Pandemi, Toko Buku dan Peralatan Sekolah Pasar Blauran Rugi 90 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Caption : Suasana toko buku bekas blauran dan stand yang tutup sementara pasca pandemi. SP/ RIA SUKMASARI
Caption : Suasana toko buku bekas blauran dan stand yang tutup sementara pasca pandemi. SP/ RIA SUKMASARI

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Hakim, Pengurus pasar blauran sekaligus Ketua KPPSS (Kumpulan Pedagang Pasar Seluruh Surabaya) ini mengaku, pasca pandemi mengalami penurunan sebanyak 90 persen. 

Menurutnya hal ini karena pembelajaran sekolah sekarang diselenggarakan secara daring. Yang biasanya murid-murid sekolah diberi tugas untuk mengerjakan tugas langsung di buku paket yang sudah diberi referensi oleh sekolah kemudian mereka mencarinya ke toko buku namun saat ini semua serba online. 

Saat pergantian ajaran baru seperti masa sekarang ini yang biasanya pasar blauran ramai dikunjungi untuk belanja buku dan perlengkapan sekolah, kini sudah tidak lagi seperti dulu.

"Saat ini sebenarnya adalah musimnya,   tapi karena pandemi jadi sepi. apa apa serba online sekarang. Yang paling berdampak karena pandemi terutama adalah pedagang alat kebutuhan sekolah. orang-orang belanja tas, sepatu dan seragam sekolah juga nggak ada. Sampai-sampai penjual es dawet di depan stand buku bekas blauran yang seringkali ramai dikunjungi para pencari buku setelah berbelanja juga tutup karena sepi sejak pandemi," ungkap Hakim 

Sama halnya dengan pedagang buku pasar blauran, penurunan daya beli kebutuhan sekolah juga dialami Toko Seragam Purnama di Pusat Grosir Surabaya lantai 3.

 Penjaga toko yang tidak mau disebutkan namanya ini mengungkapkan semenjak pandemi yang biasa omsetnya bisa mencapai puluhan juta turun hingga menjadi satu jutaan saja. 

"Dulu sebelum pandemi rame, bisa 10-20 juta tapi sekarang rata-rata satu hari hanya satu juta," ungkapnya.ria

 

 

 

Berita Terbaru

Peringati Hari Lingkungan Hidup, PLN Perkuat Komitmen ESG Melalui GI ANDAL dan Aksi Penghijauan

Peringati Hari Lingkungan Hidup, PLN Perkuat Komitmen ESG Melalui GI ANDAL dan Aksi Penghijauan

Selasa, 09 Jun 2026 19:18 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 19:18 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur (UIT JBM) melaksanakan kegiatan Gardu…

Petisi Tolak MBG Tembus 31 Ribu Tanda Tangan, BEM Unair Desak Evaluasi Serius Pemerintah

Petisi Tolak MBG Tembus 31 Ribu Tanda Tangan, BEM Unair Desak Evaluasi Serius Pemerintah

Selasa, 09 Jun 2026 19:15 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 19:15 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Petisi yang digagas Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Airlangga (Unair) untuk menghentikan sementara program Makan Bergizi G…

Sidang Tambang Ilegal, Jaksa Sebut Nama PT Merak Jaya Beton

Sidang Tambang Ilegal, Jaksa Sebut Nama PT Merak Jaya Beton

Selasa, 09 Jun 2026 17:17 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:17 WIB

SURABAYA PAGI, Mojokerto – PT Merak Jaya Beton disebut dalam dakwaan JPU (Jaksa Penuntut Umum) dalam sidang di Pengadilan Negeri Mojokerto. Pabrik beton ini d…

Siswa SMKN 1 Sidoarjo Gelar Karya Siswa Buka Service Motor Berkeliling

Siswa SMKN 1 Sidoarjo Gelar Karya Siswa Buka Service Motor Berkeliling

Selasa, 09 Jun 2026 17:13 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Luar biasa program gelar karya siswa profesional sejak masa pendidikan. Siswa SMKN 1 Sidoarjo melakukan layanan perbaikan…

Tahap II Rampung, Kades Jenangan Ponorogo Siap Disidang, Kuasa Hukum Kecewa Tak Ada TSK Baru

Tahap II Rampung, Kades Jenangan Ponorogo Siap Disidang, Kuasa Hukum Kecewa Tak Ada TSK Baru

Selasa, 09 Jun 2026 17:12 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:12 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Proses hukum kasus dugaan korupsi penambangan ilegal di lahan aset desa (tanah kas desa/TKD) Desa Jenangan, Kecamatan Jenangan, K…

Terganjal Lahan, 55 Titik Calon KDKMP di Ponorogo Hingga Kini Belum Terbangun 

Terganjal Lahan, 55 Titik Calon KDKMP di Ponorogo Hingga Kini Belum Terbangun 

Selasa, 09 Jun 2026 17:10 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:10 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Program pembangunan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, masih berjalan lambat. Proyek…