PDAM Sembada Gelar Pameran Produk UMKM

Pakar: Digitalisasi Produk UMKM yang Harus Kita Dorong

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dirut PDAM Surya Sembada saat meninjau lokasi pameran produk UMKM, Jumat (14/1/2020). SP/Sammy Mantolas
Dirut PDAM Surya Sembada saat meninjau lokasi pameran produk UMKM, Jumat (14/1/2020). SP/Sammy Mantolas

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - PDAM Surya Sembada Surabaya, hari ini, Jumat (14/01/2021) menggelar pameran produk UMKM di Open Space kantor pusat PDAM.

Setidaknya ada sekitar 7 UMKM yang turut berpartisipasi dalam gelaran tersebut. Ke-7 UMKM ini adalah Ning Nina Batik, Kriya Punden Batik, Wistara Batik, Chawaty Collection, Mak Mar (minuman herbal), Cenda (cendol susu), dan KUB Mampu Jaya (sepatu kulit sintetis).

Direktur Utama PDAM Surya Sembada Kota Surabaya Arief Wisnu usai meninjau lokasi menyampaikan, sebagai salah satu BUMD yang ada di bawah Pemkot Surabaya, pihaknya memiliki tanggung jawab dalam membantu pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan penjualan UMKM.

"Sesuai arahan Pak Wali, PDAM diminta untuk turut serta membantu memasarkan produk UMKM. Diharapkan dengan adanya kegiatan gelar produk ini mempu membantu UMKM yang selama ini terdampak pandemi," kata Arif Wisnu.

Gelaran produk UMKM kali ini katanya, merupakan 1 dari 4 skema yang telah dibuat oleh PDAM dalam mendorong pertumbuhan ekonomi UMKM.

Secara beruntun, 4 skema yang dibuat diantaranya adalah pemasaran produk, penyediaan fasilitas layanan air yang cukup bagi UMKM, pemberdayaan UMKM serta promosi UMKM melalui aplikasi e-PEKEN (Pemberdayaan dan Ketahanan Ekonomi Nang Suroboyo).

Khusus untuk pemberdayaan UMKM, pihak PDAM rencananya akan menggandeng Dinas Koperasi dan UMKM dalam membina dan melatih para pelaku UMKM.

Sementara untuk pemasaran produk, pihaknya akan secara rutin setiap bulannya melakukan pameran produk UMKM.

"Jadi, saya berharap di sini setiap bulan ada gelar UMKM semacam ini, dan tidak hanya sehari, tapi kami minta selama tiga hari," ucapnya.

Skema mendorong pertumbuhan UMKM ala PDAM Sembada mendapat respon positif dari Guru Besar Ekonomi Universitas Airlangga Surabaya  Prof. Tjiptohadi Sawarjuwono.

Menurutnya, salah satu masalah pelaku UMKM selama ini terletak pada pemasaran. Ditambahlagi, pasca munculnya pandemi covid-19, ribuan UMKM bahkan jutaan UMKM di seluruh Indonesia yang kewalahan memasarkan produknya akibat adanya aturan PPKM berlevel.

"Saya kira itu bagus sekali mas. Karena problem UMKM selama ini ya pada pemasarannya. Barangnya sudah jadi, tapi bingung mau dijual kemana," kata Prof. Tjipto saat dihubungi.

Kendati begitu, saat ini dunia ekonomi dan bisnis mengalami perubahan yang sangat signifikan. Hal ini terjadi akibat adanya percepatan teknologi dan maraknya pemasaran secara digital atau e-commerce.

Psikologi masyarakat atau konsumen, kata Prof. Tjipto, selalu ingin yang instan. Hanya dengan usapan jempol, konsumen berharap akan mendapatkan barang yang diinginkan.

Oleh karenanya, ia mendorong perlu adanya inovasi yang lebih. Sehingga para pelaku UMKM yang selama ini memasarkan produknya secara konvensional mampu bersaing dalam dunia e-commerce.

"Ya saya kira cukup bagus. Namun kalau hanya ini saja masih kurang, masalah kalah dengan pelaku usaha lain yang telah malang melintang dalam dunia e-commerce. Jadi digitalisasi produk UMKM itu yang saat ini harus kita dorong mas" katanya.

Ia pun mencontohkan beberapa platform yang bisa dijadikan rujukan. Beberapa diantaranya adalah Bukalapak, Shopee, hingga e-commerce sekaliber alibaba.

"Dalam aplikasi itu, semua barang dijual. Tinggal klik-klik barang sampe rumah. Nah e-commerce yang sudah berkembang seperti ini bisa dijadikan rujukan. Dibuat saja aplikasi belanja UMKM Surabaya atau apalah namanya, sehingga lebih mudah masyarakat mengakses," pungkasnya. sem

Berita Terbaru

Dorong Pengembangan Wisata Heritage, Pemkot Batu Tambah Cagar Budaya

Dorong Pengembangan Wisata Heritage, Pemkot Batu Tambah Cagar Budaya

Minggu, 01 Nov 2026 11:46 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Sebagai langkah strategi dalam mengembangkan potensi wisata heritage (warisan budaya) sekaligus menarik lebih banyak kunjungan…

Perkuat Pangan Keluarga, Pemkot Surabaya Libatkan 231 RW Biasakan Tanam Cabai

Perkuat Pangan Keluarga, Pemkot Surabaya Libatkan 231 RW Biasakan Tanam Cabai

Minggu, 01 Nov 2026 11:41 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 11:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai bentuk penguatan terhadap pangan keluarga, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melibatkan 231 rukun warga (RW) di kota…

Atasi Antrean, Pemkab Ponorogo Perluasan Layanan KTP-el di 4 Kecamatan

Atasi Antrean, Pemkab Ponorogo Perluasan Layanan KTP-el di 4 Kecamatan

Minggu, 01 Nov 2026 11:34 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 11:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sebagai upaya dalam mengatasi antrean di kantor Dispendukcapil dan mal pelayanan publik (MPP) yang mencapai 400 hingga 500 orang…

Dukung Normalisasi dan Pemasangan U-ditch, Pemkot Bongkar 35 PKL di Atas Saluran Air

Dukung Normalisasi dan Pemasangan U-ditch, Pemkot Bongkar 35 PKL di Atas Saluran Air

Minggu, 01 Nov 2026 11:27 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 11:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka mendukung normalisasi saluran dan pemasangan U-ditch, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menertibkan 35 bangunan…

Perkuat Daya Tarik Wisata, Pemkot Malang Siapkan Penataan Sisi Utara Kayutangan Heritage

Perkuat Daya Tarik Wisata, Pemkot Malang Siapkan Penataan Sisi Utara Kayutangan Heritage

Minggu, 01 Nov 2026 11:16 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 11:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai bagian langkah meningkatkan daya tarik di mata wisatawan sekaligus pengembangan kawasan wisata setempat, Pemerintah Kota…

Pemkot Surabaya Tegaskan Larangan Pungutan Perpisahan SD-SMP Negeri

Pemkot Surabaya Tegaskan Larangan Pungutan Perpisahan SD-SMP Negeri

Minggu, 01 Nov 2026 11:07 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 11:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan larangan pungutan yang membebani orang tua murid dalam penyelenggaraan kegiatan…