Dukung Kebijakan Pemerintah, Wilmar Gelar Bazar Minyak Goreng Satu Harga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
General Affair PT Wilmar Nabati Indonesia, Andy Mahmud (kiri) dan Unit Business Head PT Wilmar Nabati Indonesia, Ridwan Brandes memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak panik dan berlebihan dalam membeli minyak goreng. SP/Grs
General Affair PT Wilmar Nabati Indonesia, Andy Mahmud (kiri) dan Unit Business Head PT Wilmar Nabati Indonesia, Ridwan Brandes memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak panik dan berlebihan dalam membeli minyak goreng. SP/Grs

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik -  PT Wilmar Nabati Indonesia (WINA) berkomitmen mendukung kebijakan minyak goreng satu harga sesuai keputusan pemerintah. Wujud dukungan itu ditunjukkan melalui bazar minyak goreng satu harga dan operasi pasar yang dilakukan perusahaan, Kamis (3/2)

PT WINA menggelar bazar minyak goreng dengan harga Rp 14.000 per liter di halaman perusahaan. Kegiatan ini mendapat sambutan dan antusiasme tinggi dari masyarakat di wilayah ring satu. Alhasil kurang dari 2 jam, 1.000 liter minyak goreng yang disediakan oleh perusahaan ludes. 

Unit Business Head PT Wilmar Nabati Indonesia, Ridwan Brandes mengatakan, kegiatan operasi pasar ini digelar sebagai bentuk dukungan PT WINA pada pemerintah yang telah menerapkan kebijakan minyak goreng satu harga.  "Meskipun saat ini harga bahan baku mengalami kenaikan namun kami tetap mendukung dan mengamankan kebijakan pemerintah," ujar Ridwan.  

Pada operasi pasar kali ini, PT WINA  menyiapkan sedikitnya 1.000 liter minyak goreng yang terbagi kedalam dua merk yakni Sania dan Fortune. Disebutkan, untuk minyak goreng Sania bisa dibeli oleh masyarakat dengan harga Rp 14.000 per liter sedangkan untuk merk Fortune kemasan ekonomis dijual Rp 13.500 per liter.  "Kegiatan operasi pasar ini akan terus kami lakukan, baik di lingkungan sekitar perusahaan maupun di desa-desa bekerjasama dengan pemerintah daerah maupun provinsi," imbuhnya.  

Ridwan berharap melalui operasi pasar ini fenomena "panic buying" yang saat ini tengah terjadi bisa segera normal. Sehingga masyarakat tidak perlu membeli minyak goreng dalam jumlah banyak yang justru akan membuat warga lain tidak kebagian.  

"Dalam melakukan operasi pasar ini sama sekali tidak mempengaruhi supply kami ke pasar ritel," jelasnya.  

Ditempat yang sama, General Affair PT Wilmar Nabati Indonesia, Andy Mahmud menambahkan, demi tertibnya kegiatan bazar minyak goreng satu harga ini setiap warga hanya boleh membeli dua liter minyak goreng. Selain itu pembeli juga diwajibkan membawa KTP untuk di data identitasnya. 

"Kami melakukan skrining kepada pembeli agar tidak ada yang membeli lebih. Sehingga semua bisa kebagian," kata Andy.  

Disamping itu pihaknya juga melakukan penerapan protokol kesehatan yang ketat bagi setiap pembeli yang datang. Diantaranya mengecek suhu tubuh, menyemprotkan hand sanitizer, mengatur tempat duduk agar berjarak dan mewajibkan penggunaan masker. 

"Wilmar tidak akan berhenti disini saja, bersama pemerintah kami akan terus keliling dan mengurai permasalahan tingginya harga minyak goreng," tandasnya.

Berita Terbaru

Aniaya Istri hingga Tewas, Suami di Blitar Jadi Tersangka

Aniaya Istri hingga Tewas, Suami di Blitar Jadi Tersangka

Kamis, 05 Feb 2026 17:48 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 17:48 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Setelah dilakukan pemeriksaan P warga Desa mBoro Kec.Selorerjo Kabupaten Blitar, yang telah membunuh SN istrinya, dengan beberapa…

Pohon Pisang Jadi "Monumen Kekecewaan" Jalan Rusak di Madiun Viral

Pohon Pisang Jadi "Monumen Kekecewaan" Jalan Rusak di Madiun Viral

Kamis, 05 Feb 2026 16:40 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 16:40 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun- ‎Sebuah foto jalan berlubang yang ditanami pohon pisang di RT 3 Desa Sidomulyo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, viral di media s…

Jabat Ketum IKBA UNTAG Dorong Kaum Intelektual Bangun Negeri Lebih Baik

Jabat Ketum IKBA UNTAG Dorong Kaum Intelektual Bangun Negeri Lebih Baik

Kamis, 05 Feb 2026 15:33 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Anggota Komisi B DPRD Sidoarjo Kusumo Adi Nugroho, S.E, yang juga politisi PDI Perjuangan ini, berjibaku menggerakkan kaum…

Gelapkan Uang Ratusan Juta, Admin Toko Keramik Mojokerto Terancam 2 tahun Kurungan

Gelapkan Uang Ratusan Juta, Admin Toko Keramik Mojokerto Terancam 2 tahun Kurungan

Kamis, 05 Feb 2026 15:15 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 15:15 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto- Sidang putusan kasus dugaan penggelapan dengan terdakwa Laili Dwi Anggraini Binti M. Amanu di Pengadilan Negeri Mojokerto ditunda…

Kapolres Gresik Pimpin Pembagian Helm Gratis dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026

Kapolres Gresik Pimpin Pembagian Helm Gratis dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026

Kamis, 05 Feb 2026 14:40 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 14:40 WIB

SURABAYAPAGI, Gresik – Upaya Polres Gresik dalam meningkatkan keselamatan berlalu lintas kembali diwujudkan melalui kegiatan simpatik di hari kedua pelaksanaan …

MPR RI Kaji Obligasi Daerah untuk Perkuat Kemandirian Fiskal dan Pembiayaan Pembangunan

MPR RI Kaji Obligasi Daerah untuk Perkuat Kemandirian Fiskal dan Pembiayaan Pembangunan

Kamis, 05 Feb 2026 14:01 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 14:01 WIB

Surabaya – Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) menggelar Sarasehan Kebangsaan bertema “Obligasi Daerah sebagai Salah Satu Alternatif Pem…