Keluarga Korban Penganiayaan Desak Polisi segera Tangkap para Pelaku

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Keluarga Besar Suriyani di Dusun Panggung paloloan Gapura kab. Sumenep. SP/Ainur Rahman
Keluarga Besar Suriyani di Dusun Panggung paloloan Gapura kab. Sumenep. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Kasus penganiayaan yang menimpa Suriyani (39) warga Dusun Panggung Paloloan Gapura Sumenep masih belum ada kejelasan. Pasalnya, hingga kini polisi masih belum menangkap para pelaku.

Atas hal tersebut, Sutrisno, kakak Suriyani mendesak Polres Sumenep agar segera menangkap para pelaku. Pasalnya, usai dianiaya para pelaku, korban tak berani pulang ke rumahnya sendiri, mereka bersama keluarga besarnya tinggal di rumah kakaknya Sutrisno di Desa Banjar Timur Gapura Sumenep.

"Saya dan keluarga besar sepertinya belum bisa memaafkan, jika pelaku penganiayaan terhadap adik saya itu belum mendapatkan sanksi hukum," tegasnya.

“Seharusnya kata dia, Jika semua berkas dan aduan pelaporan keluarga saya sudah ditangani pihak Polres, tinggal apa lagi. Semestinya pihak polres itu lebih sigap dalam menangani persoalan yang sudah jelas dimejahijaukan,” imbuhnya.

Sutrisno  menuding pihak Polres lemot dalam menangani kasus penganiayaan yang menimpa adiknya dan membiarkan ketiga pelaku itu bebas dari jeratan hukum.

"Padahal waktu adik saya di RSUD Sumenep, sempat ada dari pihak kepolisian kalau tak salah pak Teguh namanya,  meminta keterangan adik saya sebagai korban".

Namun hingga kini belum ada pemeriksaan ataupun pemanggilan kepada tiga pelaku. Artinya pihak Polres  Sumenep, kurang serius dalam menangani kasus.

"Ini masalah jiwa, adik saya psikisnya terancam, dan ketakutan pulang ke rumahnya yang berdempetan dengan rumah mantan suaminya".

Terpisah Ketua LPH RI Jatim, Drs. Ec. Moh. Anwar kepada Surabaya Pagi mengatakan, sejauh ini pihak Polres Sumenep belum ada tindakan persuasif terhadap korban penganiayaan yang menimpa Suriyani.

Anwar sapaan akrabnya mengatakan, pihak kepolisian atas nama Pak Teguh sempat mendatangi korban di RSUD kemarin Sabtu 22 Januari 2022 dan sudah menginterogasi korban, namun sampai saat ini masih belum ada kejelasan proses hukumnya.

"Saya hanya ingin agar ketiga pelaku penganiayaan tersebut diamankan ke Polres, agar kedepannya lebih berhati-hati dalam bertindak" pungkasnya

Sementara Kabag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti, belum merespon konfirmasi pemberitaan melalui WhatsApp pribadinya. AR

Berita Terbaru

Jaga Pembangunan di Tengah Tantangan Fiskal, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Jaga Pembangunan di Tengah Tantangan Fiskal, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Kamis, 23 Apr 2026 08:20 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 08:20 WIB

Surabaya Pagi - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tengah mengkaji skema Kerja Sama Pemerintah-Badan Usaha (KPBU) dengan pola Availability Payment (AP) sebagai…

Dua Kombes Nyamar Ojek Online, Buru Mafia Sabu

Dua Kombes Nyamar Ojek Online, Buru Mafia Sabu

Rabu, 22 Apr 2026 23:05 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 23:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Petugas Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, telah melakukan pemeriksaan X-ray terhadap paket tersebut dan ternyata benar paket t…

Purbaya, tak Mau Pemerintah Dianggap tak Lakukan apapun Dorong Pertumbuhan

Purbaya, tak Mau Pemerintah Dianggap tak Lakukan apapun Dorong Pertumbuhan

Rabu, 22 Apr 2026 22:58 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Menkeu Purbaya mengaku tidak suka jika ada yang menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia mentok di kisaran 5%. Menurutnya, pernyataan …

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 Apr 2026 22:51 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) turut memastikan kelancaran pelaksanaan Tes Kompetensi A…

Pakaian Show Madonna hilang di Coachella

Pakaian Show Madonna hilang di Coachella

Rabu, 22 Apr 2026 22:41 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:41 WIB

SURABAYAPAGI.com – Departemen Kepolisian di California, AS, menyelidiki laporan hilangnya dua tas berisi set pakaian dan perhiasan dari arsip lama milik M…

Prediksi Chaos JK, Antara Peringatan konstruktif dan Provokasi

Prediksi Chaos JK, Antara Peringatan konstruktif dan Provokasi

Rabu, 22 Apr 2026 22:27 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Pernyataan JK mengenai potensi situasi "chaos" pada periode Juli-Agustus 2026, hingga Rabu (22/4) masih menjadi perhatian pakar . K…