Masih Sengketa, Kepindahan RPH ke Banjar Sugihan Dilema

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian. SP/RPH
Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian. SP/RPH

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Terkait rencana pemindahan Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian ke Banjar Sugihan masih belum menemukan solusi. Pasalnya tanah di Banjar Sugihan masih dalam sengketa. 

 Dirut PD RPH Fajar Arifianto Isnugroho mengatakan bahwa pemindahan RPH Pegirian ke Banjar Sugihan saat ini masih dalam tahap menunggu Pemkot Surabaya. Pihaknya menginginkan pembangunan. Namun lahan masih dalam kajian. Bahkan PD RPH juga berkeinginan mempunyai tempat pemotongan sapi, unggas hingga babi yang terpisah. "Kami ingin Pemkot untuk mencari lahan. Kemudian dibangunkan. Jadi kami yang mengelolanya. Jadi pendapatan nanti yang masuk menjadi PAD,"kata Fajar. 

 Bahkan di Banjar Sugihan ia menyebut ada objek bangunan yang masih menjadi sengketa hingga kini di PN Surabaya. Sementara rencana akan dibangun dulu tempat potong di luar bangunan. "Jadi ini masih rencana. Toh masih dikaji lahannya. Dan akses keluar masuk ke tempat yang rencana jadi RPH itu,"jelasnya.

 Dengan adanya bangunan baru nantinya diharapkan mampu mempunyai standar sebagai rumah potong hewan. Apalagi nanti ada pemotongan unggas, sapi, hingga babi. Ia berharap semua bisa terpisah. "Jadi tempat ini penting untuk kebutuhan daging, kesehatan hingga kehalalannya,"ujarnya.

 Sementara itu anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya John Tamrun mengatakan bahwa Komisi B menyarankan agar tidak tergesa-gesa dalam memindahkan RPH Pegirian ke Banjar Sugihan. Karena masih banyak aset Pemkot Surabaya yang bisa ditempati. "Karena luasan banjar sugihan lebih kecil dari tempat yang lama, sedangkan tempat yang lama saja tidak mampu,"ujarnya. 

Selain itu lahan di Banjar Sugihan saat ini masih dalam proses hukum dan belum ada putusan di PN Surabaya. "Dari pada nanti bermasalah, mending cari tempat lain yang tidak berperkara dan luasannya cukup mempunyai untuk RPH melakukan tugasnya,"tegasnya. Alq

Berita Terbaru

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik melantik Mujiani sebagai Kepala Desa Laban, Kecamatan Menganti, dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan …

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun, – Penolakan warga terhadap rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madi…

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun terus menggenjot capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui evaluasi dan opt…

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurda DPRD Sumenep dengan agenda Penandatanganan Naskah…

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Madiun – PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat keandalan sistem transmisi d…

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Langkah tegas ditunjukkan Kejaksaan Negeri Tanjung Perak dengan memusnahkan 100 ton pupuk ilegal dari dua perkara pidana berbeda.…