Menhan dan Kapolri Kagumi Vaksin Nusantara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Vaksin Nusantara mendapat apresiasi positif dari Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Jenderal Listyo mengatakan Vaksin Nusantara hadir di waktu yang tepat.

"Salah satu cara untuk menekan penyebaran dan dampak yang ditimbulkan pandemi adalah pembuatan Vaknus. Vaknus hadir di waktu yang tepat sebagai solusi permasalahan pandemi covid-19," kata Listyo dalam testimoninya sebagaimana dibacakan Terawan, Rabu lalu.

Menurut Listyo, Vaknus juga memperlihatkan bahwa Indonesia dapat mengubah ancaman menjadi suatu peluang untuk melakukan lompatan kemajuan.

"Pembuatan vaknus akan berkontribusi dalam menyelamatkan banyak nyawa rakyat Indonesia. Keberhasilan ini juga menjadi kebanggaan kita bersama sebagai vaksin yang dibuat dan diproduksi dalam negeri," bunyi testimoni Listyo.

 

 

 

Vaksin Nusantara

Eks Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto membacakan testimoni Menteri Pertahanan Prabowo Subianto terkait vaksin besutannya, yaitu Vaksin Nusantara. Testimoni itu dituliskan oleh Prabowo dalam buku 'Mengenal dan Membuat Vaksin Nusantara'.

Dalam testimoninya, Prabowo mengatakan Vaksin Nusantara (Vaknus) adalah bentuk pertahanan negara. Sebab, vaksinasi itu dibuat untuk memerangi virus Covid-19 yang melanda Indonesia.

"Menhan Prabowo dalam sambutan pada buku 'Mengenal dan Membuat Vaksin Nusantara 'menyatakan bahwa vaknus merupakan salah satu bentuk pertahanan negara," kata Terawan dalam pidato ilmiah atas pengukuhan gelar profesornya, Rabu (12/1).

"Khususnya di bidang kesehatan dalam menghadapi perang biologis melawan perang Covid-19," imbuhnya.

Terawan mengatakan, Prabowo sangat mendukung Vaksin Nusantara. Apalagi, vaksin itu merupakan buatan anak bangsa. Parabowo, kata Terawan, menilai Vaksin Nusantara sebagai solusi dunia dalam menghadapi pandemi global. n er, jk

Berita Terbaru

Tingkat Hasil Panen Petani Desa Tanjekwagir Dapat Bantuan Traktor Roda Empat.

Tingkat Hasil Panen Petani Desa Tanjekwagir Dapat Bantuan Traktor Roda Empat.

Jumat, 26 Jun 2026 10:45 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 10:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Harapan petani Desa Tanjekwagir Kecamatan Krembung untuk meningkatkan hasil pertanian akhirnya terwujud. Pada Kamis (25/6) Dinas P…

Tiga komplotan Curas di bekuk Satreskrim Polres Blitar Kota dalam waktu singkat

Tiga komplotan Curas di bekuk Satreskrim Polres Blitar Kota dalam waktu singkat

Jumat, 26 Jun 2026 09:19 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 09:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Satreskrim Polres Blitar Kota dalam waktu singkat berhasil ungkap dan tangkap komplotan pelaku Curas,setelah pihak korban dari A…

Jumat Berkah, Antusiasme Warga Ingin Mengusap Kepala Anak Yatim

Jumat Berkah, Antusiasme Warga Ingin Mengusap Kepala Anak Yatim

Jumat, 26 Jun 2026 06:43 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 06:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya, – ADA kebiasaan unik setiap tanggal 10 Muharam yaitu muliakan Anak Yatim. Banyak umat muslim rutin menggelar acara santunan komunal …

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komnas HAM Anis Hidayah turut buka suara terkait kasus Taufik Hidayat (30) diduga menganiaya dan menyekap wanita inisial YTR…

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menurut polisi, Taufik mengaku menyiksa YTR selama 1,5 tahun. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Polisi Hendra Rochmawan,…

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

by Adi Prayitno Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya menilai alasan pertama berkaitan dengan PDIP kalah di…