Korban Dugaan Pengeroyokan di Desa Paloloan Gapura Sumenep Lapor Polisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suriyani (39) saat terbaring lemah di RSUD. Moh. Anwar Kab. Sumenep (SP/Ainur Rahman)
Suriyani (39) saat terbaring lemah di RSUD. Moh. Anwar Kab. Sumenep (SP/Ainur Rahman)

i

SURABAYA PAGI, Sumenep - Suriyani (39) , Dusun panggung Paloloan Gapura,  Kabupaten Sumenep, mengaku mendapat perlakuan kurang menyenangkan oleh keluarga mantan suaminya yang juga berasal dari desa yang sama.

 Informasi yang dihimpun wartawan surabayapagi dengan kakak korban Sutrisno, kepada Surabaya pagi pihaknya menceritakan bahwa Suriyani, adiknya menerima perlakuan yang kurang enak dari saudara mantan suaminya.

 ‘’Suriyani sempat membeli pasak cerai terhadap suaminya Sumawi karena diduga kurang bertanggungjawab atas dirinya dan ketiga anaknya,’’ jelasnya.

 Kata Tris, sapaan akrabnya, adiknya resmi bercerai dengan Sumawi kurang lebih tiga bulanan, sejak perceraian itu anak bungsunya ada di pihak suaminya.

 Sementara kedua anaknya ada di pesantren, dan yang bungsu masih berusia 4 tahun itu rencananya mau diajak ke kakaknya di pesantren untuk kunjungan setiap hari Jumat.

 Namun, kata dia, pada saat adik saya mendatangi rumah mantan suaminya, tak terelakkan tiba di depan rumah mantan suaminya. Terjadi cekcok mulut dengan saudara mantan suaminya yang berujung kepada pengeroyokan. 

Kata dia, pihaknya merasa kaget, mendengar info, kalau adiknya di aniaya oleh saudara mantan suaminya sampai terjatuh dan kepalanya terbentur ke dinding keramik yang mengakibatkan kepalanya bocor. 

 ‘’Melihat adik saya tak sadarkan diri, maka keluarga segera membawa adik saya ke Puskesmas Gapura’’ jelasnya..

 "Kurang lebih enam hari di Puskesmas Gapura kondisi adik saya belum juga pulih dan sering mengalami pusing-pusing di kepalanya,  sampai pada akhirnya pihak pustu Gapura merujuk pasien ke RSUD. Moh. Anwar Sumenep," tambahnya.

 Dikatakan Tris, kondisi adiknya sangat memprihatinkan, tubuhnya terasa lemah dan pusing, bahkan nyeri di kepalanya akibat luka yang dalam dan bekas jahitan.  

"Di RSUD. Moh. Anwar adik saya sudah empat hari, Alhamdulillah dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh tim Medis.  Meski sebelumnya, sempat tak sadarkan diri," ungkapnya.

 Selain itu, kata dia, selama kurang lebih empat hari korban sudah menghabiskan empat kantong darah. 

 Untuk diketahui, terjadinya dugaan pengeroyokan terhadap korban Suriyani itu pada hari Jumat (14/01/2022) sekitar pukul 11.30 WIB pagi.

 Kemudian, Adik Kandung Suriyani, Sudarsono melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Sumenep pada hari yang sama pada pukul 16.00 WIB.

 Dalam laporan tersebut, Sudarsono melaporkan tiga orang pelaku pengeroyokan adiknya itu, ketiga orang tersebut berinisial (S/S dan N) ketiga pelaku itu tak lain masih saudara mantan suaminya Suriyani.

 "Saya hanya ingin menuntut keadilan dan kebijakan hukum yang berlaku, agar ketiga pelaku pengeroyokan mendapat sanksi hukum atas perbuatannya," pungkasnya.

 Sampai berita ini ditulis, konfirmasi ke pihak Polres sumenep belum mendapat tanggapan.

 Kabag Humas Polres sumenep, Widiarti tidak menjawab WhatsApp mengenai pelaporan dugaan pengeroyokan yang dilakukan tiga pelaku yang diduga kuat saudara mantan suami dari Suriyani. (ar)

Berita Terbaru

MUI Lamongan Sambangi PCNU, Bahas Tawuran Perguruan Silat hingga Peredaran Miras

MUI Lamongan Sambangi PCNU, Bahas Tawuran Perguruan Silat hingga Peredaran Miras

Sabtu, 17 Okt 2026 19:54 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan  – Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lamongan melakukan silaturahmi dan audiensi dengan Pengurus Cabang Na…

Industri Perhiasan Bidik Tren 2027, Desain Ringan dan Batu Permata Buatan Jadi Alternatif

Industri Perhiasan Bidik Tren 2027, Desain Ringan dan Batu Permata Buatan Jadi Alternatif

Sabtu, 17 Okt 2026 19:51 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:51 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Industri perhiasan bersiap menghadapi perubahan tren pada 2027. Desain berukuran besar dengan bobot lebih ringan, pilihan warna yang s…

Favehotel Sidoarjo Hadirkan Family Room Akomodasi Spesial Untuk Tamu berkeluarga

Favehotel Sidoarjo Hadirkan Family Room Akomodasi Spesial Untuk Tamu berkeluarga

Sabtu, 17 Okt 2026 19:15 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Favehotel Sidoarjo selalu berinovasi untuk memberikan pengalaman menginap yang menarik dan menyenangkan bagi para tamu …

Polres Blitar Kota Ungkap Pelaku Pembuang Bayi Perempuan Terbungkus Plastik, Pelaku Berstatus Mahasiswi

Polres Blitar Kota Ungkap Pelaku Pembuang Bayi Perempuan Terbungkus Plastik, Pelaku Berstatus Mahasiswi

Sabtu, 17 Okt 2026 13:25 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 13:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Tak kurang waktu dari 24 Jam, Unit PPA Sat.Reskrim Polres Blitar Kota bersama dengan Polsek Srengat berhasil mengungkap pelaku…

Sambangi Media Center Mojokerto, AKBP Herdiawan Pamitan Mutasi ke Polda Jatim

Sambangi Media Center Mojokerto, AKBP Herdiawan Pamitan Mutasi ke Polda Jatim

Sabtu, 17 Okt 2026 12:27 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 12:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto, – Mantan Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Herdiawan Arifianto, S.H., S.I.K., M.H., berpamitan kepada wartawan yang tergabung da…

Penjaga Parkir di Surabaya Terima Bantuan Bedah Rumah, Nur Fadillah: Terima Kasih Pak Prabowo

Penjaga Parkir di Surabaya Terima Bantuan Bedah Rumah, Nur Fadillah: Terima Kasih Pak Prabowo

Sabtu, 17 Okt 2026 11:47 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 11:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Harapan Nur Fadillah untuk memiliki rumah yang layak huni mulai menemukan titik terang. Perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai p…