Omicron Picu Disfungsi Ereksi pada Pria

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Omicron mengganas, Pemkot Surabaya Sebar Swab Hunter di pusat keramaian, salah satunya di Warkop di wilayah Ngagel, kemarin. Mereka yang terjaring razia langsung di-swab. SP/Amin
Omicron mengganas, Pemkot Surabaya Sebar Swab Hunter di pusat keramaian, salah satunya di Warkop di wilayah Ngagel, kemarin. Mereka yang terjaring razia langsung di-swab. SP/Amin

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Omicron diyakini berpengaruh pada  alat reproduksi pria atau penis. Demikian dikatakan Dokter Spesialis Andrologi Rumah Sakit Siloam Surabaya, dr. Onasis Sudarto, Sp.And.

Menurutnya, ada tiga alasan utama mengapa terjadi perubahan pada alat reproduksi pria yang terkonfirmasi positif covid-19 khususnya varian Omicron.

Pertama adalah covid-19 varian Omicron mempengaruhi sistem vaskular (pembuluh darah_red) pria. Hal ini kemudian dikenal dengan efek vaskular.

"Fungsi ereksi merupakan salah satu prediktor penyakit jantung, sehingga dapat dikatakan sistem vaskular dan sistem reproduksi saling berhubungan. Nah, COVID-19 menyebabkan hiperinflamasi di seluruh tubuh, terutama di jantung dan otot di sekitarnya," kata dr. Onasis kepada Surabaya Pagi, Kamis (10/02/2021).

"Pengaruhnya ini akhirnya membuat suplai darah ke penis tersumbat atau menyempit, sebagai akibat dari kondisi pembuluh darah yang memburuk karena infeksi virus," tambahnya lagi.

Penyebab kedua kata dr. Onasis adalah kondisi psikologi dari pria. Perlu diketahui, dampak psikologis pria dan wanita ketika terkena covid-19 sangat berbeda. Pria dinilai memiliki tingkat psikologi dalam hal ini stres, depresi dan kecemasan yang lebih parah dari wanita.

Hal ini terjadi karena secara geneologi, pria memiliki tanggungjawab lebih besar dari pada wanita. Sehingga ketika pria terkonfimasi positif covid-19, maka secara otomatis tanggung jawab sebagai pencari nafkah akan terhambat. Hal inilah yang membuat tingkat stres atau dpresi pria lebih tinggi daripada wanita.

"Jangan salah loh mas, aktivitas seksual erat kaitannya dengan kesehatan mental dan psikologi. Stres, kecemasan, dan depresi yang terjadi oleh virus itu dapat mempengaruhi tingkat seksualitas sesorang. Akibatnya disfungsi ereksi bisa terjadi mas, ya karena itu tadi, suasana hati yang buruk," katanya menjelaskan.

Selain dua faktor di atas, ada pula penyebab ketiga yakni adanya penurunan kesehatan secara menyeluruh. Pria yang memiliki kondisi kesehatan yang buruk atau memiliki penyakit bawaan (komorbid) akan memiliki potensi mengalami disfungsi ereksi manakala terkena virus covid-19.

Karena secara sistem reproduksi, disfungsi ereksi biasanya terjadi akibat gejala dari masalah atau penyakit yang mendasarinya.

"Pria yang memiliki kondisi kesehatan yang buruk berisiko lebih besar akan kondisi ini, serta berisiko memiliki reaksi parah akibat covid-19. Karena virus dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan, penurunan kesehatan secara keseluruhan dan juga dapat memengaruhi risiko disfungsi ereksi dan komplikasi lainnya," ujarnya.

Penyebab lain yang perlu dikhawatirkan pasca terkonfirmasi positif adalah potensi kerusakan testis. Kendati begitu, ia menyampaikan masih terlalu dini untuk mengetahui apakah kerusakan tersebut bersifat permanen, sementara, atau dapat memengaruhi kesuburan.

Tak hanya itu saja, faktor usia juga merupakan aspek penting untuk dipertimbangkan. Karena semakin tinggi usia semakin rentan terkena penyakit. Hal ini merupakan salah satu faktor risiko terjadinya disfungsi ereksi.

"Karena ada penelitian yang menyebutkan bahwa kemungkinan ada efek kardiovaskular dan efek medis lain akibat covid-19. Tapi masih terlalu dini untuk mengatakan apa sebenarnya semua efek jangka panjangnya atau hanya sementara dan tidak permanen," pungkasnya.

