Kasus Covid di Lamongan Turun Drastis, Tersisa 165 dengan 0 Persen Kematian

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
dr Taufik Hidayat. SP/MUHAJIRIN KASRUN
dr Taufik Hidayat. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Setelah sempat meninggi jumlah yang terpapar kasus covid dengan varian baru Omicron di Lamongan, namun saat ini kasusnya beberapa hari ini terus menurun drastis, bahkan tingkat kematian 0 persen.
 
Data yang didapat surabayapagi.com menyebutkan, kasus omicron di Lamongan sempat naik pada periode (26/2/2022). Dimana yang terkonfirmasi aktif berjumlah 481 orang, konfirm baru 59 orang, sebanyak 120 orang sembuh, dan meninggal 1 orang.
 
 
Jumlah itu menurun pada (27/2/2022) lalu. Dimana yang terkonfirmasi aktif sebanyak 429 orang, dengan kasus baru berjumlah  48 orang, dengan tingkat kesembuhan  99 orang, meninggal 1 orang.
 
Memasuki awal bulan Maret, kasus covid juga terus menurun. Dimana pada (1/3/2022) yang terkonfirmasi menjadi 309 orang, kesembuhan 62 orang, meninggal 1, dan terkonfirmasi baru hanya 14 orang. Satu hari kemudian juga menurun menjadi 289 orang, terkonfirmasi baru 61 orang, tingkat kesembuhan juga cukup tinggi capai 81 orang, dengan 0 kematian.
 
Bahkan pada (5/3/2022) terkonfirmasi aktif menyusahkan 165 orang, dengan terkonfirmasi baru 26 orang, sembuh 55 orang, dan 0 kematian.
 
"Alhamdulillah kasus covid terus trendnya turun drastis, dan kami tetap berharap masyarakat mematuhi protokol kesehatan (prokes) dalam beraktivitas di luar rumah," kata dr Taufik Hidayat Kepala Dinas Kesehatan Lamongan pada Minggu (6/3)2022).
 
Disinggung apa kira-kira penyebab kasus covid ini bisa turun drastis, pria yang juga Sekretaris Satgas Covid-19 ini mengungkapkan, kasus covid turun drastis itu, salah satunya karena sudah melampui puncak, sehingga kasusnya berangsur turun. "Memang sifat pandemi memang seperti itu. Ketika sudah melampui puncak , kasus akan turun," terangnya.
 
Meskipun begitu kata Taufik, upaya- upaya pencegahan pengendalian harus maksimal ketika dibutuhkan. Karena upaya tersebuat akan mengurangi jumlah penderita, jumlah yang dirawat dan tentunya jumlah kematian. "Bila kita tidak mengupayakan maka pandemi akan lebih lama, jumlah kasus bisa bertambah dan  yang dirawat dan kematian akan panjang dan banyak," jelasnya.
 
Disebutkan olehnya, saat ini yang diperlukan adalah, dengan mentaati Protokol Kesehatan (Prokes), diantaranya dengan memakai masker saat beraktivitas di luar, mengikuti  vaksinasi, dan paling penting adalah meningkatkan perhatian terhadap program-program pengendalian penyakit kronis, penyakit tidak menular dan seterusnya. 
 
Kondisi saat ini juga, mungkin saatnya pemerintah berani menyampaikan bahwa covid sudah seperti flu biasa, tetapi tetap fokus pada penerapan masker, vaksinasi dan program pengendalian penyakit kronis yang selalu menyumbang porsi kematian, karena sakit yang harus dihindari adalah kematian.
 
Kalau sudah begitu, pembiayaan perawatan covid dikembalikan seperti sebelum pandemi menurut daya akan lebih proporsional terhadap beban pembiayaan serta bisa mendorong ke pembiayaan pembangunan yang di butuhkan untuk geliat mengurangi kemiskinan. jir

Berita Terbaru

Lewat BUMD, Pemkab Bojonegoro Berupaya Perkuat Perekonomian Petani

Lewat BUMD, Pemkab Bojonegoro Berupaya Perkuat Perekonomian Petani

Selasa, 30 Jun 2026 11:16 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 11:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Melalui keberadaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bojonegoro Pangan Mandiri (BPM) yang memproduksi beras Rojo Nogo, saat ini…

Mulai Uji Jalan Radial Road Lontar, Pemkot Surabaya Upayakan Tak lagi Macet

Mulai Uji Jalan Radial Road Lontar, Pemkot Surabaya Upayakan Tak lagi Macet

Selasa, 30 Jun 2026 11:06 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 11:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya untuk mengatasi kemacetan yang terjadi di kawasan Kota Pahlawan, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, sedang…

Demi Kenyamanan Warga, Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Usaha di Permukiman

Demi Kenyamanan Warga, Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Usaha di Permukiman

Selasa, 30 Jun 2026 10:29 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 10:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai salah satu upaya agar tidak mengganggu warga sekitar, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperketat pengawasan usaha di…

Pemkot Surabaya Tertibkan Jalan Nias, Wali Kota Eri: Kepentingan Publik Harus Diutamakan

Pemkot Surabaya Tertibkan Jalan Nias, Wali Kota Eri: Kepentingan Publik Harus Diutamakan

Selasa, 30 Jun 2026 10:23 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 10:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali melakukan penertiban sekaligus penataan kawasan Jalan Nias, Kecamatan Gubeng, Senin…

Menjaga Masa Depan Anak Bangsa: Kejati Jatim Serentak Ajukan Perwalian 505 Anak untuk Perkuat Perlindungan Hukum

Menjaga Masa Depan Anak Bangsa: Kejati Jatim Serentak Ajukan Perwalian 505 Anak untuk Perkuat Perlindungan Hukum

Selasa, 30 Jun 2026 10:19 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 10:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Di tengah momentum penerimaan peserta didik baru yang menjadi gerbang masa depan generasi muda, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur m…

Silpa Rp154 Miliar, Pemkot Madiun Diminta Benahi Perencanaan Anggaran

Silpa Rp154 Miliar, Pemkot Madiun Diminta Benahi Perencanaan Anggaran

Selasa, 30 Jun 2026 07:54 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 07:54 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun –Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) Tahun 2025 yang menembus Rp154 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Besarnya dana Sil…