Bisnis Investasi Bodong Raup Untung Miliaran, Mahasiswi Ini Dipolisikan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pelaku yang diduga sebagai owner dalam bisnis yang merugikan orang banyak itu diamankan saat seminar tengah berlangsung. SP/IST
Pelaku yang diduga sebagai owner dalam bisnis yang merugikan orang banyak itu diamankan saat seminar tengah berlangsung. SP/IST

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan  - Warga Lamongan seakan tidak kapok dengan bisnis investasi bodong. Nyatanya investasi berkedok arisan ini selalu berakhir dengan kerugian. Seperti yang dialami dua warga yang secara resmi melaporkan penipuan ini ke Mapolres setempat dengan kerugian mencapai Rp 3,9 miliar.

Kasus ini terungkap berawal adanya seminar di salah satu gedung pertemuan di kota Lamongan yang tengah bergejolak. Warga yang mengikuti bisnis investasi itu dibuat meradang, karena janji yang pernah menjadi kesepakatan itu tidak pernah terbukti.

Puncaknya, SZB (21) mahasiswi asal Kecamatan Turi yang selama ini sebagai owner dan operator investasi bodong itu, harus digelandang dan diamankan ke Polres Lamongan ketika seminar tengah berlangsung, pada Minggu (9/1/2022). Pelaku diamankan karena adanya laporan dua warga kelurahan Sidoharjo dan Sukorejo karena dianggap telah melakukan penipuan berkedok investasi bodong.

Kapolres AKBP Miko Indrayana didampingi Kasat Reskrim Polres Lamongan, AKP Yoan Septi Hendri kepada kepada wartawan Senin (10/1/2022) membenarkan kalau S kini tengah diamankan di Mapolres untuk penyelidikan lebih lanjut. "Sudah, sudah kita amankan dan saat ini diperiksa," terangnya.

Disebutkan olehnya, dari investasi ini pelaku meraup untung Rp 3,9 miliar dari dua korban, dari sejumlah pelapor yang modalnya dititipkan lewat 2 orang reseller FNL (25) dan IF (23) mengantongi sekitar Rp 3,9 miliar.

Rinciannya, yang disetor dari pelapor FNL sebanyak  Rp 2, 5 miliar dan dari IF Rp 1.486.700.000.

Terduga SZB, ternyata owner dari grup Invest Yuk yang mempunyai reseller Invest BY SA, Invest BY FARA, dan Invest BY Arumiho.

Kerugian para member diperkirakan masih cukup besar dan keterangan sementara uang dari para korban dipakai tambal sulam untuk mereka yang invest. "Keterangan sementara uang buat tambal sulam yang menaruh uang disana," kata Miko.

Apa ada aset yang dimiliki terduga penipuan ? kalau aset yang dibeli ada 2 kendaraan, Honda Brio dan Toyota Rush serta rumah. Sedangkan modus yang dipraktikkan seperti pada umumnya, yakni mereka yang menginvestasikan uang modal akan dapat keuntungan besar dalam waktu singkat. "Modusnya bilang kalau menaruh uang modal dengan jumlah tertentu nanti akan dapat keuntungan tinggi dalam waktu singkat, " katanya.

Pelaku berperan sebagai owner dan mempunyai banyak reseller banyak di Lamongan, Tuban dan beberapa wilayah lain. Sementara korban juga menyebar di beberapa daerah, selain di Lamongan, ada di Bojonegoro, Gresik, Tuban dan Surabaya.

Pada korbannya, kata Miko, pelaku menjanjikan keuntungan fantastis jika menanamkan modalnya lewat pelaku. Namun, rata-rata keuntungan itu hanya diberikan pada bulan pertama sejak korban menanamkan modalnya.

Setelahnya tidak lagi ada keuntungan seperti yang dijanjikan pelaku ditanyakan, pelaku selalu mengelak dan beribu alasan."Dirinya meyakini kalau korbannya banyak, silahkan untuk melaporkan, dan kita dalami kasus ini," pungkasnya. jir

 

Berita Terbaru

SIG Pertahankan Kinerja Positif di 2025 Lewat Transformasi dan Efisiensi

SIG Pertahankan Kinerja Positif di 2025 Lewat Transformasi dan Efisiensi

Rabu, 01 Apr 2026 18:41 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berhasil menjaga kinerja keuangan tetap positif sepanjang tahun 2025 di tengah tekanan i…

Dukung WFH Setiap Jumat, Ketua Komisi A: Harus Dijalankan Dengan Sistem Monitoring 

Dukung WFH Setiap Jumat, Ketua Komisi A: Harus Dijalankan Dengan Sistem Monitoring 

Rabu, 01 Apr 2026 18:37 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan langkah antisipatif menyusul kebijakan Work From Home (WFH) setiap Jumat bagi…

Konflik Global Berdampak ke Sawah, HKTI Jatim Dorong Transformasi Energi Pertanian

Konflik Global Berdampak ke Sawah, HKTI Jatim Dorong Transformasi Energi Pertanian

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dampak konflik global mulai dirasakan hingga ke sektor pertanian di daerah. Ketidakpastian pasokan energi, khususnya bahan bakar m…

Satpolairud Gresik Evakuasi Mayat Lansia yang Ditemukan Mengapung di Dermaga Petro

Satpolairud Gresik Evakuasi Mayat Lansia yang Ditemukan Mengapung di Dermaga Petro

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Petugas dari Satpolairud Polres Gresik mengevakuasi sesosok jasad pria lanjut usia yang ditemukan mengapung di area bawah dermaga P…

Dinilai Tak Sinkron dengan Pusat, Saifudin Zuhri Desak Khofifah Cabut SE WFH ASN Hari Rabu

Dinilai Tak Sinkron dengan Pusat, Saifudin Zuhri Desak Khofifah Cabut SE WFH ASN Hari Rabu

Rabu, 01 Apr 2026 18:22 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Anggota DPRD Jawa Timur Komisi A sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Batu, Saifudin Zuhri yang akrab disapa Fudin, melontarkan …

Diduga Sengaja Temperkan Diri KA di Pintasan KM 102 +00 Pria Bujanga Tewas di TKP

Diduga Sengaja Temperkan Diri KA di Pintasan KM 102 +00 Pria Bujanga Tewas di TKP

Rabu, 01 Apr 2026 17:49 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 17:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar- Semalam Selasa (32 Maret 2026) sekitar pukul 19.45 warga di sekitaran Kelurahan/Kec.Wlingi Kab.Blitar di kejutkan suara klakson…