DiskopUKMPerindag Gelar Diklat SKKNI dan Uji Kompetensi Koperasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Diskopukmperindag Kota Mojokerto, Ani Wijaya saat membuka diklta SKKNI Koperasi. SP/Dwy AS
Kepala Diskopukmperindag Kota Mojokerto, Ani Wijaya saat membuka diklta SKKNI Koperasi. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Dinas Koperasi, UKM Perindustrian dan Perdagangan (DiskopUKMPerindag) Kota Mojokerto mengadakan program Diklat Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

Program tersebut dikhususkan bagi pengelola koperasi simpan pinjam (KSP) dan Unit Simpan Pinjam (USP) sebagai upaya peningkatan standart dan kompetensi pengurus koperasi. Sebanyak 30 pengurus koperasi akan digembleng selama 2 hari, Senin dan Selasa (14-15/2/2022) di Aula DiskopUKMPerindag untuk dibekali materi prinsip-prinsip pengelolaan organisasi dan manajemen koperasi jasa keuangan, mengelola modal sendiri, mengelola simpanan berjangka dan tabungan koperasi serta mengevaluasi RK RAPB.

Kepala Bidang Bina Koperasi Diskopukmperindag Kota Mojokerto, Helmi mengatakan setelah pelatihan selama dua hari, sejumlah peserta langsung mengikuti uji kompetensi selama dua hari pula.

"Tahun ini yang ikut diklat 30 peserta dan yang ikut uji kompetensi sebanyak 15 peserta. Dan ada juga 25 orang yang melakukan perpanjangan sertifikat SKKNI," terangnya.

Helmi menyebut diklat SKKNI ini sesuai dengan amanat Kemenkop 49 tahun 2021 tentang perijinan berusaha berbasis resiko.

"Disitu disebutkan bahwa perijinan usaha SP/USP disyaratkan pengelolanya wajib mempunyai sertifikat kompetensi. Dan dalam rangka meningkatkan kualitas SDM pengelola koperasi, maka dipandang perlu mengadakan diklat SKKNI bagi pengelola kopersi jasa keuangan," terangnya.

Sementara itu, Kepala DiskopUKMPerindag Kota Mojokerto, Ani Wijaya menyambut baik kegiatan ini. Karena menurutnya SDM pengurus adalah tulang punggung koperasi sehingga jika SDMnya mumpuni maka akan berpengaruh terhadap kualitas manajemen koperasinya.

"Tahun ini yang mendaftar ujian kompetensi jumlahnya melonjak drastis dibanding tahun sebelumnya. Karena tahun lalu yang ikut SKKNi 25 orang tapi yang ikut uji kompetensi hanya 5 orang," tegasnya.

Ani berharap seluruh koperasi di Kota Mojokerto bisa meningkatkan kompetensinya. Untuk itu, selain menggencarkan Diklat, tahun ini pihaknya akan fokus melakukan peningkatan pendampingan dan pengawasan.

"Dari 188 koperasi, yang aktif 142 koperasi dan yang statusnya sehat hanya 12 saja. Ini sangat memprihatinkan sehingga saya mohon bantuan seluruh pengurus koperasi untuk meningkatkan standart dan kompetensinya. Mohon yang ikut diklat kali ini, ilmunya bisa digetok tularkan kepada pengurus koperasi lainnya," harapnya.

Ani menargetkan tahun ini jumlah koperasi yang sehat harus bisa dinaikkan dua kali lipat. Salah satunya dengan meningkatkan metode coaching clinic. Sehingga sasaran pembinaan jelas dan penentuan treatmentnya juga tepat sasaran.

"Treatment antara koperasi yang sehat, cukup sehat dan kurang sehat harus beda. Pun demikian dengan koperasi yang sudah tidak aktif lagi, harus ada penyelesaian yang jelas, sehingga tidak menggantung terus. Karena catatan kita ada 47 koperasi yang statusnya menggantung alias tidak aktif," pungkasnya. Dwi

Berita Terbaru

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kesehatan gigi dinilai menjadi salah satu faktor penentu untuk mencegah stunting dan mendukung tumbuh kembang anak. Karena itu K…

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Komisi D DPRD Jawa Timur memastikan akan turun tangan menyikapi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Solar yang t…

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAI.com, Blitar – Gempa berskala 5.6 SR di Pacitan sore tadi ( Sabtu 27 Juni 2026), pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun p…

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang dugaan korupsi berkedok CSR yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi mengungkap adanya kode “PWL” atau Petunjuk Pak Wali…

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Maidi disebut memberi petunjuk langsung terkait pengerjaan urugan di TPA Winongo senilai Rp600 juta yang diklaim sebagai CSR dari PT…

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – DPRD Jawa Timur menyoroti masih adanya anggaran daerah senilai Rp2,05 triliun tidak terserap hingga akhir Tahun Anggaran 2025. R…