usai hingga peluit kedua pertandingan dibunyikan oleh wasit.

 

Jangan Saling Menyalahkan

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan memberikan pesan penyemangat kepada pemain Timnas Indonesia usai dibantai Thailand di leg I final Piala AFF 2020. Pria yang kerap disapa Iwan Bule itu menasihati para pemain agar tidak saling menyalahkan

Indonesia harus mengakui keunggulan Thailand dengan skor telak 4-0 di Stadion Nasional Singapura, Kallang, Rabu 29 Desember 2021. Thailand berhasil menang melalui brace Chanathip Songrasin (2’, 52’), sepakan Supachok Surachat (67’) dan sumbangan Bordin Phala (83’).

Langkah Indonesia untuk merengkuh gelar Piala AFF perdana pun semakin berat. Asnawi Mangkualam dan kolega harus mengejar defisit ketertinggalan empat gol.

Pria berusia 59 tahun itu pun memotivasi pemain Timnas untuk tidak patah semangat. Iwan mengingatkan para pemain untuk tidak saling menyalahkan.

“Kaget ya? Memang luar biasa ya mereka (Thailand), operannya. Terus kita di babak kedua pengen cepet nyerang, ngegolin, kena counter attack (serangan balik), tiga gol mereka counter attack itu,” kata Iwan pada sebuah video yang diunggah Twitter pribadinya, dilansir Kamis (30/12/2021).

“Ya gapapa jangan saling menyalahkan anak-anak. Tetap semangat! Gak masalah, pompa mereka, salam dari saya, semangat terus,” sambungnya.

Iwan juga mengingatkan masyarakat Indonesia untuk terus mendukung Timnas di leg kedua. Dirinya pun mengucapkan terima kasih kepada para pemain dan staf kepelatihan karena sudah memberikan yang terbaik sepanjang gelaran Piala AFF 2020.

“Bagaimanapun hasil pertandingan pada leg pertama, kita harus tetap mendukung perjuangan mereka di atas lapangan,” kata Iwan dalam cuitannya.

"Terima kasih telah memberikan yang terbaik, tegakkan kepala dan mari kita bersiap untuk menatap leg kedua. Let the Timnas do the best and God do the rest,” ujarnya. n ant, rtr

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…