Palsukan Tanda Tangan Istri, Terancam 7 Tahun Penjara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Terdakwa Yap.Yosep Darmawan (dalam HP kiri atas), menjalani sidang  diruang Tirta, PN.Surabaya, secara Vidio call, Senin (21/02/2022). SP/Budi Mulyono
Terdakwa Yap.Yosep Darmawan (dalam HP kiri atas), menjalani sidang  diruang Tirta, PN.Surabaya, secara Vidio call, Senin (21/02/2022). SP/Budi Mulyono

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Sidang perkara penjualan rumah dengan cara memalsukan tanda tangan istri, dengan terdakwa Yap.Yosep Darmawan, digelar secara online di ruang Tirta, PN Surabaya, Senin (21/02/2022). Diduga pemalsuan tanda tangan ini demi penjualan rumah seharga Rp 650 juta,

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Hasan Efendi, dari Kejari Tanjung Perak Surabaya, menyatakan terdakwa telah melakukan tindak pidana. "Memasukan keterangan palsu ke dalam suatu akta otentik, dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain pakai akta itu seolah – olah keteranganya sesuai dengan kebenaran. Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 266 ayat (1)  KUHP,” kata Hasan.

Saksi Stefanus, menjelaskan di persidangan, ia pernah membeli rumah di jalan Kapas Madya seharga Rp 650 juta.Yang mengurus semua adalah RT untuk urusan balik nama, dan yang mengurus semua adalah pihak RW. Saksi Stefanus mulai membayar rumah tersebut tanggal 19 Pebruari 2018, membayar uang muka Rp  250 juta sampai pembayaran lunas Rp 650 juta.

Saksi Terati Ratna Djohan, yang tak lain adalah istri terdakwa, yang melaporkan terdakwa ke polisi, karena telah memalsukan tanda tangannya untuk menjual rumah yang ditempati selama perkawinan sahnya dengan terdakwa.

"Bagaimana keterangan para saksi itu, benar kamu menjual rumahmu, tanpa sepengetahuan istrimu, kamu palsukan tanda tangannya ya, kamu menerima pembayaran rumah, kemana uang itu sekarang, habis ya," tanya hakim ke terdakwa

"Ya yang mulia, saya palsukan tanda tangan istri saya, uang hasil penjualan sudah habis yang mulia," ujar terdakwa.

Sidang akan dilanjutkan pada tanggal 27 Pebruari 2022, dengan agenda tuntutan jaksa Hasan Efendi.

Pada sekitar bulan Mei 2018, dikantor Kelurahan Dukuh Setro Surabaya, awalnya terdakwa Yap.Yosep Darmawan, telah melakukan pernikahan secara sah dengan saksi Terati Ratna Djohan, di catatan sipil berdasarkan kutipan Akta Perkawinan No . 58/WNI /1995 pada tanggal 18 Januari 1995.

Di tahun 2008 antara terdakwa Tapi dan istrinya Terati Ratna, membeli rumah di jalan Kapas Gading Madya III/29 Surabaya.dengan luas 130 M2.atas nama Yap.Yosep Darmawan.

Namun ditanggal 19 Februari 2018, terdakwa Yap menjual rumah tersebut kepada saksi Stefanus Aditya Nugroho.  Dalam transaksi jual beli  rumah di Jalan Kapas Gading Madya III/29 Surabaya, harus dilampirkan surat Peryataan Penjual, karena rumah tersebut merupakan milik bersama.

Terdakwa Yap, tanpa sepengetahuan istrinya, dan kepada saksi Stefanus Aditya Nugroho , telah memalsukan tanda tangan istrinya Terati Ratna, dibuat surat penyataan jual-beli 25 November 2018, diketahui Subakir,SSos,MM, Lurah dukuh Setro. Akibat perbuatan terdakwa,  Ratna, mengalami kerugian Rp.150 juta, dan  melapor ke Polrestabes Surabaya. nbd

Berita Terbaru

Ditemukan 4 Titik Kebakaran, Karhutla TNBTS Meluas Hingga Kawasan Malang

Ditemukan 4 Titik Kebakaran, Karhutla TNBTS Meluas Hingga Kawasan Malang

Kamis, 03 Sep 2026 12:41 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 12:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti temuan 4 titik kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) di wilayah Kabupaten Lumajang yang…

Fenomena Karhutla Hanguskan 10 Hektare Hutan Perhutani di Bungkal Ponorogo

Fenomena Karhutla Hanguskan 10 Hektare Hutan Perhutani di Bungkal Ponorogo

Kamis, 03 Sep 2026 12:39 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 12:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Maraknya fenomena kebakaran hutan dan lahan (karhutla) turut menerjang kawasan hutan milik Perhutani di Petak 128, Kecamatan…

Waduk Bendo Ponorogo Mengering, Warga Mulai Tanami Jagung dan Kacang

Waduk Bendo Ponorogo Mengering, Warga Mulai Tanami Jagung dan Kacang

Kamis, 03 Sep 2026 12:33 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 12:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Melihat fenomena surutnya air di kawasan hulu Waduk Bendo, sisi Desa Ngadirojo, Kecamatan Sooko, Ponorogo, membawa perubahan bagi…

Jempol Dua, IMM Kota Mojokerto Tertinggi se Jawa Timur dan 3 Besar Nasional

Jempol Dua, IMM Kota Mojokerto Tertinggi se Jawa Timur dan 3 Besar Nasional

Kamis, 03 Sep 2026 11:48 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 11:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Kota Mojokerto mencatat capaian tinggi dalam pembangunan modal manusia. Berdasarkan data Indeks Modal Manusia (IMM) 2025…

Dukung Pelaksanaan LSDP, Pemkab Pamekasan Siapkan Anggaran Rp107 Miliar

Dukung Pelaksanaan LSDP, Pemkab Pamekasan Siapkan Anggaran Rp107 Miliar

Kamis, 03 Sep 2026 11:15 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 11:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Guna mendukung pelaksanaan Local Service Delivery Improvement Project (LSDP) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri),…

Permudah Akses Jalan Aman dan Nyaman, Pemkot Surabaya Relokasikan 43 Pedagang 

Permudah Akses Jalan Aman dan Nyaman, Pemkot Surabaya Relokasikan 43 Pedagang 

Kamis, 03 Sep 2026 11:12 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 11:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya untuk membuka akses jalan putar balik (u-turn) baru yang lebih aman bagi pengguna jalan, Pemerintah Kota (Pemkot)…