Apa yang dikatakan Onasis, selaras dengan kesimpulan yang dirilis para ahli asal University College London.

 

 

 

Mengecil

Dalam rilisan tersebut, disebutkan bahwa virus covid-19 varian Omicron dapat membuat penis pria mengalami penurunan ukuran yang signifikan atau semakin mengecil.

Dari survey yang dilakukan kepada 3.400 orang positif covid-19, ditemukan 200 orang atau sekitar 5% pria mengalami perubahan ukuran penis yang semakin mengecil. Para ahli mengklaim, perubahan ukuran tersebut akibat efek domino dari kerusakan pembuluh darah saat terserang virus covid-19 varian Omicron.

Selain penis yang mengecil, para ahli juga menemukan adanya disfungsi ereksi pada pria yang terkonfirmasi positif covid-19. Dan lagi-lagi, penyebab disfungsi ereksi akibat adanya serangan virus pada pembuluh darah sehingga menyebabkan aliran darah ke alat kelamin pria terhambat. Hal inilah yang memgakibatkan terjadinya disfungsi ereksi.

Tak hanya itu saja, varian Omicron juga berakibat pada pembekuan darah pada penis. Musababnya, varian Omicron dinilai mampu memasuki sel-sel endotel pembuluh darah sehingga membuat sel tersebut berhenti bekerja.

Sebagai informasi, sel endotel merupakan salah satu sel yang berada di pembuluh darah. Fungsi utama sel endotel adalah mengontrol kelancaran aliran darah. Oleh karenanya bila sel tersebut mengalami gangguan akibat serangan virus, maka aliran darah akan terhambat dan mempengaruhi kondisi tubuh seseorang. sem

Berita Terbaru

KPK Geledah Rumah Kadiskominfo, Sita 2 HP dan Dokumen SPPD

KPK Geledah Rumah Kadiskominfo, Sita 2 HP dan Dokumen SPPD

Senin, 06 Apr 2026 17:54 WIB

Senin, 06 Apr 2026 17:54 WIB

‎SURABAYAPAGI, Kota Madiun – KPK menyita dua handphone dan dokumen SPPD saat menggeledah rumah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mad…

Warga Tolak KKMP di Lapangan Josenan, Kelurahan Pilih Pending Proyek ‎

Warga Tolak KKMP di Lapangan Josenan, Kelurahan Pilih Pending Proyek ‎

Senin, 06 Apr 2026 17:52 WIB

Senin, 06 Apr 2026 17:52 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun –Rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madiun ditolak warga. Pem…

Jelang Keberangkatan, Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Belum Terima Seragam

Jelang Keberangkatan, Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Belum Terima Seragam

Senin, 06 Apr 2026 16:04 WIB

Senin, 06 Apr 2026 16:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjelang keberangkatan ibadah haji 1447 H tahun 2026, ratusan calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Lamongan, dilaporkan belum…

Nekat Seberangi Palpin Rel KA Sambil Angkat Sepeda, Kakek 74 Tahun Tewas Disambar Kereta Api

Nekat Seberangi Palpin Rel KA Sambil Angkat Sepeda, Kakek 74 Tahun Tewas Disambar Kereta Api

Senin, 06 Apr 2026 15:45 WIB

Senin, 06 Apr 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nandam 74 warga Desa Bendosari Kec.Sanankulon Kab.Blitar nekat seberangi Rel KA yang tak berpalang pintu, yang berujung tertemper…

PMI Kota Mojokerto Lampaui Target Kuartal I, Optimistis Capai 22 Ribu Kantong Darah di 2026

PMI Kota Mojokerto Lampaui Target Kuartal I, Optimistis Capai 22 Ribu Kantong Darah di 2026

Senin, 06 Apr 2026 15:39 WIB

Senin, 06 Apr 2026 15:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Kinerja Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Mojokerto menunjukkan capaian positif di awal tahun 2026. Hingga kuartal pertama, PMI…

Tak Dukung Digitalisasi Parkir, Dishub Catat 600 Jukir di Surabaya Dibekukan

Tak Dukung Digitalisasi Parkir, Dishub Catat 600 Jukir di Surabaya Dibekukan

Senin, 06 Apr 2026 15:24 WIB

Senin, 06 Apr 2026 15:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai langkah menuju era digitalisasi, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Perhubungan (Dishub) gencar melakukan…