Dipersekusi, Buruh Laporkan Manajemen PT GMCP ke Polisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
THM, korban perundungan didampingi pengacara dan pengurus DPC SP LEM SPSI Kabupaten Gresik usai melapor ke Polsek Kebomas. SP/Grs
THM, korban perundungan didampingi pengacara dan pengurus DPC SP LEM SPSI Kabupaten Gresik usai melapor ke Polsek Kebomas. SP/Grs

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - THM, korban perundungan di lingkungan pabrik PT Graha Makmur Cipta Pratama (GMCP) resmi melapor ke Polsek Kebomas, Kabupaten Gresik, Selasa (8/3/2022).

THM didampingi pengacara dan pengurus DPC SP LEM SPSI Kabupaten Gresik melapor di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Kebomas pukul 15.50 WIB.

THM langsung dimintai keterangan hingga pukul 18.30 WIB, dan langsung keluar surat pelaporan dengan nomor surat LP/B/57/III/2022/SPKT/POLSEK KEBOMAS/POLRES GRESIK/POLDA JATIM.

Tidak hanya itu, THM langsung diperiksa di ruang penyidik dengan 19 pertanyaan hingga pukul 22.00 Wib.

Walaupun dalam posisi lelah, THM mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan penyidik.

“Pertanyaannya nya banyak dan melelahkan, tapi Alhamdulillah tadi bisa saya jawab” ujar THM singkat usai diperiksa. Selasa (8/3/2022) malam.

Sementara itu Ketua DPC SP LEM SPSI Kab Gresik Imam Syaifudin menyatakan bahwa hasil investigasi internal terkait video viral perundungan yang menimpa ketua Pimpinan Unit Kerja (PUK) SP LEM SPSI PT Graha Makmur Cipta Pratama (GMCP) berinisial THM diduga juga ada keterlibatan orang dalam Pabrik dan dan orang luar, salah satu pelaku Perundungan adalah pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik.

Hal ini berdasarkan hasil investigasi temuan lapangan bahwa saat itu ada salah satu warga yang bekerja di Dinas Kesehatan Kab Gresik yang ikut melakukan perundungan dan kejadian itu disaksikan oleh 2 orang satpam pabrik tanpa upaya menghentikan.

“Dalam temuan kami ada dua orang satpam pabrik yang mengetahui kejadian tersebut, tapi membiarkan, dan juga ada puluhan warga setempat yang salah satunya bekerja di Dinas kesehatan, kami lihat ini masalah serius dan harus dituntaskan ” ujar Imam kepada awak media di Mapolsek Kebomas.

Terkait masalah-masalah perburuan di PT GMCP pihak DPC FSP LEM SPSI Kab Gresik juga membuat surat permohonan perlindungan hukum kepada beberapa instansi diantaranya Gubernur Jatim, Kapolda Jatim, Bupati Gresik, Kapolres Gresik serta Kadisnaker Prov Jatim dan Kadisnaker Kab Gresik.

“Perlindungan hukum bagi anggota Unit Kerja SP LEM SPSI di PT GMCP sangat urgent karena dalam pengamatan kami anggota disana keamanannya terancam” ujar Imam.

Imam juga meminta pihak Kepolisian bisa merespon pelaporan anggotanya dengan cepat dan bijak.

Sebelumnya beredar video berdurasi sekitar 10 detik yang menggambarkan seorang pekerja di salah satu perusahaan di Gresik mengalami perundungan oleh beberapa orang. Video ini beredar di pesan singkat WhatsApp di Gresik mulai Rabu malam (2/3/2022).

Dalam video tersebut ada 2 orang yang bersuara keras diantaranya berkata “Nek nuntut ngono, carane nek nuntut ngono, ono perusahaan, ono managemen seng apik-apik” demikian diantaranya suara yang ada di video tersebut.

Beberapa wartawan di Gresik menelusuri lokasi video tersebut. Dan ditemukan data ternyata gambar dalam video tersebut berlokasi di sekitar Jl Veteran Gang I Gresik.

Orang yang dalam video mendapatkan Persekusi adalah berinisial THM, ketua Pimpinan Unit Kerja (PUK) SP LEM SPSI PT Graha Makmur Cipta Pratama (GMCP) perusahaan yang mengekspor ikan rajungan ke Amerika. 

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…