Musrenbang Mekanisme Bottom Up dalam Pemerintahan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat membuka Musrenbang Kecamatan Kranggan. SP/Dwy AS
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat membuka Musrenbang Kecamatan Kranggan. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Musyarawah Perencanaan Pembangungan (Musrenbang) Kecamatan Kranggan digelar pada Rabu (16/2) di Ruang Pertemuan Kantor Kecamatan Kranngan, Jl. Jenderal Sudirman No.40, Kelurahan Kranggan, Kecamatan, Kranggan.

Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari yang hadir untuk membuka acara ini menyampaikan bahwa Musrenbang merupakan mekanisme bottom up dalam pemerintahan. Dimana RPJMD merupakan janji politik wali kota yang menjadi mekanisme top down.

“Kami mendengar dari panjenengan, namun usulan dari panjenengan ini tetap harus disinkronkan dengan RPJMD tidak boleh keluar dari sana. Usulan dari panjenengan mana yang cocok yang sesuai dengan RKPD kita. RKPD ini berasal dari RPJM tadi.”jelas wali kota yang kerap disapa Ning Ita ini.

Lebih jauh Ning Ita menambahkan bahwa RPJMD disusun secara kompleks untuk seluruh kota 18 kelurahan, sedangkan kondisi di masing-masing kelurahan pasti berbeda.

“Program diusulkan sesuai kebutuhan kelurahan karena tidak selalu programnya wali kota ini semuanya bisa diterapkan di semua kelurahan, melihat kondisi masing-masing sesuai potensi dan kebutuhan masyarakatnya. Makanya kita cocokkan melalui forum Musrenbang,”imbuhnya.

Pada kesempatan ini, Ning Ita juga menghimbau agar menyeimbangkan usulan pembangunan baik di bidang fisik, ekonomi maupun sosial budaya dan meminta kepada camat untuk mengarahkan masing-masing kelurahan untuk menseimbangkan usulan-usulan pemabangunan tersebut.

Sebagaimana dilaporkan oleh Camat Kranggan Rachmi Widjajati bahwa dalam Musrenbang tahun ini diikuti oleh 60 orang peserta yang merupakan perwakilan dari masing-masing kelurahan, Kepala Puskesmas serta perwakilan dari masing-masing organisasi masyarakat dan kepemudaan di Kecamatan Kranggan.

“Pra Musrenbang telah dilaksanakan pada 9 Februari 2022 lalu dengan menghasilkan usulan bidang fisik sebanyak 63 usulan, bidang ekonomi 28 usulan, dan 8 usulan dalam bidang sosial budaya dan totalnya adalah sebanyak 99 usulan,”jelas Rachmi.

Ditambahkan oleh Kepala Bappeda Litbang Agung Moeljono bahwa arah pembangunan pada tahun 2023 adalah memantapkan pembangunan Kota Mojokerto yang berdaya saing dengan tata Kelola pemerintahan yang partisipatoris dan peningkatan kesadaran hukum masyarakat untuk ketahanan sosial yang tangguh.

Ia juga menyampaikan bahwa hasil Musrenbang kecamatan akan menjadi pembahasan dalam Musrenbang Kota Mojokerto.

“Hasil dari desk akan kita angkat ke forum perangkat daerah dan juga dilanjutkan pada Musrenbang tingkat kota yang rencanya insyaallah kita mendapatkan jadwal dari provinsi tanggal 24 maret 2022.”tambahnya.

Dalam kesempatan ini, juga hadir Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto Soni Basuki yang menyampaikan dukungan sepenuhnya atas terselenggaranya Musrenbang.

Menurutnya, Musrenbang ini sebagai momentum untuk menampung aspirasi masyarakat yang tersirat harapan agar dapat dilakukan pembangunan secara merata dan pelayanan publik bisa lebih meningkat guna terwujudnya pemerintahan yang baik, bersih dan akuntabel.

“Bagaimana masyarakat bisa menyampaikan aspirasinya dalam proses perencanaan pembangunan yang ada di kota Mojokerto dengan pendekatan secara partisipatif sebagaimana diatur dalam pasal 8 Permendagri nomor 86 tahun 2017, pendekatan partisipatif dilaksanakan dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan dalam proses tahapan perencanaan pembangunan daerah untuk mengakomidir semua aspirasi masyarakat dengan mensinkronkan tema dan prioritas pembangunan di Kota Mojokerto,”pungkas Soni. Dwi

Berita Terbaru

The Nook Cafe Jadi Simbol Konspirasi Orang Dalam, KI Jatim Ikrarkan Keterbukaan Dokumen

The Nook Cafe Jadi Simbol Konspirasi Orang Dalam, KI Jatim Ikrarkan Keterbukaan Dokumen

Rabu, 15 Jul 2026 19:38 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 19:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Putusan Komisi Informasi (KI) Jawa Timur atas sengketa tata ruang Graha Famili bukan sekadar perkara dokumen. Di balik gugatan…

Anggaran Puluhan Miliar, Perbaikan Jalan Baik di Ponorogo Hanya Bertambah 2,5 Hingga 4 Persen

Anggaran Puluhan Miliar, Perbaikan Jalan Baik di Ponorogo Hanya Bertambah 2,5 Hingga 4 Persen

Rabu, 15 Jul 2026 17:31 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 17:31 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mengalokasikan anggaran jumbo berkisar Rp 80 hingga Rp 90 miliar untuk proyek perbaikan…

Dugaan Korupsi Anggaran Desa Mliriprowo, Kejari Sidoarjo Sudah Kantongi Bakal Calon Tersangka

Dugaan Korupsi Anggaran Desa Mliriprowo, Kejari Sidoarjo Sudah Kantongi Bakal Calon Tersangka

Rabu, 15 Jul 2026 16:48 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo memastikan sudah mengantongi nama bakal calon tersangka dalam kasus dugaan korupsi anggaran…

TMMD di Lamongan Fokus Pada Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Desa

TMMD di Lamongan Fokus Pada Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Desa

Rabu, 15 Jul 2026 16:45 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 resmi dibuka oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi melalui upacara, Rabu…

Rokok Ilegal di Lamongan Terus Diburu, Petugas Berhasil Sita 3.040 Batang

Rokok Ilegal di Lamongan Terus Diburu, Petugas Berhasil Sita 3.040 Batang

Rabu, 15 Jul 2026 16:43 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Peredaran rokok ilegal di Lamongan menjamur. Hal itu terbukti dengan keberhasilan petugas mengamankan 3.040 rokok tanpa cukai itu…

Bank Madiun Tinggal Tunggu Izin Dari OJK Untuk Bertranformasi Ke Perseroda 

Bank Madiun Tinggal Tunggu Izin Dari OJK Untuk Bertranformasi Ke Perseroda 

Rabu, 15 Jul 2026 16:23 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:23 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Transformasi Bank Madiun dari Perumda menjadi Perseroda ( PT BPR Bank Daerah Kabupaten Madiun) tinggal tunggu izin operasional dari …