Kesembuhan Anak Surabaya dari Omicron, Cukup Tinggi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Vaksinasi pada anak yang gencar dilakukan di Surabaya.
Vaksinasi pada anak yang gencar dilakukan di Surabaya.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jember- Kasus Omicron pada anak-anak, terkait tingkat kesembuhannya cukup tinggi. Ditemukan, rata-rata tingkat kesembuhan pada kasus konfirmasi dengan gejala asimptomatik dan ringan, membutuhkan waktu selama 3-7 hari. Kepada orang tua anak tetap disarankan untuk melakukan isolasi mandiri selama 10-14 hari.

"Ini merupakan masa isolasi optimal meskipun hasil swab sudah negatif. Bahkan ada yang lebih cepat sesuai dengan daya tahan tubuh masing-masing pasien," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Nanik Sukristina, saat mendampingi Walikota Eri Cahyadi, Selasa kemarin (15/2/2022).

Nanik mengatakan bahwa tingkat kesembuhan pada anak-anak sangat tinggi. Sebab, sampai saat ini belum ditemukan kasus yang membutuhkan perawatan khusus pada anak-anak. "

 

 

 

Anak mudah Terpapar

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Nanik Sukristina, mengatakan anak-anak juga mudah terpapar saat di tempat umum atau di ruang publik. "Kegiatan di tempat umum juga mendominasi kasus Omicron pada anak-anak," jelasnya.

Untuk proses penanganannya, lanjut Nanik, anak-anak yang terpapar varian Omicron juga diarahkan untuk melakukan isolasi di tempat isolasi terpusat (isoter), yang telah disediakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, yakni di Hotel Asrama Haji (HAH).

"Ketika melakukan isolasi di HAH, orang tua dapat mendampingi anak-anak mereka disana, hingga anak tersebut dinyatakan sembuh," jelasnya.

 

 

 

Permintaan Wali kota Eri

Sementara Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, meminta orang tua memperhatikan protokol kesehatan (prokes) selama berada di rumah saat mendampingi anak-anak. Sebab kasus omicron di Surabaya didominasi usia 5-17 tahun.

"Rata-rata anak yang terpapar varian Omicron didominasi usia 5-17 tahun. Kasus Omicron pada anak sebesar 17,39 persen, dari total kasus Omicron yang terkonfirmasi di Kota Surabaya," kata Eri, di Surabaya, Selasa, 15 Februari 2022.

 

 

 

Berbahaya Infeksi Bayi

Sementara Ahli Epidemiologi dari Griffith University Australia, dr Dicky Budiman, menjelaskan bahwa Omicron bisa sangat berbahaya jika menginfeksi bayi. Lantas mengapa hal tersebut bisa terjadi?

"Alasan pertama adalah karena bayi hingga saat ini belum layak menerima vaksin Covid-19. Artinya perlindungan tambahan mereka dari vaksin tidak dimiliki," kata dr Dicky,Selasa (15/2/2022).

Kemudian, alasan berikutnya berkaitan dengan anatomi atau kondisi tubuh bayi pada umumnya. Pada usia kurang dari setahun, tubuh bayi masih dalam proses pertumbuhan alias belum sempurna dan ini merugikan jika ada virus yang menginfeksi di saluran pernapasan.

Sialnya, Omicron menyerang tepat di saluran napas. Bahkan, varian Covid-19 dengan kode B.1.1.529 tersebut lebih mudah bereplikasi atau memperbanyak diri di saluran napas sebanyak 70 kali lipat.

"Saluran napas anak di bawah satu tahun itu secara anatomi belum optimal, lalu sempit," ujarnya.

Dengan kondisi tersebut, membuat si bayi yang terpapar Covid-19 varian Omicron berisiko alami penyempitan saluran napas. Sebab, efeknya bisa sesak napas dan kondisi ini fatal sekali. n er, sem, jk

Berita Terbaru

Dukung Digitalisasi Data Bansos Tepat Sasaran, Pemkab Percepat Aktivasi IKD

Dukung Digitalisasi Data Bansos Tepat Sasaran, Pemkab Percepat Aktivasi IKD

Rabu, 14 Okt 2026 14:33 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Guna mendukung digitalisasi data Perlindungan Sosial (Perlinsos) agar penyaluran bantuan sosial (bansos) di kabupaten ini agar lebih…

Tak Sesuai Aturan Berlaku, Satpol PP Surabaya Segel Toko Miras di 3 Lokasi

Tak Sesuai Aturan Berlaku, Satpol PP Surabaya Segel Toko Miras di 3 Lokasi

Rabu, 14 Okt 2026 14:29 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 14:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai bentuk pengawasan terhadap toko minuman beralkohol yang tidak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,…

Lewat Program Jamula, Pemkab Lamongan Tuntaskan Perbaikan 45 Ruas Jalan

Lewat Program Jamula, Pemkab Lamongan Tuntaskan Perbaikan 45 Ruas Jalan

Rabu, 14 Okt 2026 14:24 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 14:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Melalui program Jalan Mantap dan Alus Lamongan (Jamula), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, menuntaskan perbaikan 45 ruas…

Jaga Kelestarian Lingkungan, Pemkot Malang Fokuskan Kelola Sampah Berkelanjutan

Jaga Kelestarian Lingkungan, Pemkot Malang Fokuskan Kelola Sampah Berkelanjutan

Rabu, 14 Okt 2026 14:09 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 14:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai upaya dalam menjaga kelestarian lingkungan, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, telah menyiapkan strategi dalam pengelolaan…

Toko Bangunan di Blitar Dilahap Si Jago Merah, PMK Kerahkan 7 Mobil Damkar Blitar dan Tulungagung 

Toko Bangunan di Blitar Dilahap Si Jago Merah, PMK Kerahkan 7 Mobil Damkar Blitar dan Tulungagung 

Rabu, 14 Okt 2026 14:01 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Peristiwa kebakaran terjadi lagi di wilayah Kabupaten Blitar, kebakaran yang terjadi pada Selasa malam 13 Oktober '26 pukul 19.45…

Munif Syarif Resmi Nahkodai KONI Kabupaten Lamongan, Ajak Semua Stakeholder Majukan Olahraga

Munif Syarif Resmi Nahkodai KONI Kabupaten Lamongan, Ajak Semua Stakeholder Majukan Olahraga

Rabu, 14 Okt 2026 13:59 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 13:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Munif Syarif resmi terpilih sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Lamongan periode 2026–2030 men…