Pasar Tumpah Rest Area, Landmark Baru Perdagangan Kota Mojokerto

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat meresmikan pasar tumpah gunung gedangan Kota Mojokerto. SP/Dwy AS
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat meresmikan pasar tumpah gunung gedangan Kota Mojokerto. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto terus berupaya membangkitkan persendian ekonomi masyarakat yang lumpuh akibat pandemi Covid-19. Salah satunya dengan meresmikan pasar tumpah Rest Area Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Sabtu (15/1/2022) pagi.

Pasar yang digelar di pelataran bawah rest area ini selain bertujuan untuk pemberdayaan pedagang kecil, juga untuk memudahkan masyarakat mendapatkan barang kebutuhan dengan harga murah dan terjangkau.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari usai peresmian mengatakan penunjukkan rest area gunung gedangan sebagai tempat pasar tumpah lantaran lokasi ini bakal dijadikan sebagai landmark perdagangan Kota Mojokerto. 

Rest area yang diresmikan pada 20 Juni 2021 ini digadang -gadang menjadi pusat jajanan kuliner dan berbagai kebutuhan masyarakat dengan harga murah dan terjangkau.

"Pasar tumpah setiap sabtu dan minggu merupakan upaya Pemkot Mojokerto untuk memperkenalkan rest area sebagai pusat keramaian baru di Kota Mojokerto," ujarnya.

 

Rest area ini, lanjut Ning ita, letaknya sangat strategis untuk berdagang karena berada disamping jalan raya by pass jalur antar provinsi. Sehingga otomatis banyak masyarakat yang melihat langsung. 

"Harapan kita, mereka tahu dan akhirnya mampir kesini untuk belanja kuliner dan berbagai kebutuhan," ucapnya.

Petinggi Pemkot ini menuturkan, pasar tumpah selalu menjadi magnet bagi masyarakat untuk berkunjung lantaran jenis dagangannya yang lengkap serta harganya yang terjangkau. 

"Banyak yang dijual di pasar tumpah, dari mulai makanan dan minuman, pakaian, aksesoris, sembako hingga motor bekas," jelasnya.

Selain itu, program pasar tumpah ini juga untuk melokalisir pasar liar di pinggir jalan yang banyak menimbulkan kemacetan serta jauh dari pelaksanaan protokol kesehatan (prokes). 

"Selama ini kita melihat beberapa ruas jalan Kota Mojokerto menjadi pasar tumpah. Tempat tersebut tentu sulit bagi pemerintah untuk mengendalikan dan mengawasi protokol kesehatan," tukasnya.

Untuk itu, pihaknya mencoba memindahkan pasar tumpah tersebut di satu tempat yakni rest area gunung gedangan. Sehingga keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam berbelanja bisa terjamin.

"Di pasar tumpah ini kita sediakan aplikasi peduli lindungi untuk mengontrol kondisi dan jumlah pengunjung. Selain itu kelengkapan prokes juga kita siapkan, semisal alat cuci tangan pakai sabun hingga pengukur suhu tubuh," tegasnya.

Sekedar informasi, pembukaan pasar tumpah rest area ini juga dibarengi Operasi Pasar Murah Minyak Goreng Bersubsidi. Ratusan warga Kecamatan Magersari rela antri untuk membeli minyak goreng seharga Rp. 14 ribu per liter. Pemkot Mojokerto menyediakan sebanyak 12 ribu liter minyak untuk warga Kota Mojokerto yang tersebar di tiga kecamatan. Dwi

Berita Terbaru

‎Rochim Sebut Maidi Perintah Lisan Garap Proyek CSR TPA Winongo  ‎

‎Rochim Sebut Maidi Perintah Lisan Garap Proyek CSR TPA Winongo ‎

Sabtu, 20 Jun 2026 20:53 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 20:53 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Terdakwa kasus dugaan korupsi CSR TPA Winongo, Rochim Ruhdiyanto, mengaku mendapat perintah lisan dari Wali Kota Madiun nonaktif Mai…

Pemkab Madiun Bersama Komisi IX DPR RI Sosialisasikan Alkes dan PKRT ke Masyarakat

Pemkab Madiun Bersama Komisi IX DPR RI Sosialisasikan Alkes dan PKRT ke Masyarakat

Sabtu, 20 Jun 2026 19:54 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 19:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Upaya menekan lonjakan kasus penyakit tidak menular (PTM) yang terus membebani pembiayaan kesehatan menjadi perhatian serius. Untuk i…

Lampu Lalin Mati, Perempatan Mayjend Panjaitan Semrawut Tanpa Pengaturan

Lampu Lalin Mati, Perempatan Mayjend Panjaitan Semrawut Tanpa Pengaturan

Sabtu, 20 Jun 2026 16:55 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 16:55 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Arus lalu lintas di perempatan Jl. Mayjend Panjaitan Kota Madiun tampak semrawut setelah lampu lalu lintas di lokasi tersebut padam …

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fakta baru kembali terungkap dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pemerasan berkedok tanggung jawab sosial perusahaan (TS…

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkapz Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkapz Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Pengusaha pengembang perumahan Citra Puri Majapahit 3 dan Citra Puri Pajajaran Joko Wijayanto mengungkapkan peran Wali Kota Madiun n…

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

SurabayaPagi, Probolinggo – Anggota DPR RI sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, mengajak generasi muda, khususnya kalangan santri, untuk m…