Viral Artis Adopsi Boneka Arwah, Begini Pendapat Psikolog hingga Sosiolog

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Boneka arwah atau spirit doll
Boneka arwah atau spirit doll

i

SURABAYA PAGI, Jakarta - Boneka arwah atau spirit doll tengah menjadi fenomena di kalangan selebritis Indonesia dan menjadi sorotan publik. Boneka arwah dianggap diisi arwah atau roh dari orang yang sudah meninggal. Boneka arwah diperlakukan selayaknya anak asuh si pemilik. Beberapa artis seperti Ivan Gunawan, Celine Evangelista, Siti Badriah dan masih banyak lagi yang memperkenalkan spirit doll kesayangan mereka. Beberapa ahli menunjukkan pandangannya terhadap fenomena ini.

Seorang Psikolog Meity Arianty, STP., M.Psi. ,Meity mengatakan jika boneka dalam masyarakat kebanyakan dianggap hanya sebuah mainan terutama bagi anak perempuan. Namun ada juga orang yang mengartikan boneka sebagai simbol karena paling dekat dengan kehidupan manusia.

"Untuk anak kecil, boneka bukan hanya sekadar mainan namun sebenarnya memiliki fungsi psikologis. Dimana penampakan boneka yang menyerupai bayi kecil dianggap dapat menggantikan teman bermain bagi anak-anak yang memiliki fantasi," ujar Mei pada Senin (3/1/2022).

Mei munuturkan, bermain boneka ketika sudah dewasa normal atau tidaknya tergantung sejauh mana boneka itu bisa menggantikan manusia sesungguhnya bagi orang tersebut.

"Misalnya boneka itu menjadi fokus utamanya. Sehingga dia memperlakukan seperti manusia sesungguhnya sehingga lama kelamaan ia jadi tidak dapat membedakan mana khayalan dengan kenyataan, ini bisa menyebabkan masalah mental," ujar Mei.

Menurut dosen psikologi di Universitas Gunadarma yang disapa Mei tersebut, sebagai masyarakat tidak usah terpengaruh dan menganggapnya terlalu serius aksi para artis yang mengoleksi boneka arwah. "Toh ada yang melakukan itu sudah memiliki anak dan mungkin buat teman bermain anaknya sehingga jangan terlalu dilebih-lebihkan," ucap Mei.

Selain itu, Dosen Psikologi dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Bagus Riyono, berpendapat bahwa hal ini mencari sensasi dan tidak wajar. Hal ini bisa dipengaruhi gaya hidup artis tersebut seperti apa sehari-hari. Hal ini juga bisa dibilang musyrik. Sebab, artis tersebut percaya akan kekuatan arwah di boneka tersebut. 

"Gaya hidup para artis itu kan memang penuh dengan kebebasan ya. Mereka menyampingkan iman dan jadinya mencari sesuatu yang buat mereka tenang dan bersandar. Dan itu pada boneka arwah. Ini tidak wajar ya," ujar Bagus.   

Seorang Sosiolog dari Universitas Nasional, Sigit Rohadi juga mengomentari fenomena boneka arwah ini. Dia berpendapat tren ini merupakan cerminan masyarakat yang kesepian.

"Meskipun tinggal di kota yang hiruk pikuk, masyarakat kota yang memelihara boneka dan memperlakukannya seperti manusia mencerminkan masyarakat yang kesepian (kesepian dalam keramaian). Gejala ini juga menunjukkan warga yang kian individualis. Peran media sosial menyumbang besar dalam pembentukan individualitas dan kesepian ini," kata Rohadi kepada wartawan, Senin (3/1/2022).

Menurutnya, selama ini orang - orang jarang berinteraksi di dunia nyata karena sibuk di dunia maya Meningkatnya interaksi di dunia maya inilah yang membuat orang memilih binatang peliharaan, manekin atau boneka arwah.

"Inilah yang mendorong warga kota akrab dengan binatang peliharaan, boneka, dan manekin yang dijadikan kekasih. Maraknya layanan dari rumah ke rumah atau kamar ke kamar seperti hantaran makanan oleh penyedia jasa transportasi online, turut juga menyumbang kesepian. Manusia-manusia teknologi kehilangan kemanusiaannya," tutupnya.

Saat ini banyak kalangan yang memperlakukan boneka tersebut tersebut layaknya bayi sungguhan. Boneka spirit tersebut bahkan dirawat, diberi nama, bahkan diberi baju seperti anak kecil pada umumnya. Bahkan, tidak sedikit yang menganggap ada manfaat dari mengadopsi spirit doll tersebut. Beberapa orang yang mengadopsi boneka mengaku seolah mendapat keberuntungan, merasa dilindungi, dan memiliki teman untuk berbagi cerita. jk

Berita Terbaru

Mendiktisaintek Geleng geleng Kepala

Mendiktisaintek Geleng geleng Kepala

Jumat, 05 Jun 2026 00:50 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 00:50 WIB

SURABAYAPAGI : Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto,geleng geleng kepala oleh ulah 4 warga negara Indonesia (WNI)…

Prabowo, Arahkan Koki MBG tak Potong Ayam Lebih dari 14

Prabowo, Arahkan Koki MBG tak Potong Ayam Lebih dari 14

Jumat, 05 Jun 2026 00:34 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 00:34 WIB

SURABAYAPAGI :Presiden Prabowo Subianto ini teliti. Saat rapat konsolidasi program MBG di SentulInternational Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat…

Yusril: Kasus Silmy Karim, Tamparan Keras bagi Pemerintah

Yusril: Kasus Silmy Karim, Tamparan Keras bagi Pemerintah

Jumat, 05 Jun 2026 00:10 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 00:10 WIB

SURABAYAPAGI : Kasus dugaan korupsi yang menyeret delapan pejabat Direktorat Jenderal Imigrasidan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim,…

Seminar Nasional dan Munas, FKDK BPD SI Tetapkan Kepengurusan Baru Serta Dorong Transformasi BPD

Seminar Nasional dan Munas, FKDK BPD SI Tetapkan Kepengurusan Baru Serta Dorong Transformasi BPD

Kamis, 04 Jun 2026 19:21 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 19:21 WIB

SurabayaPagi, Semarang - Forum Komunikasi Dewan Komisaris Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (FKDK BPD SI) secara resmi telah menyelenggarakan Seminar…

Merasa Dirugikan, Pengusaha Ponorogo Ajukan Gugatan Senilai Rp17 Miliar

Merasa Dirugikan, Pengusaha Ponorogo Ajukan Gugatan Senilai Rp17 Miliar

Kamis, 04 Jun 2026 18:40 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 18:40 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, MADIUN - BRI Kantor Cabang Madiun didugat perdata oleh  pengusaha Ponorogo terkait lelang aset yang diklaim milik Yunan Helmy Nasution. Guga…

Tertarik Kepemimpinan Perempuan, SD Muhammadiyah 3 Ikrom Taman, undang Wabup Hj. Mimik Idayana dalam podcastnya

Tertarik Kepemimpinan Perempuan, SD Muhammadiyah 3 Ikrom Taman, undang Wabup Hj. Mimik Idayana dalam podcastnya

Kamis, 04 Jun 2026 17:09 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 17:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Perbincangan inspiratif yang dipandu Hana Nusaibah Abdillah itu berlangsung hangat di ruang Perpustakaan SD Muhammadiyah 3 Ikrom.…