Keluarga Korban Penganiayaan Tak Terima Jika Pelaku Tak Dapat Sanksi Hukum

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Keluarga Korban penganiayaan Sudarsono dan kakaknya Sutrisno saat di RSUD.Moh. Anwar Sumenep. SP/Ainur Rahman
Keluarga Korban penganiayaan Sudarsono dan kakaknya Sutrisno saat di RSUD.Moh. Anwar Sumenep. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYA PAGI, Sumenep - Sudarsono, adik dari korban Suriyani mengaku kecewa dengan pekerjaan aparat kepolisian di kab. Sumenep.

Kepada Surabaya pagi, Sudarsono itu mengatakan, bahwa saat kakaknya Suriyani dilarikan ke Pustu Gapura dan dilakukan visum oleh pihak kepolisian, setelah itu saya laporkan. 

"Saya tak paham Mas, hasil visum dibawa pihak kepolisian, dan kakak saya kepalanya sampai bocor, bayangkan ada delapan jahitan di kepalanya, yang sampai saat ini merasakan pusing dan nyeri," jelasnya, Selasa (25/01).

Menurut Darsono, setelah pihaknya melaporkan ketiga pelaku pengeroyokan ke pihak berwajib, berharap agar ketiga pelaku pengeroyokan itu dikenakan sanksi hukum.

"Saya lapor insiden ini ke polisi, hanya ingin memberikan pelajaran kepada pelaku, agar tidak melakukan semena-mena kepada orang lain,’’ ujarnya.

Semestinya,kata dia, penegak hukum harus tanggap sebab ini sudah jelas motif penganiayaan.“‘Sebab kakak saya sendiri lawan tiga orang, jelas kalah dan kakak saya jadi korbannya,’’jelasnya.

"Saya butuh perlindungan dan keadilan secara hukum, makanya saya melaporkan peristiwa itu ke Polres, agar keluarga saya dan kakak saya dalam perlindungan yang berwajib, " kilahnya

Bahkan, kata dia, pihaknya meminta Polres Sumenep, untuk melakukan tindakan tegas bagi siapa saja yang melanggar hukum.

" Keluarga saya dari pihak Korban, hanya ingin, agar ketiga pelaku itu disidik dan diberikan sanksi hukum sesuai dengan pasal dan kesalahannya, sebab sampai saat ini pelaku tetap santai seakan tak berdosa, ini yang bikin keluarga dari pihak korban sedikit kecewa dengan lambannya penanganan Polres Sumenep,’’ pungkasnya.

Melalui Kabag Humas Polres Sumenep, AKP. Widiarti, kepada reporter surabaya pagi,  mengatakan Info dari penyidik, bahwa korban belum bisa di mintai keterangan.

"Info dari penyidik, korban Suriyani belum bisa dimintai keterangan, kapan kira-kira bisa diminta keterangannya," pungkasnya. (Ar)

Berita Terbaru

Surabaya Terapkan Penandaan NIK Penunggak Nafkah, Begini Tahapan dan Dasar Hukumnya

Surabaya Terapkan Penandaan NIK Penunggak Nafkah, Begini Tahapan dan Dasar Hukumnya

Senin, 08 Jun 2026 19:10 WIB

Senin, 08 Jun 2026 19:10 WIB

Surabaya Pagi.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperkuat perlindungan hak anak pascaperceraian melalui mekanisme penandaan data kependudukan bagi…

Intervensi Harga Pangan, Khofifah Pastikan Stok Aman dan Distribusi Lancar Lewat Pasar Murah

Intervensi Harga Pangan, Khofifah Pastikan Stok Aman dan Distribusi Lancar Lewat Pasar Murah

Senin, 08 Jun 2026 19:08 WIB

Senin, 08 Jun 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar pasar murah di Halaman Kelurahan Gunung Anyar, Surabaya, Sabtu (6/6/2026), sebagai upaya m…

Pramuka dan Relawan Suket Teki Nusantara Kolaborasi Lakukan Bedah Tiga Rumah Warga Kurang Mampu di Kota Kediri

Pramuka dan Relawan Suket Teki Nusantara Kolaborasi Lakukan Bedah Tiga Rumah Warga Kurang Mampu di Kota Kediri

Senin, 08 Jun 2026 17:55 WIB

Senin, 08 Jun 2026 17:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri – Perkemahan Wirakarya dalam program bedah rumah bagi warga kurang mampu di Kota Kediri mulai dilaksanakan. Sebanyak tiga rumah yang m…

Rehabilitasi Sekolah Rusak Sedang Proses Tender

Rehabilitasi Sekolah Rusak Sedang Proses Tender

Senin, 08 Jun 2026 17:26 WIB

Senin, 08 Jun 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Sidoarjo tahun ini akan menuntaskan rehabilitasi sekolah rusak. Puluhan sekolah…

Bupati Gresik Dorong SPPG Jadi Contoh Pengelolaan Sampah Berbasis Lingkungan

Bupati Gresik Dorong SPPG Jadi Contoh Pengelolaan Sampah Berbasis Lingkungan

Senin, 08 Jun 2026 17:19 WIB

Senin, 08 Jun 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pemkab Gresik terus memperkuat implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menekankan aspek keberlanjutan lingkungan. B…

Tetap Genjot PAD, Pemkot Malang Pastikan Tak Naikkan Pajak Kendaraan 2026

Tetap Genjot PAD, Pemkot Malang Pastikan Tak Naikkan Pajak Kendaraan 2026

Senin, 08 Jun 2026 15:34 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Terkait isu kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) maupun Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) pada tahun 2026, Pemerintah…